Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Ia duduk di meja makan, di antara piring dan gelas, menunggu disadari. Setelah makan, aku menulis lagi. Dulu aku ingin hidupku tenang. Sekarang aku ingin hidupku jujur. Ternyata ketika hidup jujur, tenang datang sendiri. Aku menutup buku. Aku tidak merasa perlu menambahkan kalimat penutup yang indah. Beberapa kebenaran paling penting justru berdiri sendiri tanpa hiasan.
10994 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 24 fois en tant que penulisan daripada yang benar
Read
+Librairie
Ellipsis

Ellipsis

Sembari melinting ia menatap Sumargo dan berujar, "Maukah Anda memberikan saya satu wejangan terakhir sebelum kepergian Anda?" Pertanyaan Adnan tak langsung Sumargo tanggapi. Ia lebih memilih untuk menyelesaikan lintingan tembakaunya terlebih dahulu. Selesai melinting, ia lekas menyulutnya. Asap pekat mengepul di udara. Dan setelah satu helaan napas ia berkata, "Ada tiga hal mengenai hidup yang kubagi dalam dua kelompok utama. Yang pertama: Senantiasa berpikir benar, berkata benar dan bertindak benar. Benar dan baik adalah dua hal yang berbeda. Letakkan kebenaran di atas kebaikan, karena yang benar sudah pasti baik, sedangkan yang baik belum tentu benar.
103.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 81 fois en tant que penulisan daripada yang benar
Read
+Librairie
Betty da Jogja

Betty da Jogja

BINAR YANG TAK MAU PUDAR Senyum mengembang di bibir Menul. Hari ini ia begitu terlihat sumringah. Tiba-tiba ada kekuatan yang merasuk di dirinya, bahwa ia bisa menulis. Terbukti tulisannya mendapat apresiasi. Ia tidak peduli, meski tidak ada satupun orang yang mengetahui bahwa tulisan yang di rubrik itu adalah buah karyanya. Bagi Menul, saat tulisan itu mendapat apresiasi, itu sudah lebih dari cukup sebagai bukti bahwa tulisannya layak dibaca orang lain.
107.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 185 fois en tant que penulisan daripada yang benar
Read
+Librairie
PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

kata neneknya dulu, “jangan tergesa menjawab. Orang yang berniat baik akan mencari kebenaran, bukan pengakuan.” Ia menutup mata. Ia tidak tahu siapa yang memindahkan kain itu, dan ia tidak perlu tahu sekarang. Yang penting adalah satu hal: ia tidak akan mengotori tangannya sendiri hanya untuk membersihkan nama. Di rumah besar ini, ia mulai mengerti—ujian bukan tentang kesalahan, melainkan tentang bagaimana seseorang berdiri ketika kebenaran belum memilih sisi.
101.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 27 fois en tant que penulisan daripada yang benar
Read
+Librairie
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

“Manusia bisa begitu egois. Bahkan orang baik sekalipun bisa membuat pembenaran mengerikan demi melindungi apa yang mereka cintai.” “Jadi ini pelajaran terakhirmu?” tanya Alena getir. “Bahwa semua orang punya sisi abu-abu?” “Tidak,” jawab Patricia dengan napas tersengal. “Pelajaran terakhirku adalah: kebenaran, seburuk apa pun, selalu lebih baik daripada kebohongan yang nyaman.” Alena menatapnya diam-diam. “Sekarang kau ingin menebus semuanya dengan mengatakan kebenaran?”
3.6K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 104 fois en tant que penulisan daripada yang benar
Read
+Librairie
Aku Juga Keturunan Jenderal

Aku Juga Keturunan Jenderal

Raja Aldiso menggelengkan kepalanya dan bola matanya yang gelap bersinar, "Kamu bilang sama Kaisar kalau berita ini didapatkan dari kakak seperguruan keduamu? Kamu salah, kamu harusnya bilang kalau ini adalah berita yang didapatkan dari kakak seperguruan pertamamu dan Kaisar pasti akan percaya, karena Kaisar sangat menghormati Andi." "Aku memang bilang kalau berita ini didapatkan dari kakak seperguruan pertamaku, tapi aku salah langkah karena menulis surat dengan meniru tulisan tangan kakak seperguruan pertamaku dan diketahui oleh Kaisar." Intan tertegun sejenak dan menatap Raja Aldiso, "Jadi maksudnya kamu percaya?"
10191.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 6.5K fois en tant que penulisan daripada yang benar
Afficher les avis (50)
Read
+Librairie
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Arumi Nasha
baru mulai baca dari author ini, memang lagi nyari² novel begini. Krena saat ini lagi baca mayor jendral joka yg masih on going. sambil nungguin updatenya tiap hari, jadi kesini dulu... mantapp Thor ... ada karyawan baru kah ???
Lire tous les avis
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

“Kamu… ketemu Priya?” “Dia yang ngajak. Kita ngomongin ini.” “And her conclusion?” “Kesimpulannya: bohong lebih berbahaya daripada kebenaran yang susah.” Rafael berdiri, jalan ke jendela. Cahaya kota London memantul di kaca. Dramatis banget. “Kalau kita ngaku… bisa jadi makin susah.” “At least kita jujur. Kalau nanti memang terlalu berat, kita akhiri kerjasama ini dengan jujur juga. Bukan pura-pura.”
1013.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 466 fois en tant que penulisan daripada yang benar
Read
+Librairie
BAYANGAN PENASEHAT AGUNG

BAYANGAN PENASEHAT AGUNG

“Kadang, kebenaran memang harus dicari bahkan dari tempat paling tenang.” Malam itu Rael menulis dengan penuh konsentrasi. Pena di tangannya bergerak cepat, meninggalkan jejak tinta hitam di atas lembar-lembar kertas. Ia menuliskan kronologi kejadian, menganalisis setiap dokumen, hingga menyusun kesimpulan logis yang dapat dipertanggungjawabkan. Menjelang tengah malam, laporan itu selesai. Ia menyerahkannya pada Halim yang sejak tadi menunggu di ruang depan.
102.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 92 fois en tant que penulisan daripada yang benar
Read
+Librairie
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

kata Penulis Tanpa Tinta. “Tapi siapa yang berani berhenti menulis untuk memberi ruang bagi yang lain,” sambung Narator yang Disingkirkan. Kalimat-kalimat terputus yang dulu mengunci ruangan mulai membentuk satu kalimat penuh: > “Kebenaran tidak disembunyikan hanya belum dituliskan.” Lena menuliskan itu di halaman kosong terakhir dari Kitab Asal-Usul Pesantren.
2.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 53 fois en tant que penulisan daripada yang benar
Read
+Librairie
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Ketika pengumuman selesai, ia mendekat. “Tulisannya bagus,” katanya ramah. “Tapi terlalu sempurna.” Juru tulis itu mengernyit. “Maksud Anda?” “Orang percaya pada ketidaksempurnaan,” jawab Lucas. “Ia terasa jujur.” Ia pergi sebelum juru tulis itu sempat membalas. Namun kalimat itu tinggal,menggantung di kepala seseorang yang terbiasa menyalin kata-kata orang lain.
1.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 43 fois en tant que penulisan daripada yang benar
Read
+Librairie
Dernier
123456
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status