Partner In Crime
Tiara, wanita itu tiduran telentang di atas sofa panjang, tangan kanannya memegang ponsel, sedangkan satunya lagi tengah mengambil kripik dari bungkus makanan yang terbuka.
“Sejak kapan kamu suka makanan seperti itu?” tanyaku memulai pembicaraan kedua, Tiara terkejut dan kembali menatapku seraya menutup layar ponselnya.
“Memangnya kenapa? Makanan ini enak dan lagi tak ada makanan lain selain ini,” ungkapnya sambil menunjukan bungkus makanan berwarna merah tersebut.
“Yaampun, pulang nanti kamu harus banyak makan salad!” tegasku, suaraku meninggi entah kenapa karena refleks melihat Tiara makan-makanan yang tidak sehat.