Ranjang Hangat Tuan Presdir
Sekarang sudah jam empat lewat lima menit.
“Aduh, maaf, ya, Pak, jadi menunggu lama,” ucapnya setelah tiba di bawah.
“Iya, bukan masalah. Di perjalanan bisa lanjut tidurnya,” jawab Pak Sapto, melirik Karin yang masih beberapa kali tampak menguap.