Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENDADAK DINIKAHI PRESDIR DINGIN

MENDADAK DINIKAHI PRESDIR DINGIN

Aku meraba-raba, menelisik tanya: gugur-gugur dedaun tak jua menunaskan angan Sebuah puisi manis dari seorang penyair salah satu anggota organisasi kepenulisan bernama Gontorudin Harmain. Ini mewakili perasaan Refan saat ini, kerinduan yang mendalam pada sosok yang telah pergi jauh dari kehidupannya. Meski ada nama lain yang datang padanya, ia belum sanggup kehilangan sosok yang meski belum tentu menunggu ia masih berharap banyak padanya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

“Kemana perginya hati. Kemana hilangnya rasa. Engkau kan menghilang diri, Sayang, untuk insan yang kau puja. Kutakkan berkecil hati. Kutakkan rasa kecewa. Walaupun perih pilu di hati. Kau kuiring senyum mesra. Ingatlah, kau, duhai Jelita, hati ini untukmu saja. Dhai kasih, sanjungan kalbu, engkau pergi tanpa relaku. Hatiku kau curi kini, kau bawa pergi bersama. Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah.”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Muslihat Cinta Sang Produser

Muslihat Cinta Sang Produser

tanya Cassie "Gak apa-apa kok, saya senang ada yang kangenin, karena jarang-jarang ada yang kangen sama saya." jawab Kiano Cassie melirik Kiano yang masih merangkul bahunya, "Masak sih pak? Orang seperti bapak pantas dikangenin kok?" Cassie sudah mulai berani bicara blak-blakan sama Kiano
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

Part 15 Keesokan harinya, Elora terbangun dengan kepala yang berat dan perasaan campur aduk. Cahaya pagi yang masuk melalui jendela kecil ruangan tempat ia tidur terasa begitu asing. Matanya terpejam beberapa saat, mencoba mengingat apa yang telah terjadi. Segera, ingatan itu kembali—momen yang hangat, yang penuh dengan ketegangan dan perasaan yang tak terucapkan. Dan di balik semuanya, ada satu hal yang mengganggu pikirannya: apa arti dari malam itu?
830 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Karma Sang Penggoda

Karma Sang Penggoda

Hati seakan berdesir, aku menggigit bibir sebab otak mencerna siapa dibalik pengirim pesan itu. Ting! Ponsel kembali bersuara, dari nomer yang baru saja mengirim pesan. {Aku kangen ....} Dadaku berdebar kencang, kedua tanganku mengusap-ngusap wajah. Saking hangatnya. Ting! Lagi, nomer yang sama mengirim pesan. {Sama Paman ....} Bibirku mengerucut seketika, aku tertawa geli membaca pesannya, sudah jelas sekali siapa pengirim pesan ini.
9.831.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 797 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Dalam sekejap, seluruh kehangatan di hatiku lenyap, menyisakan kepahitan yang memenuhi dada. Helena Majid, tentara wanita dari tim seni militer, sekaligus cinta sejati Baskara di kesatuan. Sementara aku? Hanya istri kampung yang menemaninya dari nol. Tentu saja tak pantas dibandingkan dengannya. Malam itu, saat anakku terlelap, aku diam-diam melangkah ke halaman. Satu per satu bibit kucabut.
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Mas, Baksomu Ngangenin

Mas, Baksomu Ngangenin

Ketampanannya tampak begitu menonjol, bahkan dia merasakan getaran aneh pada tubuhnya. Indera penciumannya menangkap aroma rempah sederhana, tetapi terasa begitu nikmat. Padahal, tidak ada yang memasak di malam gelap seperti ini. Andre meraba wajahnya, dia bisa merasakan tangan kasarnya yang kapalan menyentuh wajahnya. “Aku gak tau kalo aku bisa seganteng ini. Ah … ini karena aku halu, kecapean. Mending tidur mumpung dingin.” Andre menutup pintu kios usai memasukkan gerobaknya.
201 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Kilau sinar di pagi hari Sambut jiwa yang penuh ambisi Memulai langkah mengarungi Masa depan yang cerah dinanti Kumulai dengan langkah pasti Menatap cahaya sang mentari Denyut nadi yang tak henti Menapak langkah teguhkan hati Tentang harapan tentang cita Walau jauh kan ku tempuh jua Setinggi bintang hias angkasa Ku akan tetap tuk menggapainya Sejuta langkah tuk meraihnya Seluas lautan keringatku Tak akan pernah pedulikan Ku akan raih semua impian Oleh: wawan setiawan * “Aku menyukai ekspresi yang tersurat. Ada kegigihan yang dituangkan dalam tiap katanya,” gumam Joya. “Ajaib, Indonesia memiliki banyak pujangga muda yang berbakat. Puisi itu adalah salah satu kesukaanku.” Virgo menuangkan kemb
1088.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

*** Puisi Kerinduan *** Kurangkai sebait puisi sederhana Tempatku menuangkan segala asa Kupersembahkan khusus untukmu Wahai ... sang pemilik rindu Di sini ku terdiam Terbelenggu tabir hitam Entah kapan engkau datang Membawa secercah harapan Wahai ... sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai puisi kangen
Baca
+Pustaka
FREL.

FREL.

"Eh? Iya, ya? Bentar, bentar. Gue ganti lagi." Ya, iyalah, namanya Kak Kevan bukan Dik Narti. Itu kan puisi karya W.S Rendra. Kenapa juga nggak gue ubah dulu namanya. kalau gini kan, ketahuan banget gue lagi menghafal. Bego! Shit! Kenapa mendadak lupa lagi, sih. Aku berkonsentrasi penuh, memusatkan pikiran pada puisi yang cocok untuk kujadikan acara penembakan.
9.426.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 527 kali sebagai puisi kangen
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Pengelana Tersesat
Ceritanya seru, tapi sekedar saran, perlu koreksi cara promosi. Lebih halus dan sopan ke Author. Takutnya promo kaya biasanya bakal bikin masalah di masa depan. Tapi, klo mau lanjut juga silakan. Saya yang tersesat hanya mengingatkan agar hanya saya seorang yang tersesat
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status