Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

Entah itu suami dengan istri, atau dengan anak anaknya. Lantunan puisi Raidi Tuhan... Betapa aku sangat bahagia Berada di tengah mereka Berbagi kisah bersama Di kegelapan malam Tuhan... Jangan biarkan kebahagiaan ini berlalu Ku tak ingin ada pertengkaran Atau apa pun yang bisa merusak kebahagiaan ini Senja kini menyapa dalam kehangatannya. Seorang gadis yang sangat sederhana sedang menikmati indahnya sore hari. Dia bosan di rumah, akhirnya dia memutuskan untuk keluar jalan jalan.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai puisi tema lebaran
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama

Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama

Tiba-tiba dia merasakan makna di balik suatu puisi, tentang cahaya lampu kelihatan samar di kejauhan dan seseorang yang sendirian menanti kekasihnya. Saat berjalan menuju halaman depan, cahaya lampu menyebar di mana-mana dalam bayang-bayang senja. Suara petasan bergema. Kembang api pun bermekar indah di langit. Suasana Hari Raya seketika mencapai puncaknya.
9.81.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48.3K kali sebagai puisi tema lebaran
Tampilkan Ulasan (281)
Baca
+Pustaka
Lulu annie
ini adalah novel china terjemahan , novel aslinya sudah tamat , ceritanya bagus , setiap tokoh di dalamnya punya keterkaitan satu sama lain , dan masing masing dari mereka di ceritakan perjalanan kisah cintanya ,bagus banget ,setiap ceritanya gak perduli tokoh manapun seru gak bosenin
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Kini, tinggal Christopher, wakil presiden dari Perkumpulan Puisi Ibu Kota, ahli kaligrafi dan lukisan Matt, serta para saksi, Senja dan Leia. Ketika giliran Leia tiba pada hitungan keseratus, ia terlihat tersandung. Ia melirik Senja dengan alis sedikit mengerut. Pada hitungan angka tiga, Leia kesulitan. Semua puisi yang berkaitan dengan angka tiga yang ia ingat sudah dibacakan. Setelah beberapa saat berpikir keras, ia dengan enggan melafalkan, "Sinar matahari menghangatkan musim semi ketiga, bunga-bunga bermekaran di hamparan merah sejauh ribuan mil." Setelah selesai, ia menghela napas lega.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai puisi tema lebaran
Baca
+Pustaka
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

"Puisi, karya sastra yang mengungkapkan perasaan, isi hati, dan juga pikiran. Juga bisa diambil dari sebuah pengalaman hidup. Puisi sebuah syair yang mengandung makna.” Para siswa memperhatikan Guru yang menjelaskan tentang puisi. Guru juga membacakan beberapa puisi, tentang perjuangan seorang jenderal dan juga puisi tentang romansa. Setelah menjelaskan tema pelajaran hari ini, Guru menutup bukunya. "Sekarang giliran kalian. Ambil kertas, dan kuas." Guru kembali ke mejanya. "Tulis satu puisi. Temanya tentang perjuangan.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai puisi tema lebaran
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

“Kau selalu bicara seolah-olah sedang bersiap menghadapi badai, padahal langit sedang cerah.” “Karena aku tahu badai berikutnya… sering datang saat kita paling lengah.” Malam itu, warga menyalakan obor di sepanjang jalan. Anak-anak berlarian membawa panji kecil bertuliskan “Kali Bening Otonom”. Lagu-lagu rakyat kembali terdengar di sudut pasar, dan banyak ibu-ibu mulai menyiapkan kue untuk syukuran.
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai puisi tema lebaran
Baca
+Pustaka
Bertemu di Perancis

Bertemu di Perancis

Puisi ini Ten wiersz jest Garis surya di dinding Żyłką słoneczną na ścianie Seperti semua fotografi musim semi Jak fotografia wszystkich wiosen Aku akan membawakanmu beberapa nyanyian hujan Kantyczki deszczu wam przyniosę Nada musik pudar di lonceng langit Wyblakłe nutki w nieba dzwon Seperti menghirup angin muda Jak młodym wiatrem oddychanie
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai puisi tema lebaran
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Tapi, ketika dibawa masuk kedalam toilet, sudah tidak terasa mulas lagi. Saya masih memilah-milah sajak mana yang akan saya bawakan nanti. Sajak tentang neng Afidah tidak mungkin saya bawakan, berarti harus memilih pilihan lain. Maka, siang itu saya memilih sajak yang bertemakan perjuangan seorang ibu. Nah, saya rasa tema itu sangat tepat dengan keadaan kami yang menjadi santri. Disana nanti, saya akan menceritakan bagaimana seorang ibu memperjuangkan dengan sepenuh hati makhluk yang bernama anaknya.
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai puisi tema lebaran
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai puisi tema lebaran
Baca
+Pustaka
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Kilau sinar di pagi hari Sambut jiwa yang penuh ambisi Memulai langkah mengarungi Masa depan yang cerah dinanti Kumulai dengan langkah pasti Menatap cahaya sang mentari Denyut nadi yang tak henti Menapak langkah teguhkan hati Tentang harapan tentang cita Walau jauh kan ku tempuh jua Setinggi bintang hias angkasa Ku akan tetap tuk menggapainya Sejuta langkah tuk meraihnya Seluas lautan keringatku Tak akan pernah pedulikan Ku akan raih semua impian Oleh: wawan setiawan * “Aku menyukai ekspresi yang tersurat. Ada kegigihan yang dituangkan dalam tiap katanya,” gumam Joya. “Ajaib, Indonesia memiliki banyak pujangga muda yang berbakat. Puisi itu adalah salah satu kesukaanku.” Virgo menuangkan kemb
1088.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai puisi tema lebaran
Baca
+Pustaka
Black Finger (Indonesia)

Black Finger (Indonesia)

Gerak tangan Isabel terhenti. Rin menerawang ke malam perpisahan anak tingkat tiga. Sebagai ketua panitia acara, puisi itu digunakan J-End sebagai kalimat pembuka dalam pidatonya. “Dia hanya bilang ‘Sebuah Puisi Tua dari Slavidion’, tanpa judul dan tanpa nama penyair.” 'Hitam dan Putih Dalam kilatan waktu Terpecah jauh' “Kamu bisa mengingatnya?” tanggap Isabel tak percaya. Padahal ia juga hadir dalam acara perpisahan itu.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai puisi tema lebaran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status