Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Kakek Pranata memberikan nama samarannya Lelaki Tua dari Mongolia. "Lelaki Tua dari Mongolia," kata Aruna, menatap foto buram seorang pria tua dengan mata yang dingin. "Siapa dia sebenarnya, Kakek Pranata?" "Dia adalah pendiri Geng Utara, penguasa pasar gelap terbesar di Asia. Dia yang memerintahkan pembunuhan ayahmu. Dia adalah musuh terakhir dan terbesar Anda, Tuan R. Menghadapinya adalah misi bunuh diri," jawab Kakek Pranata.
10759 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai penerus mbah mad watucongol
Baca
+Pustaka
Legenda Kultivator Terkuat

Legenda Kultivator Terkuat

Bab 5242 Irigasi, Akar "Masalah ini sudah berlangsung sejak lama..." Leluhur Kongchen menghela napas, mengenang peristiwa masa lalu. Menurut perkataan Leluhur Suci Kongchen, ia telah mengumpulkan banyak prestasi militer, dan Tanah Suci Pemakaman Kuno memberinya hadiah berupa Buah Abadi Kesengsaraan Ilahi.
1077.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai penerus mbah mad watucongol
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Klan Qing
Izin promos ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Ini adalah pembalasan dendam yang dingin, terukur, dan menyasar langsung ke akar paling keramat dari kearifan mereka. Keheningan di ruang pertemuan itu kini terasa lebih berat dari asap kretek Mak Rendang. Semua mata tertuju pada Mbah Soto, yang masih berdiri mematung di sudut ruangan, ponsel jadulnya tergenggam erat seolah itu adalah satu-satunya pegangan di tengah badai. Wajahnya yang seteduh kaldu bening kini keruh oleh duka yang usianya ratusan tahun.
930 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai penerus mbah mad watucongol
Baca
+Pustaka
ARWAH SI KEMBAR

ARWAH SI KEMBAR

Seolah, ada hal yang sangat menyakitkan, sehingga berat untuk Ibu menceritakannya. "Jangan dipaksa dulu! Nanti kalau sudah tenang, baru tanyakan lagi," kata Mbah Wongso. Mbah Wongso bukanlah dukun seperti yang aku kira. Ia merupakan sesepuh didesanya yang diberi sedikit kelebihan oleh Allah, bisa berinteraksi dengan alam gaib. Begitulah penuturannya barusan. "Nduk, antar Ibu ke kamar!" ucapan Ibu menyela obralan kami dan Mbah Wongso.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai penerus mbah mad watucongol
Baca
+Pustaka
Misteri Gadis Lintas Waktu

Misteri Gadis Lintas Waktu

Semakin aku dekati, semakin dapat kulihat sosok lelaki tua yang tergantung di sana. "Si ... siapa dia?" tanyaku dengan gemetaran. Mama dan Papa yang turut melihat segera turut mendekat. "Mbah Wongso?!!" ucap mereka hampir bersamaan. "Mbah Wongso?" tanyaku seraya menatap Mama dan Papa secara bergantian, tetapi mereka justru salah tingkah. "Dia adalah Mbah Wongso, dukun yang sering mengorbankan banyak nyawa demi memenuhi permintaan orang yang membayarnya."
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai penerus mbah mad watucongol
Baca
+Pustaka
Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

“Eh, bisa begitu ya? Kau benar-benar unik, Anak muda. Dapat mengendalikan tubuhmu hingga tahu kapan harus mabuk dan kapan harus terjaga.” Talang Mayan menggelengkan kepala sembari tersenyum tipis dan menatap ke arah Wayang Sari yang malah tertawa lebar, sebelum kemudian mengambil satu potong daging di atas meja. Selang beberapa saat kemudian, dari lantai ke tiga, terlihat orang yang tidak asing lagi berjalan mendekati Toko tersebut bersama dengan lima orang rombongannya. Satrio Pamungkas dari Sekte Gunung Mahameru.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai penerus mbah mad watucongol
Baca
+Pustaka
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

celetuknya sambil menggembok pintu. Dia adalah Cak Contong. Nama aslinya adalah Tatang. Dia dipanggil Contong karena komuknya yang mirip tikus got. Cak Contong merupakan mekanik spesialis sepeda, baik sepeda roda tiga hingga sepeda motor balap. Sore itu, para tetua kampung tengah ngopi santai sambil menikmati sore di Jalan Raya Pucang Anom Timur. Mereka mulai berbincang santai tentang nostalgia tempo doeloe.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai penerus mbah mad watucongol
Baca
+Pustaka
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

"Kita tidak tahu sampai kapan kabut ini berhenti. Apa kamu mau menunggu kabut ini sampai sore? Kalau hari sudah mulai gelap, kamu juga tidak akan dapat meneruskan perjalanan." Rangga merasa kata-kata pria tua itu ada benarnya juga maka dia memutuskan untuk mengikutinya. "Baiklah, aku ikut denganmu, siapa nama anda Ki Sanak?" Pria tua itu tersenyum penuh arti. "Orang-orang di sini memanggilku dengan panggilan Mbah Petruk Gunung." Rangga mengamati kakek di depannya. Perawakan Mbah Petruk memang mirip tokoh punakawan itu. Badannya tinggi kurus dengan hidung yang lebih mancung daripada rata-rata kebanyakan orang.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai penerus mbah mad watucongol
Baca
+Pustaka
Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

HP-ku kembali berdering dari Mbok Wati. "Assalamualaikum ... Bu, ada di mana?" tanyanya. "Di jalan Mbok mau ke kantor. Ada apa ya?" jawabku. "Enggak ada apa-apa Non, Mbok kira sudah menyusul Bapak." “Tapi apa beneran Bapak pergi ke Lampung Utara, Mbok? Karena barusan aku Wa dia bilangnya ada di rumah.” tanyaku memastikan.
7.724.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 718 kali sebagai penerus mbah mad watucongol
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status