Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menyelusuri Jalan Hidupku

Menyelusuri Jalan Hidupku

Melihat pemandangan ini, hatiku dipenuhi rasa syukur dan kehangatan. Aku tahu, semuanya benar-benar menjadi awal kehidupan yang baru ....
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai puisi indah kehidupan
Baca
+Pustaka
Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Tubuhku terbaring di lantai. Sementara itu, Tante berlutut di sampingku sambil terus mengusap kepalaku dan bergumam, "Anak baik, pergilah dengan tenang. Orang-orang ini nggak layak untuk kamu rindukan, nggak layak untuk kamu benci juga .... Karena mereka nggak pantas. Di kehidupan berikutnya, lahirlah di keluarga yang baik. Punya orang tua yang menyayangimu dan rumah tangga yang bahagia."
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai puisi indah kehidupan
Baca
+Pustaka
Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Malam Pertama Sang Istri Kontrak

“Tulisan ini indah banget, Yah. Aku pengen kamu terus nulis. Dunia butuh denger cara kamu ngelihat hidup.” Aisyah tersenyum pelan, air matanya hampir jatuh tapi ia tahan. “Aku dulu pikir, kalau hidup penuh luka, gak ada lagi hal indah yang bisa aku tulis. Tapi ternyata, setelah semua sakit itu hilang, kata-kata datang sendiri.” Arga menatapnya dengan lembut. “Mungkin karena sekarang kamu udah nulis dari hati yang tenang, bukan dari hati yang takut.”
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai puisi indah kehidupan
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua

Kehidupan Kedua

Tangannya menjulurkan satu gelas kertas berisikan teh hangat. Tangan berkulit putih milih sang gadis Sanjaya tampak bergetar tatkala menerima teh yang diberikan Narendra. Kemudian menyesapnya pelan. Melegakan dahaga di tenggorokannya yang perih karena menangis kencang. Narendra kemudian membuang pandangannya ke depan, memusatkan atensinya pada Sungai Hanja. "Hari ini banyak yang terjadi ya, Nadisa." Narendra berkata pelan. "Terkadang, kalau kita sedang merasa bahagia, kesedihan justru akan datang tanpa bisa kita cegah."
1014.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 437 kali sebagai puisi indah kehidupan
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Tanpa kubaca isinya, aku penasaran mengenai titi mangsanya. Kuscrool sampai bawah, tak ada titi mangsa. Di sana hanya tertulis, Gadisku Beraroma Dupa - Ida Ayu Ambarukmi. Siapa itu? Apa Mas Ichsan juga memiliki kehidupan lain di dunia maya? Cepat-cepat kukembalikan kursor ke atas, berniat membaca postingan itu. Sebuah puisi berbentuk paragraf dengan kalimat lugas dan minim majas. Kaff pernah bilang, yang seperti itu namanya senandika.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai puisi indah kehidupan
Baca
+Pustaka
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

POV ZEa lanjutan dari bab sebelumnya Dear pohon cinta, "Kaulah nyala senja yang diam-diam mengupas warna segar kupu-kupu dan aku tumbuh seperti laut waktu memberiku air gairah atas hidup. Barangkali kesengsaraan itu telah menjadi matang dan sempurna. Namun ketahuilah, tak ada luka yang sembuh hanya dengan kalimat-kalimat kebijaksanaan.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai puisi indah kehidupan
Baca
+Pustaka
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari (Puisi karya Swonos) Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai puisi indah kehidupan
Baca
+Pustaka
D E K A P

D E K A P

Di hidup ini Tlah ku singgahi banyak cinta Namun tak pernah aku temui cinta Sekuat aku menginginkan dia Hal hebat ku rasakan Kini di cintai seseorang Yang ku pun mencintai Itu sempurna Takkan siakan dia Belum tentu ada yang seperti dia Satu dunia tahu aku bahagia Banyak pasang mata saksinya Takkan duakan dia Belum tentu esok kan masih ada Kesempatan tak kedua kalinya
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai puisi indah kehidupan
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Hm, ada nomor baru tanpa nama. === Eksposisi Rahsa. Karya Someone Katakanlah, Kekasih Bagaimana bisa surga itu terbangun di atas punggungmu? Bagaimana bisa matahari tak terbit dari ufuk timur tetapi terbit dari ufuk matamu? Serta bagaimana bisa sungai Nil mengalir alun di nadimu? Tuhan begitu teliti menciptakan keindahan yang kritis sepertimu Begitu sani, membuat rinduku hampir habis garansi
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai puisi indah kehidupan
Baca
+Pustaka
Andai Semua Berbeda

Andai Semua Berbeda

Hanya syukur saja yang terus mengalir dari hatinya. Setiap musim kehidupan membawa kisahnya. Duka dan suka, sedih dan tawa. Namun semesta tahu ke mana perjalanan akan berlabuh. Tidak ada yang terlalu buruk untuk Tuhan ubahkan menjadi indah. Seperti yang tertulis dalam buku-Nya : 'Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya ...'
9.935.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai puisi indah kehidupan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status