Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RADIO REKSA

RADIO REKSA

“Dimana Kamu… dari Jingga. Saat kuhirup kopi kesukaan kita, sudah tak kutemukan arti manismu disampingku. Hanya tersisa pahit, sepahit kopi yang menyapa lidahku yang bisu. Saat kunyanyikan kembali lagu kita, suaraku hanya bergema dalam angan yang hampa. Tersiar namun tak terkabar. Berpencar dan perlahan pudar. Ketika bayanganmu hadir, rasanya kuingin menepis semuanya. Namun semua lakuku itu semakin membuatku tak berdaya tuk dapat melupakanmu. Dan ketika mataku terpejam, sejenak kenangan lakon kita hadir dalam slide-silde di benakku yang menampilkan kebahagiaan kita. Dulu...” Saat puisi selesai dibacakan, backsound instrumen kini berganti kembali ke musik semula yang menghentak dan dinamis. “
3.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 90 Beses bilang puisi kangen
Read
+Library
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

Dalam kepercayaan masyarakat lokal Dewi sri adalah seorang dewi yang mendatangkan kemakmuran dan bisa disebut dewi permai untuk padi-padi yang menguning. Tak terasa, hari ini dia mampu menyelesaikan sebuah lukisannya. Malam sudah mengetuk tiap-tiap genteng rumahnya dengan hawa dingin. Studio yang sebelumnya terasa sepi kini ramai. Seakan-akan ruangan itu dipenuhi oleh para petani yang sedang bersenda gurau, sedangkan si gadis tersebut kini sakan pulang ke pangkuannya. "Rindu yang menguning siap untuk dipanen, digiling untuk dijadikannya butiran kangen yang meminta ditanak untuk menjadi temu karena rindu yang sudah menjamak"
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 62 Beses bilang puisi kangen
Read
+Library
7 Sumpah

7 Sumpah

- 7 Sumpah - Kau taklukkan matahari Kau buat hitam warna pelangi Kau basahi embun pagi Merataplah diri Aku lemah aku rapuh Tak berdaya menghadapimu Maafkanlah bila aku roboh kan rasamu ( Kangen band -- Hitam ) ---------------------------------------------------------
9.95.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 118 Beses bilang puisi kangen
Read
+Library
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Kartu ucapan itu berisi sebuah puisi. [ Kepada: Naomi. ] [ Aku telah melintasi gunung dan menyusuri sungai. ] [ Aku juga pernah mengalami banyak hal dan melihat perubahan dunia. ] [ Sekarang, kamu adalah gunung dan sungaiku. ] Begitu membaca puisi itu, semua orang pasti tahu bahwa itu adalah puisi cinta. Jika Caden sudah memastikan Naomi adalah wanita yang dicarinya selama ini, mungkin saja dia akan mengejar Naomi dengan penuh semangat.
9.5994.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 26.9K Beses bilang puisi kangen
Ipakita ang mga Review (176)
Read
+Library
Tiuri
suka dg cerita nya bikin nangis bikin senyum thor keren.. tdk seperti novel lain yg kebanyakan cerita tentang sex melulu ngeri dan membosankan... kl ini tentang kehidupan ada perkelahian ada, ada persaudaraan dan cinta keluarga yg besar.. sukaaa .. thoor nanti bikin cerita model gini lg yaa............
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Basahin ang Lahat ng Review
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Cinta Tak pernah meminta berlabuh di mana Sekotor apa pun wadahnya, tetap kan menyapa Derap langkah akan selalu mencari cara Untuk akhir yang tersembunyi bersama rahasia Cinta Kuatkan hati agar selalu setia Luaskan sabar menahan lara Hingga doa mampu berikan asa Aku dan kamu bisa bersama Gerimis di bumiku, 4 Oktober' Puisi terunggah tanpa menunggu lama. Ada kepuasan tersendiri bisa menyampaikan rasa lewat aksara. Bahkan ada keinginan untuk mencoba hoki dalam dunia literasi dan mengejar mimpi lewat satu cerita. Namun, nyalinya belum sekuat itu. Ia takut malah tidak bisa lagi berenang ke tepian lalu tenggelam karena melakukan tindakan berbahaya. Sementara raga belum mempersiapkan diri sama sek
108.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 328 Beses bilang puisi kangen
Read
+Library
Kenangan Rindu

Kenangan Rindu

Kenapa tiba-tiba perasaanku jadi gak enak begini ya? ******* Kemesraan ini Janganlah cepat berlalu Kemesraan ini Ingin kukenang selalu Hatiku damai Jiwaku tentram disampingmu Hatiku damai Jiwaku tentram bersamamu… Terdengar lantunan lagu merdu yang di nyanyikan oleh penyanyi Indonesia Iwan fals dan Vina panduwinata. Sepasang anak manusia yang sedang memadu kasih di tepi sungai begitu menikmati lirik lagu tersebut yang berasal dari radio usang milik si lelaki.
104.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 108 Beses bilang puisi kangen
Read
+Library
Suara Hati Adik Remaja

Suara Hati Adik Remaja

"Kamu gak kangen nih?" "Kangen, tapi keburu waktu" "Kamu pasti kangen belaian ku kan" "Ih apaan sih, kamu jablay yah?" "Kaya kamu gak jablay aja, kan kita kemarin lama gak bertemu" "Kamu tega gak kasih Khabar hiks hiks hiks" "Cup cup cup, sebenarnya aku sibuk juga di sana bantu paman aku sama sibuk tes, doain aja aku semoga lulus yah sayang"
4.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 135 Beses bilang puisi kangen
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
104.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 155 Beses bilang puisi kangen
Ipakita ang mga Review (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Basahin ang Lahat ng Review
JANGAN SALAHKAN AKU SELINGKUH (Hasrat Panas Musuh Suamiku)

JANGAN SALAHKAN AKU SELINGKUH (Hasrat Panas Musuh Suamiku)

tanya Ken. "Dua-duanya," jawab Rimbun ringan. "Dua-duanya?" Ken hampir tidak percaya. "Aku ingin melihatmu… dan aku juga kangen," ucap Rimbun sambil menunduk malu. Ken tergelak kecil. "Ternyata kamu kangen juga padaku, ya?" Ia menyentil pelan hidung Rimbun. "Iya. Selama di rumah itu, entah kenapa aku terus memikirkanmu, Tuan Ken. Aku jadi kangen padamu. Kangen memukulmu, kangen bertengkar denganmu—"
103.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 139 Beses bilang puisi kangen
Read
+Library
Aku Di Antara Pernikahan Pertama

Aku Di Antara Pernikahan Pertama

"Ya udah, kirim pesen, suruh cepetan pulang." "Cie... kangen ya?" Cowok itu malah menyanyikan beberapa bait lagu kangen milik dewa 19, yang bikin yang kakak di seberang sana menghela nafas panjang. "Ya udah, nanti aku sampaiin pesennya." Rangga mengakhiri panggilan setelah itu.
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 56 Beses bilang puisi kangen
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status