Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I'm the Director

I'm the Director

“Senjanya udah mau berakhir, Gas. Sayang banget, ya. Padahal dia indah banget sampai orang-orang berbondong-bondong berfoto dengan senja.” “Iya, sayang banget. Aku nggak mau kamu kayak senja, Laras. Jadilah rembulan di dalam hidup aku, yang nggak pernah pergi, baik di kala siang maupun malam. Berjanjilah untuk selalu ada buat aku, meskipun di siang hari kamu nggak terlihat. Aku akan selalu melihat kamu.” “Puitis banget, sih, Gas. Eh, serius, deh. Aku baru tahu sosok kamu yang ini.”
1029.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 671 kali sebagai puisi rembulan
Baca
+Pustaka
KEMBALILAH SUAMIKU

KEMBALILAH SUAMIKU

Apa selama ini ia hanya berpura-pura buta huruf untuk menyembunyikan semuanya? [Bulan Sayang, jika kamu sudah membaca surat ini itu tandanya ibu sudah tidak ada. Bulan Sayang, jadilah anak yang bersinar layaknya bulan purnama. Rembulan kannaya, apa kamu tahu arti nama itu? Rembulan yang bahagia, Rembulan yang tentram dan merdeka, ibu ingin hidupmu sebahagia rembulan yang dikelilingi banyak bintang, ibu ingin rembulan hidup tentram di atas sana di tempat seharusnya rembulan bersinar menerangi kegelapan.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai puisi rembulan
Baca
+Pustaka
Menantu Tak Diharapkan

Menantu Tak Diharapkan

Menghalangi jalan cahaya surya yang tak lama lagi akan pergi meninggalkan belahan bumi ini. Pergi, memanggil rembulan untuk menggantikan posisinya. Meski benda langit keperakan itu tak secerah mentari, tetapi keelokkannya tak dapat ditawar lagi. Menjadi penawar hati bagi jiwa-jiwa menahan rindu. Seperti yang Cakra alami, sesekali ia melirik wajah cantik sang rembulan. Ingin rasanya ia sampaikan padanya, salam rindu pada seseorang di sana.
8.8115.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai puisi rembulan
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Arkhan Khalfani.
mohon maaf ya,cuma masukan ..dlm pemilihan Nama2 dlm Tokoh cerita Novel,memiliki pengaruh besar dalm minat pembaca.. klo bisa penulis bisa meng Gunakan nama2 dalam Bahasa inggris umum..yg telah terbiasa di dengar.....
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Takdir Cinta Naila

Takdir Cinta Naila

Sementara sang rembulan justru tak terlihat dalam pandangannya. Selamanya kita akan di sini, menjaga kitab rahasia yang bertahan hidup dari melukis awan di antara derai hujan. Tampak seorang anak kecil menyesalkan kutukan bulan dan duri-duri kebersamaan. Biarkan aku mengambil rindu malam yang memamah ranting kering di wajah sepi. Sebuah perahu tak cukup buat kita berceloteh tentang cinta.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 431 kali sebagai puisi rembulan
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Ursa Mayor
Karakter Si Naila sudah bisa ketebak dan terasa sekali kalau dia itu janda alim. Lalu, aku membayangkan Si Ammad yang pasti gantengnya war biasah dan di pikiranku perfect man banget. Dan terakhir, akan kunantikan gimana takdirnya ini.
Ucu nurhayati
kata2 nya rapih dan tidak berbelit2 jadi bacanya enak ngalir, penggambaran settingnya juga lumayan detail, kisahnya juga true life bgt, jadi janda memang sering kali jadi tempat fitnah, ayo tunjukan naila kalo kamu bukan janda sembarangan ...
Baca Semua Ulasan
CINBU dan HURIN (Cinta Seorang Budak)

CINBU dan HURIN (Cinta Seorang Budak)

Tertahan yang pernah gagu di pelupuk Lalu sebisa hati kulerai cekatnya Dari embus sejauh angan Ingin kukabarkan Tentang luruh sekat memancang Tentang jemu semakin meradang Aku bernama sepi Tanpamu, sandar paling kekar Tanpamu, tatap paling debar Sedang di sini, masih kelu barang sepatah Dirantai sulur cintamu Diderai lara rindumu Hingga bila tatapku hendak mencumbu? Sultanku? *** Malam ini langit tampak cerah tanpa diselimuti awan. Bintang-bintang bertaburan menghiasi, bulan purnama pun terapung indah di lautan angkasa raya. Angin malam berembus sepoi menyibak rambut kecokelatan Rasyad Najmudin.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai puisi rembulan
Baca
+Pustaka
(Bukan) Pernikahan Impian

(Bukan) Pernikahan Impian

Gemerlap sinar sang rembulan dengan bintang yang bertabur di langit. "Ayah tahu ini berat bagi kamu." Nahwa mendudukkan bokongnya di sebelah Aurez. Lelaki bertubuh tegap itu berdiri menatap hamparan kebun bunga Aurez yang tengah bermekaran. Netra cokelat tersebut menerobos siluet rembulan, menyesapi gelenyar rindu dan benci. Benci akan perihal sandiwara ini dan rindu akan keluarganya yang sangat hangat.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai puisi rembulan
Baca
+Pustaka
Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

6. Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku. Mendapatkan Pekerjaan. Penulis : Lusia Sudarti Part 6 "Bang ...," aku tak mampu lagi mengucapkan apa pun lagi. 🥀🥀🥀🥀🥀🥀 Malam menggantikan siang yang begitu terik, rembulan menyembul menampakkan diri dengan malu-malu. Ia mengintip dari sela-sela awan putih yang berarak mengikuti arah angin membawanya.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai puisi rembulan
Baca
+Pustaka
Bayang Pedang Cahaya Bulan

Bayang Pedang Cahaya Bulan

"Dan aku tahu jarak kita ke Celah Bulan Sabit. Yang perlu kaupikirkan sekarang bukan apa yang mengejar kita, melainkan ke mana kita akan pergi." Yue Chen menelan kembali kata-katanya dan kembali memacu langkah. Tangannya menyentuh sesuatu di balik jubah sang nenek, sebuah gulungan kain sutra yang dilipat hati-hati, diikat tali merah tua yang telah kusam. Tidak besar, tidak berat, namun hangat dengan cara aneh, seolah baru dilepaskan dari sumber panas yang bukan tubuh manusia. Semalam Yue Chen sempat menciumnya, dan tercium bau darah kering yang sangat tipis dan sangat lama, terselip di antara serat sutra, seperti kenangan yang menolak untuk hilang. Itulah sebabnya seluruh pasukan kekaisaran
10710 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai puisi rembulan
Baca
+Pustaka
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

Tapi di sudut hatiku yang lain, ada rasa penasaran dengan semua perkataan pria renta ini. "Karena ini masih bulan suro." Aku langsung berdecak kesal mendengar jawabannya. Lagi-lagi bulan suro. "Kau akan bisa pergi kalau seluruh tumbal sudah terpenuhi. Itu pun kalau kau selamat," ujarnya sembari terkekeh, lalu pergi begitu saja masuk ke jalan setapak yang berada di sisi kiri jalan.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai puisi rembulan
Baca
+Pustaka
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Dinda membuka buku kecilnya, lalu mulai membaca dengan suara lembut “Kalau malam datang dan lampu padam, aku nggak takut, karena ada pelita di hati Bunda. Kalau pelita itu redup, aku nyalain lagi pakai cinta Ayah. Dan kalau dunia terlalu gelap, aku janji, aku akan terus jaga cahaya kecil ini, sampai terang datang lagi.” Suara kecil itu menggetarkan ruangan. Dina menatap Dion yang masih diam, tapi senyumnya terasa lebih damai. Ia mencium tangan suaminya dan berbisik “Pelita kecil kita udah nerusin cahaya Yon, kamu boleh istirahat sebentar.” Malam turun pelan. Rumah sakit mulai sunyi. Dina duduk di samping ranjang Dion sambil menatap langit dari jendela.
825 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai puisi rembulan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status