Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

Untuk mengeluarkan satu kata saja, lidah terasa begitu berat. “Kalau kamu lapar ada roti, mie instant, dan buah-buahan. Kalau pengen nasi, nanti aku pesankan. Tunggu sebentar ya!” Hanya air mata yang bisa Santi sampaikan sebagai balasan atas tawaran Riana.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as nasi b
Read
+Library
Nisan Retak

Nisan Retak

"Apa yang bapak maksud?" “Terlalu banyak yang hilang, Nak. Keluargamu mungkin tidak sebersih yang kalian bayangkan. Dan batu nisan itu...” pria tua itu menunjuk dengan jarinya ke arah nisan retak, “itu adalah tanda dari sebuah janji yang tak terpenuhi. Sesuatu yang lebih besar daripada yang kalian tahu.” Amira merasa tubuhnya kaku, seolah baru saja diterjang badai. “Janji yang tak terpenuhi? Apa yang Bapak maksud?”
985 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as nasi b
Read
+Library
Nista Pembawa Nikmat

Nista Pembawa Nikmat

Denny pun bergegas membuka pintu dan begitu pintu terbuka dua porsi nasi putih lengkap dengan ikan bakar dan dua gelas jus alpukat yang berada di atas meja dorong tepat berada di depannya. Sebelum ditarik nya masuk meja tersebut Denny segera mengeluarkan serbuk kristal yang telah dipersiapkan dan langsung memasukkannya ke dalam salah satu jus alpukat tersebut dan langsung di aduk nya pakai sedotan. setelah itu iapun menarik meja tersebut dan ditaruh dekat sofa kecil yang berada di pojok ruangan.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as nasi b
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

Yap, Aini yang menghabiskan semuanya sedangkan Bisma hanya mencicipi bebek gorengnya. Bisma mengendarai mobilnya keluar dari parkiran menuju rumah Aini. Ia senang karena Aini suka dengan restoran yang dipilihnya. Sesampainya di rumah keluarga Atmaja, Bisma turun dan masuk kedalam rumah mengikuti Aini. "Mbok, mama dimana?" Tanya Bisma pada mbok Narti. "Ada di dapur Den," beritahu mbok Narti.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as nasi b
Read
+Library
BIANGLALA

BIANGLALA

Sedikit terkekeh kecil, gadis itu menawarkan sesendok nasi yang dilumuri kuah sup ke hadapan Bryan yang duduk di atas bangku putar berwarna biru tua. “Kau lupa sama kekuatanmu sendiri? Kebohonganmu itu bisa menimbulkan hal sebaliknya, lagipula aku nggak sanggup menghabiskan semua ini seorang diri.” ujar Luna masih terkekeh pelan sembari berusaha membujuk agar Bryan bersedia ikut makan bersamanya “Sudah kubilang aku nggak lapar, tadi itu bukan dariku.” ucapnya menahan malu
2.6K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as nasi b
Read
+Library
Housemate

Housemate

Bisa malu. Nasha memutuskan untuk berbelok ke restoran yang mengusung konsep Nusantara. Lidahnya ingin makan makanan yang rasanya benar. Maksudnya menggunakan bumbu yang benar bukan bumbu asal-asalan seperti yang biasa dia pakai. "Nasha," panggil seseorang. Nasha mengangkat kepalanya dan melihat kakak tirinya, Januar berdiri dihadapannya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as nasi b
Read
+Library
Pernikahan Berbayar Si Gadis Culun

Pernikahan Berbayar Si Gadis Culun

“Ya jelas taulah! Perutnya gede kayak gitu! Apalagi namanya kalau bukan hamil?!” “Cacingan,” jawab Roby polos. “CACINGAN PALALU!” teriak Nasiha sambil langsung menyambar sandal dan melempar ke arah Roby. Roby nyaris kena di jidat kalau saja dia tidak cepat menunduk. “Ibu sabar dulu, sabar,” katanya sambil mengangkat tangan setengah pasrah. “Silia ini bukan cewek sembarangan, Bu. Dia… dia suka baca buku filsafat!”
2.2K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as nasi b
Read
+Library
Suami yang Kuperjuangkan

Suami yang Kuperjuangkan

ucap mas Bagas. "Lah, aku kira itu tinggal 3 buat Ibu, aku dan Rehan, lagian Mbak Sari, wong di rumah ada 7 orang kenapa beli nasi cuma 4 bungkus," jawab Nisa sewot. "Mau sendiri-sendiri nih ceritanya," lanjut Nisa sambil memonyongkan bibirnya. Rehan adalah anak Anisa. "Bukan gitu Nis, mbak kira sudah makan semua, soalnya mbak liat nasi di Rice cooker juga habis," jawabku coba memberi alasan.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as nasi b
Read
+Library
SUAMI TAMPANKU TERNYATA

SUAMI TAMPANKU TERNYATA

"Nasi ini sangat harum." "Nona memang benar-benar keturunan Dewi Sri ya. Ini nasi yang berasnya berasal dari Cianjur. Pandan wangi." "Wah,pasti rasanya sangat enak dan pulen." "Pasti. Dan itu sudah terkenal di Indonesia." "Oya Yudhis bisakah kau memanggilku Ziva saja tanpa embel-embel nona?" "Baiklah." Ziva makan dengan lahapnya seperti orang kelaparan. Bahkan Yudhistira hanya menggelengkan kepala tidak percaya.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as nasi b
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status