Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suara Hati Adik Remaja

Suara Hati Adik Remaja

"Kamu gak kangen nih?" "Kangen, tapi keburu waktu" "Kamu pasti kangen belaian ku kan" "Ih apaan sih, kamu jablay yah?" "Kaya kamu gak jablay aja, kan kita kemarin lama gak bertemu" "Kamu tega gak kasih Khabar hiks hiks hiks" "Cup cup cup, sebenarnya aku sibuk juga di sana bantu paman aku sama sibuk tes, doain aja aku semoga lulus yah sayang"
4.3K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as puisi kangen
Read
+Library
Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Kangen," ucap Aini sambil memeluk erat badan Aisha yang langsing. "Sama. Aku juga kangen," balas Aisha. "Lagi ngomongin apa sih? Ngomongin aku ya?" sambung Aisha lagi setelah mengurai pelukan Aini. "Dih, siapa yang ngomongin kamu. Eh tumben tiba-tiba ke sini? Kok semalem ngga bilang kalau mau datang." Aini berujar setelah kembali duduk. "Kalau bilang jadi ngga surprise kali, Ai!"
1056.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as puisi kangen
Read
+Library
Aku Di Antara Pernikahan Pertama

Aku Di Antara Pernikahan Pertama

"Ya udah, kirim pesen, suruh cepetan pulang." "Cie... kangen ya?" Cowok itu malah menyanyikan beberapa bait lagu kangen milik dewa 19, yang bikin yang kakak di seberang sana menghela nafas panjang. "Ya udah, nanti aku sampaiin pesennya." Rangga mengakhiri panggilan setelah itu.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as puisi kangen
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

“Kemana perginya hati. Kemana hilangnya rasa. Engkau kan menghilang diri, Sayang, untuk insan yang kau puja. Kutakkan berkecil hati. Kutakkan rasa kecewa. Walaupun perih pilu di hati. Kau kuiring senyum mesra. Ingatlah, kau, duhai Jelita, hati ini untukmu saja. Dhai kasih, sanjungan kalbu, engkau pergi tanpa relaku. Hatiku kau curi kini, kau bawa pergi bersama. Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah.”
108.5K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as puisi kangen
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Kapan? Baiklah, sekarang aku ingat. Sudah lama sekali. Aku pernah membuat puisi ketika kelas 1 SMP dahulu. Banyak tahun yang lalu ternyata. Kelam hari adalah rasa Manusia suci sungguh tiada Kecuali dia sang Baginda Padanya kita meminta Tentang dunia yang nanti fana Akhirnya, manusialah pencinta Agar sampai kepadanya
8.910.0K viewsCompletedAdded to Library 359 Times as puisi kangen
Read
+Library
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

sambung Kakek. Aku tersenyum dan menganggukan kepala, lalu kami menikmati sarapan nasi goreng dan telur mata sapi buatanku itu. Kakek sangat lahap menyantapnya, Kakek bilang nasi goreng buatan ku pagi itu nasi goreng terenak yang pernah dia makan dan ternyata nasi goreng terakhir yang Kakek nikmati dan Kakek pun tidak dapat mencicipinya lagi, sama halnya seperti Nenek Uban.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as puisi kangen
Read
+Library
Janda Kembang Pujaan Hati Mas Lurah

Janda Kembang Pujaan Hati Mas Lurah

​“Ning...” ​Banyu membelai lembut kening dan pelipis Bening. Tatapan matanya meredup, menyiratkan luka dan kerinduan yang teramat dalam hingga berada di titik puncaknya. Pertahanan emosinya runtuh total melihat wanita yang dipujanya menangis sehancur ini. ​“Aku kangen banget sama kamu... kangen sampai mau gila,” bisik Banyu lirih, suaranya tercekat di tenggorokan.
9.912.5K viewsOngoingAdded to Library 449 Times as puisi kangen
Show Reviews (26)
Read
+Library
Alan Nasution
ktnya msuk ktgori novel wanita kuat ,tpi nyatanya wnita bdoh yg hnya ikut arus. klo msih than dri smua hina ,cacian dan tindkan kras itu bukan wanita kuat. jika brni mlawan dngan kbrnian dan kbnaran bru bsa dsbut gtu. klo cuma nrima,ya wnita bdoh
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

Part 15 Keesokan harinya, Elora terbangun dengan kepala yang berat dan perasaan campur aduk. Cahaya pagi yang masuk melalui jendela kecil ruangan tempat ia tidur terasa begitu asing. Matanya terpejam beberapa saat, mencoba mengingat apa yang telah terjadi. Segera, ingatan itu kembali—momen yang hangat, yang penuh dengan ketegangan dan perasaan yang tak terucapkan. Dan di balik semuanya, ada satu hal yang mengganggu pikirannya: apa arti dari malam itu?
943 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as puisi kangen
Read
+Library
Karma Sang Penggoda

Karma Sang Penggoda

Hati seakan berdesir, aku menggigit bibir sebab otak mencerna siapa dibalik pengirim pesan itu. Ting! Ponsel kembali bersuara, dari nomer yang baru saja mengirim pesan. {Aku kangen ....} Dadaku berdebar kencang, kedua tanganku mengusap-ngusap wajah. Saking hangatnya. Ting! Lagi, nomer yang sama mengirim pesan. {Sama Paman ....} Bibirku mengerucut seketika, aku tertawa geli membaca pesannya, sudah jelas sekali siapa pengirim pesan ini.
9.832.2K viewsCompletedAdded to Library 804 Times as puisi kangen
Read
+Library
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Dalam sekejap, seluruh kehangatan di hatiku lenyap, menyisakan kepahitan yang memenuhi dada. Helena Majid, tentara wanita dari tim seni militer, sekaligus cinta sejati Baskara di kesatuan. Sementara aku? Hanya istri kampung yang menemaninya dari nol. Tentu saja tak pantas dibandingkan dengannya. Malam itu, saat anakku terlelap, aku diam-diam melangkah ke halaman. Satu per satu bibit kucabut.
10.0K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as puisi kangen
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status