Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

--- Keesokan harinya, mereka menulis rancangan di papan tulis putih bekas milik Raydan: Nama: Rumah Sunyi Konsep: ruang terbuka untuk siapa saja yang ingin menulis, mencipta, berbagi, dan beristirahat dari ambisi. Tanpa jadwal. Tanpa target. Tanpa slogan motivasi palsu. Cukup datang. Cukup diam. Cukup jadi diri sendiri. Nara menambahkan satu catatan kecil: > “Yang ingin menangis, boleh.”
101.9K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as nyanyi sunyi
Read
+Library
DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

Tanya Sun Hao. “Aku ingin mengikutimu, apakah boleh?” Ning Mingzhi balik bertanya. "mengikuti aku?" Dengan ekspresi kebingungan, Sun Hao mengerutkan kening, “Kamu bilang ingin menjadi biksu. Mengapa kamu ingin mengikutiku?” “Saya ingin mendengar Anda melantunkan kitab suci.” kata Ning Mingzhi. 'Nyanyian Kitab Suci? Apakah ada orang yang suka mendengarkan nyanyiannya?'
8.910.9K viewsOngoingAdded to Library 283 Times as nyanyi sunyi
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

Yang Feng tertawa bergelak. Masuk gerbang desa, kesunyian alam seolah tak bisa dipecahkan oleh suara teriakan anak-anak kampung yang saling berkejaran, atau suara para wanita yang mengobrol di teras rumah. Long Wei menarik napasnya panjang, melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Yang Feng beberapa waktu lalu. Seketika kedamaian memenuhi seluruh urat syaraf di tubuhnya. Andai aku bisa tinggal di sini selamanya. Namun, tiba-tiba pikirannya teringat dengan Giok Langit, Tangan Maut, dan Pertapa Putih. Long Wei tersenyum pahit, sepertinya tidak mungkin.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as nyanyi sunyi
Read
+Library
 DO IT PROPERLY

DO IT PROPERLY

“Kau bisa memanggil namaku. Naniana. Itu akan lebih enak didengar ketimbang kau terus memanggilku Nona Kradse seakan-akan aku ini orang asing.” Sejujurnya Naniana juga ingin mual mendengarnya berkata seperti itu. Sun tidak punya pilihan selain menuruti keinginan Naniana. Ia tersenyum kikuk dan berkata, “Baiklah, jika itu yang kau mau, Naniana,” ujarnya. “Atau kalau kepanjangan, Niana saja boleh.” “Baiklah.”
102.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as nyanyi sunyi
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

Pipi Tenri merona, diam-diam dalam hatinya terangkai sebuah doa agar rumah tangga yang dibinanya bersama Tyo bisa menjadi keluarga yang tenang, tentram dan damai serta memiliki penerus yang salih dan salihah. “Hayooo … kenapa diam, lagi mikirin apa?” tanya Tyo lagi dengan nada menggoda istrinya. “Tidak, tidak ada apa-apa.” jawab Tenri sambil tersenyum. “Tidak ji … betulan kah?” goda Tyo lagi sambil menirukan dialek daerah yang sering digunakan istrinya. Tenri tertawa mendengar ucapan suaminya yang terdengar kaku di lidah Tyo.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as nyanyi sunyi
Read
+Library
Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

Otaknya berputar cepat, menghitung jarak dan kemungkinan kalau fisik harus berbicara. ​Melihat reaksi Reno yang siaga satu, Surya malah tertawa remeh. Dia merapikan jasnya santai, seolah baru saja memenangkan lotre. ​"Santai, anak muda. Jangan tegang begitu," kata Surya, nadanya terdengar sangat meremehkan saat menatap Reno. "Aku ke sini bukan mau ngajak kamu baku hantam di tempat gym murahmu ini. Aku cuma mau menjemput barangku yang kelayapan."
14.1K viewsCompletedAdded to Library 381 Times as nyanyi sunyi
Read
+Library
Jalan Sunyi sang Pendekar

Jalan Sunyi sang Pendekar

Qing Yue memiringkan kepalanya sebelum bertanya, “Jika itu memang benar, bagaimana cara Anda memiliki kemampuan sehebat itu di usia Anda yang masih sangat muda ini?” “Saya menemukan kekuatan di jalan sunyi.” Apa yang baru saja Luo Yi katakan ini bukan hanya sekedar untuk memberikan jawaban, tetapi juga untuk menunjukkan pada wanita itu, betapa pentingnya ketenangan. “Jalan sunyi?” Qing Yue mengernyitkan dahinya. Ia sungguh tidak mengerti dengan apa yang dimaksud Luo Yi. “Apa yang sebenarnya Anda maksud?”
104.4K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as nyanyi sunyi
Read
+Library
TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

Hari ketiga, ia mulai terbiasa dengan sunyi. Bara bukan tipe yang suka kesendirian, tapi bukan juga yang takut. Ia hanya belum terbiasa tanpa seseorang di dapur yang mengomel karena roti gosong. Tanpa suara langkah cepat dan tawa yang pura-pura ditahan. Tanpa aroma kopi campur parfum vanilla di pagi hari. Siska. Nama itu muncul seperti notifikasi di kepala — tiba-tiba, nyaring, dan tidak bisa dihapus.
889 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as nyanyi sunyi
Read
+Library
Menuju Matahari

Menuju Matahari

Dan ia akan puas andai bisa memukuli orang itu sampai mabok dan kelenger. Rinjani tidak masuk dapur, melainkan berjalan memutar. Ia menemukan yang ia cari di belakang dapur, sedang menyapu pekarangan. Berkemungkinan ada telinga lain di sekitar, ia membuat percakapannya dengan petugas sandi bernama Sunu itu harus ditempuh dengan cara berbeda—yang sudah sama-sama dipahami. “Kang, ayam-ayamnya sudah mau diangkut. Jadi pesan apa tidak?”
9.526.4K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as nyanyi sunyi
Show Reviews (17)
Read
+Library
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Read All Reviews
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Mantra itu sederhana: “Om Shanti Shanti Shanti…” —yang berarti “Damai… Damai… Damai…” Suara lembut para peserta menyatu, mengisi ruangan dengan getaran damai. Anya merasakan jantungnya berdetak perlahan, seolah selaras dengan setiap kata “Shanti” yang diucapkan. Air matanya menetes. Bukan karena sedih—tapi karena ada bagian dari hatinya yang akhirnya tenang. Malam: Refleksi Sunyi.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as nyanyi sunyi
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status