Istri Imutku
pamit Kevin mengalihkan pembicaraan.
“Ada apa, Wir?”
“Vin. Email yang aku minta buat kamu kirim semalam mana? Aku cek kok belum ada, dokumen itu hari ini harus di print, investor dari Malaysia udah datang, rapat sejam lagi. Jadi dokumennya buruan kirim, kalau kamu telat bisa-bisa proyek ini gagal.”
“Sorry, Wir. Aku lupa, tapi udah aku selesain kok. Bentar, paling lama setengah jam tuh email aku kirim ke kamu.” Kevin mematikan panggilan, menoleh ke arah Altar.
Bab Populer