Dosa Dibalik Cadar
“Assalamualaikum, istriku. Salwa ....
Aku berada di Padang sekarang. Suatu tempat yang kamu kagumi dan ingin kamu kunjungi ‘kan?
Aku ada di sini sayang, besok aku akan berkeliling. Tapi sayangnya aku berkeliling bukan denganmu. Harapanku dulu, aku bisa pergi denganmu, Sayang. Bukan dengan teman-temanku.
Dear Salwa, istriku. Aku ingin bercerita banyak denganmu. Walaupun kamu tak ada di sini, tapi aku yakin kamu mendengarnya.
Maafin aku ya, Sayang. Aku udah bikin kamu cemburu. Aku nggak tau harus berbuat apa, karena sebenarnya, aku merasa sangat bersalah dan merasa mengkhianati cinta kita.
Tapi anak-anak mengira Sarah adalah Mamanya dan mereka masih sangat membutuhkan figur seorang ibu.