Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Cincin Giok

Pendekar Cincin Giok

Lixuan dan Haven akhirnya sampai didepan gerbang yang amat besar, disamping gerbang itu terdapat batu perastasti yang memiliki akasara yang tak bisa dibaca oleh manusia masa kini. "Kegelapan pekat menyelimuti dunia, kunci adalah cahaya, inti adalah kegelapan. Dunia impian tercipta, kebahagiaan adalah kehancuran, penderitaan adalah bumbu penyedap kehidupan. Amarah merah, bara api menyela. Orang yang tertindas menjadi penetang, mahluk gelap mengendalikan mereka." Lixuan entah mengapa bisa membaca kalimat itu.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as poetry about darkness
Read
+Library
Dewi Kultivator Langit

Dewi Kultivator Langit

Di dalam Ruang Kegelapan Abadi, aroma dupa ritual bercampur dengan hawa pekat energi hitam yang berputar liar di udara. Cahaya remang dari obor yang terpajang di dinding hanya mampu menyoroti bayangan-bayangan yang menari dengan liar, seakan menertawakan kebiadaban yang tengah berlangsung.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as poetry about darkness
Show Reviews (26)
Read
+Library
agneslovely2014
Kalau buku ini lewat beranda kalian, wajib masuk pustaka deh! Ceritanya nagih buat dibaca, memang sebagus itu dan bikin kecanduan baca berjam-jam gak bosan! Thanks Kak Zhu Phi ... ini buku mantap jiwa lah ya.
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Read All Reviews
Kakak iparku yang terlalu sempurna

Kakak iparku yang terlalu sempurna

“Baik, Ga. Kalau mereka pikir kita akan menyerah, mereka salah besar. Sambal Arsya tidak akan mati. Kita akan buktikan, kebenaran selalu menemukan jalannya.” Malam itu, aku menulis di buku catatan pribadiku, sebuah kalimat yang kelak akan menjadi pegangan: “Ketika bayangan kegelapan mencoba menelan cahaya, justru di sanalah cahaya harus bersinar lebih terang.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as poetry about darkness
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

"Kau tidak terlambat. Kau hanya belum sempat ditemukan. Sekarang, kita bisa menulis bersama." Namun makhluk itu tersenyum getir. "Tidak semua dari kami ingin ditulis bersama. Beberapa dari kami ingin menulis sendiri. Dunia kalian terlalu terang untuk kata kata kami. Terlalu penuh cahaya untuk kalimat kalimat kami yang dibentuk dari duka." Ustadz Faris melangkah maju. "Kegelapan juga butuh makna. Kami tidak akan menghapusmu. Tapi jika kau menulis untuk menghancurkan, bukan membangun, maka kami akan menulis jawaban."
2.7K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as poetry about darkness
Read
+Library
JEJAK HITAM SANG PENGUASA AKHIR

JEJAK HITAM SANG PENGUASA AKHIR

Ia hanya bisa berdiri terpaku, tubuhnya menggigil tanpa kendali. Cahaya itu tidak hanya menyala, tetapi juga memancarkan energi gelap yang menghancurkan segala sesuatu di sekitarnya. Pohon-pohon, tanah, bahkan udara, semuanya lenyap begitu cahaya itu mendekat.
3.9K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as poetry about darkness
Read
+Library
Tangan Dewa Davien: Sang Pewaris Takhta Terlarang

Tangan Dewa Davien: Sang Pewaris Takhta Terlarang

Langit di atas mereka terpilin hebat, menciptakan pusaran kegelapan yang menelan cahaya dengan rakus, seolah-olah lubang hitam telah lahir untuk mengubur kejayaan sang Kaisar Dewa Surgawi. Cahaya matahari tak lagi sanggup menembus tirai kelam tersebut, menyisakan dunia dalam keremangan yang mematikan. Ini adalah sebuah simfoni kehancuran yang filosofis, sebuah bukti bahwa ketika keserakahan mencapai puncaknya, bahkan hukum alam pun dipaksa untuk bertekuk lutut. Cahaya ungu, hitam, dan merah darah menyatu menjadi satu titik energi yang mengandung berat dari ribuan gunung dan tajamnya jutaan pedang.
1016.7K viewsOngoingAdded to Library 468 Times as poetry about darkness
Read
+Library
Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Jika suatu malam kau membaca ulang satu bab dan merasa hatimu sedikit lebih tenang, maka seluruh perjalanan ini tidak sia-sia. Karena sejatinya, kisah ini tidak pernah dimaksudkan untuk membuatmu menangis, melainkan untuk membuatmu ingat — bahwa bahkan di dalam kegelapan terdalam, selalu ada cahaya kecil yang bersinar lembut dari dalam jiwa. Dan kadang, cahaya itu lahir justru dari luka yang paling dalam. Kini, setelah semua bab tertulis, aku ingin mengucap terima kasih —
2.0K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as poetry about darkness
Read
+Library
Sisa Takdir

Sisa Takdir

Ia tidak bisa atau mungkin tidak ingin membebani orang lain dengan rahasia kelamnya. Caine mencondongkan tubuhnya sedikit kedepan, suaranya tetap lembut. “Tuan Muda, gelap tidak akan pernah bisa benar-benar menyentuh Anda selama ada cahaya, sekecil apa pun itu. Jika Anda merasa kegelapan terlalu besar, saya akan memastikan cahaya tetap menyala untuk Anda.”
102.9K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as poetry about darkness
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Kenapa kota ini sunyi banget? Padahal matahari sudah tinggi.” “Karena bukan matahari yang memerintah di sini,” jawab Bara lirih. Liora berhenti, menatapnya tajam. “Apa maksudmu?” Bara menunduk, menatap bayangan panjang di bawah kakinya. “Mereka bilang cahaya mengusir kegelapan. Tapi kadang, cahaya yang terlalu murni justru menimbulkan bayangan yang lebih pekat. Aku rasa… kita sedang berada di tempat di mana kedua hal itu belum memilih sisi.”
1.5K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as poetry about darkness
Read
+Library
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

“Ruang ini bukan akhir. Ini adalah tengah. Kita… baru saja membuka bagian terdalam dari kegelapan. Tempat di mana cahaya bisa membunuh.” BERSAMBUNG
101.9K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as poetry about darkness
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status