Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PUTRI YANG TERTUKAR

PUTRI YANG TERTUKAR

“Yang Mulia, itu bukan berry, tapi itu mangga. Buah dari timur.” Cedric terdiam. Tadi istrinya mengatakan buah itu dengan nama berry berwarna kuning. “Ya, ambilkan buah itu untuk istriku. Jangan lama!” pesan Cedric dengan penuh wibawa. Seorang pelayan muda menyerahkan nampan berisi buah itu ke tangan Cedric. “Ini dia, Yang Mulia,” Cedric menerimanya dengan senyum yang berinai-rinai. Tak ingin membuang tempo, ia menyerahkan pesanan istrinya.
10229.0K viewsCompletedAdded to Library 6.2K Times as mulut kuda
Show Reviews (45)
Read
+Library
Hamsinah Lolonkz
selain ceritanya yang tidak biasa.. saya suka tata bahasanya yang berkelas.. saya sudah banyak membaca novel tapi "putri yang tertukar" betul-betul membuat saya penasaran dan selalu ingin membacanya berulang-ulang. yang saya sayangkan pembaca tidak bisa memutar iklan untuk mendapatkan bonus.
sheila chrysilia
Emosinya roller-coaster. Senang, sedih, tegang, selipan humor, dll suka banget! Ditambah gaya penulisan dan cara mendeskripsikan detail mulai dari latar, karakter, aktivitas karakter, dll, wow! <3 Jadi bisa ikut ngebayangin <3 Thanks kak Piemar udah nulis novel ini. Sukses selalu! Ditunggu next-nya.
Read All Reviews
Dinikahi Lelaki Kaya

Dinikahi Lelaki Kaya

“Tidak kok, Mama sangat baik hari ini.” Mila berbohong karena tidak mau Waldi marah kepada mama kandungnya sendiri. Di saat ia mengadu, sudah pasti Waldi marah, dan mama mertuanya semakin tidak suka. “Lihat aku bawa apa.” Waldi memperlihatkan bungkusan kotak berukuran sedang. “Apa ini?” Mila menerimanya dengan senang hati. “Martabak manis isi ketan hitam dan keju,” jawab Waldi.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as mulut kuda
Read
+Library
PENDEKAR MACAN TUTUL

PENDEKAR MACAN TUTUL

Yang membedakannya hanya bulunya saja, yaitu putih, merah, keabuan, kecoklatan, belang putih merah, atau putih hitam. Ki Arya Dhanu manggut-manggut. Ketika matahari sudah tepat di atas kepala, ia mengajak Panji Jagat ke kandang kuda gila yang dimaksud. Kandang kuda itu tak hanya satu, tetapi terdiri dari banyak kandang di lahan yang luas. Kandang-kandang itu diisi oleh kuda-kuda pilihan. Menurut Ki Arta Dhanu, kuda-kuda itu adalah kuda-kuda istimewa karena merupakan kuda-kuda yang akan menjadi tunggangan keluarga istana dan pembesar-pembesar kerajaan seperti para menteri dan patih.
8.97.1K viewsOngoingAdded to Library 285 Times as mulut kuda
Read
+Library
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

Setelah beberapa saat, Embun menutup ponselnya dan menggenggam setir dengan erat, meredam nyeri dalam dada. “Mereka menyebutnya madu,” kata Embun lirih lalu tersenyum miris. “Manis yang hanya dirasakan oleh lidah lelaki,” tambahnya. Matanya menerawang jauh. “Bagi lelaki seperti Mas Lintang, memiliki lebih dari satu perempuan dalam hidup adalah sebuah kenikmatan. Dua pelukan, dua doa yang dipanjatkan untuknya, dan dia bangga.” Sebelah sudut bibir Embun tertarik, membentuk senyum sinis. Hatinya perih.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 175 Times as mulut kuda
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

" Baiklah Yang Mulia. Yang pertama yang akan hamba sampaikan adalah mengenai otoritas. Gunung Mulia bukanlah sebuah kerajaan kecil, melainkan sebuah kerajaan besar yang membentang dari ujung Barat Pulau Sumatera hingga hampir ke sebelah timur Pulau Jawa. Kekuasaan yang cukup luas tersebut bukan lain adalah hadiah dari kebaikan Leluhur Yang Mulia di masa Lalu. Namun keadaan kami saat ini sedang tidak baik-baik saja. Beberapa wilayah Kerajaan Afiliasi banyak yang terkespansi dan terusir dengan kehadiran sosok-sosok manusia serakah, yang ingin merubah fungsi hutan dan Gunung menjadi sesuatu yang lebih kompleks dan menguntungkan bagi mereka, tapi cukup merugikan bagi kami. Banyak hutan yang beru
9.272.3K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as mulut kuda
Read
+Library
SATU JIWA DUA KEHIDUPAN

SATU JIWA DUA KEHIDUPAN

tunjuk pria paruhbaya. "Ini kastanye, hickory, kenari dan xing ren (almond)." jawab Guang Fang. "Kalau yang ini jamur..!" sambung Yuhan menyibak daun pinus yang menutupi permukaan keranjang. Netra pria paruhbaya itu berbinar, jamur dan empat jenis kacang ditambah rusa. Putra-putrinya pasti akan sangat senang. "Ada berapa ini semua..?" tanya pria paruhbaya dan dipaparkan oleh Yuhan dengan ramah.
632 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as mulut kuda
Read
+Library
Bertahan hidup di zaman majapahit

Bertahan hidup di zaman majapahit

Jika tebakanku benar, itu mungkin pondok milik DamarWulan. Benar saja, saat aku mendekat, aku melihat Damar Wulan yang keluar dari pondok itu, kemudian memberi makan kuda-kuda yang ada di kandang. "Ini kuda milikku, dan ini milik Seto, yang ini milik ibu, dan yang ada di ujung itu milikmu!" ujar Kumitir menjelaskan satu persatu. Aku berjalan mendekat ke arah kuda yang katanya milikku. Tampak kuda itu berwarna coklat terang dengan surai yang berwarna kemerahan. Kuda mulikku tampak lebih kecil dibanding yang lainnya.
877 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as mulut kuda
Read
+Library
Mandul: Cinta Yang Dikhianati

Mandul: Cinta Yang Dikhianati

Saat duduk berhadapan, mereka sama-sama memesan roti lapis dan teh hangat. “Aku kira kamu tipe kopi hitam pekat,” ujar Isaac sambil meniup tehnya. “Kenapa?” tanya Kinan. “Karena kamu kelihatan... tajam. Tapi ternyata kamu pesen teh chamomile. Lembut juga ternyata.” Kinan mengangkat alis. “Dan kamu kupikir anak eksekutif London yang suka diet green juice. Tapi ternyata ngunyah sandwich dua lapis dengan keju meleleh.”
839 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as mulut kuda
Read
+Library
Kepincut Duda Berjanggut

Kepincut Duda Berjanggut

tanya Damhuri. "InsyaAllah, minggu depan, Pak," jawab Mulyadi. "Karena besok saya ada urusan ke Garut beberapa hari, lanjut ke Tasik," paparnya. "Baik, nanti saya siapkan banyak air." Mulyadi memandangi pria tua yang umurnya tidak beda jauh dengannya. "Kalau ada, tolong sediakan pohon bidara atau kelor." "Boleh tahu, buat apa, Pak?"
101.7K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as mulut kuda
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Sebelum ini, ia bahkan dua kali nambah karena menu favoritnya. Setelah itu ia melangkah keluar. Terdengar suara deru mesin motor trail-nya. Motor yang ia beli bukan tanpa alasan. "Motor ini sangat berguna untuk menjangkau daerah terisolir di pemukiman suku Dayak Meratus yang ada di atas sana ketika terjadi bencana alam," ujar lelaki itu. Telunjuknya mengarah ke arah gunung meratus.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as mulut kuda
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status