Empat Tunanganku
Ia berjongkok sambil memberikan bunga, tatapan tertuju pada batu dan tangan terulur memegang benda tersebut.
"Maafkan aku," ucap wanita tersebut.
"Aku gak bermaksud buat kamu tertahan di sini," lanjutnya lagi.
Air mata mulai berjatuhan, wanita itu terisak dan mengusap pipi yang terasa basah.
"Maafkan aku, maafkan aku," kata wanita itu sekali lagi dengan suara serak.
Semua orang yang mengikuti Emily memandang dari jarak jauh, membiarkan wanita itu meletupkan emosi di dada.
Hot Chapters