Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Ranting-ranting bergoyang, seakan-akan hendak patah. "Semua orang merundungku. Apa sekarang Tuhan juga akan menindasku? Awan keberuntungan yang jatuh dari langit saat aku lahir jelas adalah pertanda kemujuran. Aku adalah pembawa keberuntungan, tapi kenapa? Kenapa semua jadi seperti ini? Nggak, aku nggak akan kalah! Aku nggak boleh kalah!" seru Wulan. Sambaran petir membelah langit berawan hitam, diikuti gemuruh guntur menderu-deru.
9.7967.2K viewsCompletedAdded to Library 28.0K Times as pantun nasib
Show Reviews (93)
Read
+Library
Anisa Syaiful
Eps 200 kebawah tuh seru banget, penyelesaian masalah cepat dan ga berbelit2. Tapi makin kesini cerita makin hancur, perihal anak aja lama banget selesainya, blm lagi masalah selir2 ini .. pliss deh fokus ke anggi dan luis aja ... makin lama cerita makin membosankan, udh semingguan aku skip baca
irmayyunita20
Kalau aku di posisi Luis bakal cemburu banget sih. Bayangin aja ketika suami pergi kerja, istri malah berduaan menghabiskan waktu sama pria lain. padahal aku cewek lo, entah dianggap kakak/adik namanya beda darah ya tetep orang lain. Meskipun kasian banget sama Aska, kenapa Anggi ga mikirin Luis sih
Read All Reviews
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

Rumah Venus Flytrap no 3 Cerita ini murni fiktif , kemiripan apapun murni kebetulan dan tidak ada maksud untuk menyindir atau mendeskripsikan peristiwa ,orang ,tempat atau entitas nyata dalam latar cerita ini . "Baguslah, kalau begitu pertahankan saja. Kau belajarlah jadi iman yang baik selama setahun ini. Kita tidak akan saling bertemu, aku akan fokus menata hati, mengobati penyakit asma setelah itu kita kembali bertemu dan lihatlah apakah kau masih mencintaiku atau tidak" kata Ningsih berusaha memberikan solusi. "Terimakasih mau menerima, tunggu saja satu tahun lagi aku akan kembali melamarmu dan menjadi iman yang benar bagi keluarga kita nanti" janji Antonio
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 430 Times as pantun nasib
Read
+Library
720 Jam

720 Jam

panggil Anita sesenggukan. Habib mendongak, mengira Anita akan memberikan kata-kata bijak atau motivasi. Namun, yang keluar justru di luar nalar. "Kalian jangan banding-bandingin bang Habib sama Mas Gibran!" isak Anita pecah. "Kasihan bang Habib! Dia bukan gagal, dia cuma lagi jadi pengelana cinta! Kalian tahu nggak betapa capeknya jadi orang yang 'masih mencari'? Dia itu kayak sandal jepit yang kehilangan pasangannya di masjid, sendirian, nggak tahu mau melangkah pakai kaki yang mana!"
4.0K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as pantun nasib
Read
+Library
sayang salah orang

sayang salah orang

Tidak perku dihiraukan semua masalahmu hari ini Ia akan berlalu dengan sendirinya Tenanglah, kau tak sendiri Semua manusia juga mempunyai masalahnya masing-masing Hanya saja kita jarang melihat ke belakang Di sana, banyak yang jauh lebih terpuruk dari kita Menangislah jika itu perlu Kau bisa tidur sebentar Rasakan Tuhan sedang memelukmu Dalam mimpi Dan saat kau terbangun nanti Semua akan pulih Hatimu akan tenang dan akan selalu tegar menjalani hidup Tersenyumlah Maka dunia akan tersenyum kepadamu Dan berbuat baiklah Agar selalu ada kebaikan di sekitarmu Sahabat sejati adalah ia yang menemanimu saat semua orang menjauhimu." Satu di antara keindahan persahabatan sejati adalah bisa saling memah
103.0K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as pantun nasib
Read
+Library
Lintas Takdir dan Kutukan

Lintas Takdir dan Kutukan

Pertempuran di Padang Tandus Kembali ke padang tandus, Ananta dan pria bertopeng berdiri saling berhadapan. Energi gelap yang mengelilingi pria itu semakin kuat, membuat tanah di bawahnya retak. Ananta tahu bahwa ini bukan pertarungan biasa; ini adalah ujian yang akan menentukan langkah selanjutnya. Pria bertopeng itu melangkah maju. “Pedangmu mungkin bisa menebas bayangan, tapi kau tidak bisa melawan takdir.”
1.4K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as pantun nasib
Read
+Library
Permainan Kakak Kandungku Yang Janda

Permainan Kakak Kandungku Yang Janda

PoV Panjul *** "Huwh … huwh …." Hanya mampu mengatur pernapasan tanpa bicara. Ibu juga pasti mendengar gunjingan barusan. "Oh, begitu? Mujur ya nasib perempuan itu. Sudah punya kedai makanan, punya kontrakan, katering, sekarang punya suami kaya. Ck, ck, ck."
7.346.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as pantun nasib
Read
+Library
Calon Suamiku Yang Dihina Ternyata Orang Kaya

Calon Suamiku Yang Dihina Ternyata Orang Kaya

Dia terus mengumpat meminta keadilan pada sang pencipta. Andai keberuntungan berpihak kepadaku bukan Ani mungkin aku tidak akan menjadi gelandangan seperti ini. Hidup lontang - lantung di jalanan sebagai Tuna Susila tanpa status yang jelas. "Aaaaaa..,Tuhan kenapa kau tidak adil padaku?" kedua tangannya menjambak rambutnya sendiri, tangisan Ana pecah, ia berteriak menumpahkan isi hatinya. ***
3.8K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as pantun nasib
Read
+Library
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

Pramoedya yang bersandar pada pohon menyahut, “Sebagai seorang penulis aku percaya pada adanya seni kehidupan. Yaitu pentas sandiwara yang kita mainkan setiap hari selama hidup kita. Musiknya adalah percakapan ringan yang diselingi tawa dan isakan. Caci maki yang tumpah, teriakan, lolongan kekecewaan adalah klimaks dari sandiwara itu. Kemudian mata pun terpejam. Pertunjukan selesai. Semua orang kembali pulang ke rumah masing-masing. Setelah dua tiga hari berlalu sandiwara itu dilupakan. Semuanya sesingkat itu. Sesederhana itu. Semenyedihkan itu.” “Hidup memang menyedihkan. Tapi aku tidak pernah menyesal. Tidak sedikit pun.” Mardian tersenyum sedih. “Di Pada Suka kami terbiasa dengan nasib bu
105.3K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as pantun nasib
Read
+Library
Koma

Koma

panjenengan Sampun nurunaken gerimis Ingkang nukulaken suket ijo Ingkang damel ati iki bungah Dari manusia yang tidak tahu cara. berterimakasih. Mungkin karena dia tidak pernah. ditolong, atau mungkin dia yang tak sadar ketika ditolong.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as pantun nasib
Read
+Library
Love of My Life

Love of My Life

gerutu Pandan sebel. "Bejalan hendak menepi. Supayo idak tepijak kanti. Becakap piaro lidah. Supayo kanti idak meludah." Pandan terdiam. Soalnya ia sama sekali tidak tahu apa arti kata-kata si Mahater ini. Dia yang dari lahir dan besar di ibukota seperti ini, manalah ia mengerti bahasa daerah Jambi. Lain kalau tadi ibunya yang diberi jawaban berpantun seperti ini. Pasti bisa langsung dibales dengan sama merdunya oleh ibunya. Lah dia ini kan tahu pantun cuma dari acaranya almarhum Olga dan Kang Opick doang. Paling pantun yang melekat di kepalanya itu adalah kata-kata; masak aer biar mateng. Dan dijawab audiens dengan kata; cakeppp. Dah itu aja.
9.921.7K viewsCompletedAdded to Library 585 Times as pantun nasib
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status