HINAAN IPAR (ADIK SUAMIKU)
Baru saja mobil kami sampai, Ratih sudah ada di sama dan langsung berteriak.
"Ibu sini!" Ratih menarik ibu keluar dengan telunjuk yang mengarah padaku. "Asal ibu tahu, ya, menantu yang tidak tahu diri itu baru ganti kulkas. Mana kulkas dua pintu yang sama seperti di iklan itu, lagi. Pas warna yang ibu inginkan. Tuh ibu lihat sendiri, kulkasnya masih di mobil," ucapnya panjang lebar. Dia tidak tahu kalau aku beli kulkas dua. Padahal tadi ada di depan matanya. Kok bisa, ya?
"Assalamu'alaikum, Bu." Aku langsung mendekat dengan wajah berseri dan mencium punggung tangannya.
Capítulos em Alta