تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

“Bukan tentang darah… tapi tentang keadilan. Tentang dunia yang akhirnya berhenti saling membunuh.” Ia membuka mata kembali. “Namun yang kulihat hari ini hanya… akhir dari dua manusia.” Dyall melangkah lebih dekat. “Keadilan tidak selalu tampak indah,” katanya. “Terkadang ia tampak seperti kekejaman. Tapi tanpanya, lebih banyak darah akan tumpah.” Elyse menoleh padanya. “Kau percaya itu sepenuhnya?” Dyall menatapnya tanpa ragu. “Aku percaya pada pilihanmu.”
1082.5K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 3.1K مرة ضمن puisi keadilan
قراءة
+مكتبة
Dua Sisi

Dua Sisi

"Saya dengar selain sebagai seorang pengusaha PKS, Anda juga adalah seorang sarjana hukum. Kalimat saya tadi, pasti dapat Anda mengerti dengan sangat baik bukan?" Revan mulai menggunakan otaknya dalam olah mengolah kata. Dia ingin melihat sampai sejauh mana Anak Dewa mampu untuk menunjukkan ketenangan sikapnya. "Aha! Sekarang Anda mulai berbicara soal keadilan di sini? Mari kita definisikan arti keadilan dari sisi saya dulu. Saya menemukannya, saya menyukainya dan saya memperjuangkannya terlebih dulu. Tapi kenapa Anda merampasnya begitu saja bahkan tanpa kami berdua diberi kesempatan memilih? Inilah yang baru bisa disebut dengan ketidakadilan! Dan Anda mengatakan kalimat tadi seolah-olah ing
1029.8K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 804 مرة ضمن puisi keadilan
قراءة
+مكتبة
Silsilah Naga Emas

Silsilah Naga Emas

Li Zhen : "Kita telah melalui begitu banyak cobaan, dan setiap luka yang kita derita adalah bagian dari perjuangan kita untuk keadilan. Aku berjanji, demi desaku yang hancur dan setiap jiwa yang tertindas, aku akan terus berjuang, menantang setiap bayang kejahatan, hingga kebenaran terungkap dan keadilan bersinar terang." Mei Xiang:
1.3K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 35 مرة ضمن puisi keadilan
قراءة
+مكتبة
Dendam dan Rahasia Tuan Muda

Dendam dan Rahasia Tuan Muda

Meski ini hanya materi penguatan moral biasa, Adhira merasa insting kemanusiaannya sedikit terusik dengan paparan demi paparan yang didengungkan Profesor Alan. “Seperti pada pernyataan di awal, bahwa keadilan selalu abstrak. Tidak ada hal yang benar-benar salah atau benar. Semua selalu berada dalam zona abu-abu.” Profesor tua itu pun berhenti berbicara. Dia meraih bangku dan mulai duduk meraup udara ke paru-parunya. Mata berkilat itu memandang seisi kelas dengan sayu. Dia lelah, tapi semangatnya masih membara.
1011.5K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 334 مرة ضمن puisi keadilan
قراءة
+مكتبة
Terbukanya Gerbang Keadilan

Terbukanya Gerbang Keadilan

ucap Utsman. "Aku lebih baik mati, daripada harus menyerahkan diri." Kaisar Andreas mulai mengacungkan pedangnya ke langit.
103.7K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 85 مرة ضمن puisi keadilan
قراءة
+مكتبة
Obsesi Tuan Muda Candra

Obsesi Tuan Muda Candra

Hujan turun lagi, tapi suara tetesnya menyatu dengan tawa anak-anak, menjadi irama kehidupan yang baru. Beberapa minggu kemudian, Universitas Papua Barat mengundang Candra untuk mengadakan program terapi kreatif rutin. Pada sesi pertama, seorang mahasiswa Fakultas Hukum bernama Arif datang menghampirinya. Dia mengaku terjebak dalam obsesi keadilan ekstrem, sampai lupa bahwa hukuman tanpa belas kasihan tidak akan menyembuhkan. “Cerita Anda tentang meninggalkan dendam membuatku menyadari: keadilan yang benar adalah yang memberi kesempatan untuk memulai ulang,” ujar Arif. Candra mengajaknya menggambar, memvisualisasikan keadilan sebagai cahaya yang menerangi, bukan pedang yang menyakiti.
10507 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 20 مرة ضمن puisi keadilan
قراءة
+مكتبة
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

Ia memandang pria itu, seolah berharap mendapatkan penjelasan lebih lanjut. “Banyak orang yang memimpikan keadilan, Mukhayyam. Tetapi sedikit yang benar-benar mengerti apa arti keadilan itu,” lanjut pria tua itu, suaranya terdengar penuh kebijaksanaan. “Keadilan bukan hanya soal memberi hukuman atau penghargaan. Keadilan sejati adalah tentang pengorbanan, tentang memilih jalan yang sulit meskipun banyak yang mencoba menggoda untuk berbalik arah.” Mukhayyam mengerutkan kening. “Jadi, apa yang harus aku lakukan? Bagaimana cara aku mengetahui apa yang benar?”
1.3K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 45 مرة ضمن puisi keadilan
قراءة
+مكتبة
Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

"Nyonya, kami nggak berani melanggar perintah Tuan. Tolong, lakukanlah." Adeline pun mulai bersujud. Satu kali. Dua kali. Tiga kali .... Dia menganggapnya sebagai doa untuk anaknya yang telah meninggal. Semoga di kehidupan berikutnya, putrinya bisa terlahir dalam keluarga yang baik. Jangan lagi memiliki ibu seperti dirinya, seorang ibu yang bahkan tidak mampu melindunginya. "Lima puluh enam ... lima puluh tujuh ...."
2.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 65 مرة ضمن puisi keadilan
قراءة
+مكتبة
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Tidak ada tulisan apapun. “Bawa lilin kemari,” kata Kaisar. Kasim mendekat. Aldwin penasaran apa yang akan dilakukan ayahnya. “Soroti di dekat namanya,” titah Kaisar. Kasim melakukannya seperti yang dikatakan Kaisar. Lalu, sebuah tulisan tersembunyi muncul dari dalam lukisan itu. ‘Semoga keadilan tidak pernah pudar. Kebahagiaan akan datang menggantikan lautan darah yang sudah mengering. Menebus luka dan kepedihan. Keadilan harus ditegakkan.’
101.5K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 53 مرة ضمن puisi keadilan
قراءة
+مكتبة
Lady Madeleine, Yang Mulia Tak Ingin Melepaskanmu!

Lady Madeleine, Yang Mulia Tak Ingin Melepaskanmu!

lanjutnya, suaranya tetap terkendali “Itu bukan kelemahan,” jawab Madeleine tanpa ragu. “Itu disebut keadilan.” "Keadilan?" Sudut bibirnya terangkat tipis, bukan senyum melainkan sebuah ejekan “Ya, Yang Mulia,” jawab Madeleine. “Mencabut hak administrasi lalu menempatkan mereka di wilayah perbatasan sama saja dengan membunuh mereka secara perlahan. Lagipula tuduhan itu masih sebatas rumor dan belum tentu benar.”
9.447.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 985 مرة ضمن puisi keadilan
عرض التقييمات (35)
قراءة
+مكتبة
unknown
author.. tolong dong bangun lagi karakter tegas madeleine kaya di awal.. masa madeleine jadi lunak bgt semenjak bucin sama lucas. masa dia calon ratu diem aja di bully bangsawan rendah di depan mata .. kalo bukan madeleine, paling gak lucas lah tegas sama yg hina istrinya.. huu poor madeleine.
ani
author, saat ini novelmu yg bikin sy semangat beli koin,, asli,, sumpah,, jangan mandeg di tengah jalan ya,, kasih keterangan donk sekedar memberi kabar di komentar kayak beberapa waktu lalu.. biar tdk menggantungkan harapan readermu ini... kl soal reader srg kritik2 alur pasti author sdh kebal kan?
قراءة كل التقييمات
السابق
1
...
5678910
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status