Noda Dalam Luka
Sementara untuk penerangan kami memakai getah dari damar.
Karena kayu bakarnya kering, jadi air tidak membutuhkan waktu lama untuk mendidih. Aku segera menyeduh lima cangkir kopi panas, untuk Mas Rudi dan teman-temannya. Rupanya indra penciuman mereka sangat tajam. Buktinya langsung terjaga dari tidurnya, setelah mencium aroma kopi hitam, yang aku sedu. Kupersilakan mereka minum kopi, yang telah tertata rapi di amben.
Sambil menutup hidung dan mulut, kubersihkan sampah kulit durian, yang berserakan di bawah amben.