Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

Dalam kepercayaan masyarakat lokal Dewi sri adalah seorang dewi yang mendatangkan kemakmuran dan bisa disebut dewi permai untuk padi-padi yang menguning. Tak terasa, hari ini dia mampu menyelesaikan sebuah lukisannya. Malam sudah mengetuk tiap-tiap genteng rumahnya dengan hawa dingin. Studio yang sebelumnya terasa sepi kini ramai. Seakan-akan ruangan itu dipenuhi oleh para petani yang sedang bersenda gurau, sedangkan si gadis tersebut kini sakan pulang ke pangkuannya. "Rindu yang menguning siap untuk dipanen, digiling untuk dijadikannya butiran kangen yang meminta ditanak untuk menjadi temu karena rindu yang sudah menjamak"
102.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as puisi nadin amizah
Read
+Library
Kill Me (This Is NOT Me)

Kill Me (This Is NOT Me)

Pojok kiri dengan samping kiri jendela besar yang menampilkan jalan raya sebagai pemandangan menjadi pilihan Nadhirah untuk mengistirahatkan dirinya setelah lelahnya menyusuri jalan. “Silahkan pesanannya ka.” “Terimakasih.” Dengan mata yang masih memperhatikan jalanan. Tapi mendengar suara pelayan ini sangat mirip dengan Rendi dan itu mengingatkannya kembali tentang Rendi yang selalu menjelajahi pikirannya setiap hari. Sekuat itu Rendi hadir dihidupnya hingga suara pelayan saja Nadhira kaitkan dengan Rendi. “Sama-sama Nadhirah Aleena.”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as puisi nadin amizah
Read
+Library
GEISHAKU KARMILA

GEISHAKU KARMILA

Jika sampai waktuku Engkau seorang yang suka merayu Tidak ada kau sedu hari yang kurasakan Aku akan selalu mejaga dirimu Aku ... Biar tergores luka menembus kulitku Aku akan tetap menerjang hatimu yang bisa kubawa berlari dalam kesepianku Aku tidak ingin hidup tanpa dirimu di sampingku _Chairil Anwar, 1943_ Lazuarrdi membaca lirih puisi dari penyair fenomenal dijamannya. Membuat lelaki tampan itu berdecak kagum.
1023.5K viewsCompletedAdded to Library 540 Times as puisi nadin amizah
Read
+Library
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Namun, Jeff malah menenangkanku, “Kak, area ini memang harus dipijat. Ditambah lagi ada sedikit penyumbatan di saluran ASI-mu, mungkin akan terasa sedikit sakit di awal. Kamu tahan sebentar….” Jeff duduk di tepi ranjang. Melihat matanya yang jernih dan nada bicaranya yang tulus, seketika aku merasa bingung. Seolah-olah di antara kami berdua, hanya diriku yang berpikiran kotor. Ini membuatku merasa sedikit malu. Namun, aku hanya bisa pasrah menerima sentuhannya. “Kak, sebenarnya kondisi penyumbatan saluran ASI-mu nggak terlalu buruk. Pasti akan lancar setelah dipijat beberapa kali.”
2.4K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as puisi nadin amizah
Read
+Library
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

hening. “Kadang, saya suka aroma hujan begini,” ujar Nadya pelan, memecah sunyi. Ia tak menoleh ke Ricardo. Matanya masih menatap bulir hujan yang membekas si kaca jendela. “Rasanya... damai. Seolah dunia berhenti sebentar” Ricardo mengangguk, tersenyum tipis. “Tapi hujan begini bisa juga terasa sepi.”
743 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as puisi nadin amizah
Read
+Library
Pernikahan Kilat Dosen Killer

Pernikahan Kilat Dosen Killer

Ia tahu, malam ini jadi momen penentu. Arga mendekatinya. “Kamu yakin mau hadapi dia sekarang?” Naya menatap lurus. “Kalau ORION bisa masuk lewat suara, aku juga bisa panggil dia keluar lewat kata-kata.” Dan saat Nadine turun panggung, Naya melangkah maju ke tengah ruangan, mengambil mic dari MC, dan mulai membaca puisi balasan. Tapi puisi itu bukan sekadar karya sastra. Itu adalah kode—frasa-frasa yang hanya bisa dikenali oleh entitas ORION. Kombinasi memori dan emosi yang membentuk gema.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as puisi nadin amizah
Read
+Library
Istri yang Tak Didambakan

Istri yang Tak Didambakan

“Apa maksudmu, Ndin? Kenapa kamu jadi berubah gini?” “Kamu bilang aku berubah? Coba kamu tanya baik-baik sama dirimu sendiri, janji mana yang sudah kamu tepati? Nggak ada ‘kan? Ya udah, urus aja rumah dan anakmu sendirian!” kata Andin lantang. Hendra nyaris saja melayangkan tangannya ke wajah Andin, tapi suara Naya menghentikan niatnya.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 171 Times as puisi nadin amizah
Read
+Library
Suami Kontrak Pura-Pura Miskin

Suami Kontrak Pura-Pura Miskin

Dear Istriku, Nadin Hanaya Putri Mataku sekalipun tak pernah Melihat wanita sepertimu Yang selalu menjaga kehormatan Dan fitrah kewanitaanmu Kau laksana cahaya terbit di waktu fajar Tapi tak ada satu orangpun yang pernah melihatmu, Kau tercipta memang untukku Tuk menyempurnakan setengah agamaku Suamimu, Zaki Nur Ikhsan Nadin terbelalak membaca goresan pena yang terpampang di bingkai foto itu, goresan tangan dengan huruf yang begitu indah, di tulis di atas kertas warna kuning emas. Benarkah yang menulis bait kalimat ini lelaki di hadapannya? Ini sungguh romantis, tidak bisa dipercaya! Bukankah ini hanya pernikahan kontrak? Kalau ada kata-kata romantis seperti ini kan membuat Nadin menjadi bap
9.8146.5K viewsCompletedAdded to Library 4.8K Times as puisi nadin amizah
Read
+Library
Menantu Pilihan Bukan Pemilik Hati

Menantu Pilihan Bukan Pemilik Hati

“Pandangan Nadina mengabur dan Nadina pingsan di depan pintu.” “Waww!! Cerita yang sangat bagus Nadina! Karanganmu sangatlah indah! Semesntinya kau membuat novel untuknya!” pekik Aminah. “Umi, Nadhif mohon jangan terus menyela. Biarkan Nadina mengatakan apa yang Nadina ingin katakan dan jelaskan. Apa yang umi katakan tidak akan mengubah fakta.”
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 464 Times as puisi nadin amizah
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
104.9K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as puisi nadin amizah
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status