Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari (Puisi karya Swonos) Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai puisi tentang indonesia berduka
Baca
+Pustaka
Without You [Indonesia]

Without You [Indonesia]

Ia ingin Dinar mau bertemu dengannya, menemuinya, membahas sedikit apa yang memang sudah tidak seharusnya di bahas lagi, tapi setidaknya untuk terakhir kalinya, ia tinggal di Indonesia. Lingga menghela napasnya lagi. Ada rasa nyeri yang menjalar di hatinya. Terasa sesak, dan membuatnya tidak nyaman. Iapun memilih membuka jendela kamarnya, membiarkan angin yang tidak terlalu besar itu masuk, untuk bisa ia rasakan dan hirup dalam-dalam. Berharap bisa mengurangi apa yang menyakitkan dihatinya saat ini.
1033.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi tentang indonesia berduka
Baca
+Pustaka
Aku Padamu, Gus!

Aku Padamu, Gus!

Satu hari tanpanya membuat duaniaku terasa sepi. “Fia, kami turut berduka cita. Semoga kedua orang tuamu diampuni dosanya dan mendapatkan tempat yang layak di surga-Nya.” Anindya menyerahkan sebuah kardus bergambar air mineral yang ada manis-manisnya. “Aamiiin ya Allah. Makasih banget kalian sudah mau datang. Seharusnya kalian tidak perlu repot-repot seperti ini.”
1061.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi tentang indonesia berduka
Baca
+Pustaka
SUGAR MOMMY KESAYANGAN

SUGAR MOMMY KESAYANGAN

Dia membawa beban kesedihan yang lebih berat daripada tas kerjanya, membayangi setiap langkahnya menuju kehidupan yang kini terasa begitu sepi dan hampa. Dalam keheningan mobilnya, Indra memandang ke luar jendela mobil. Jalanan Jakarta yang biasanya menyambutnya dengan keheningan sibuk, kini terasa sepi seperti Padang gurun. Roda mobil berputar di aspal yang berderit, menciptakan melodi kesedihan yang tak terucapkan.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai puisi tentang indonesia berduka
Baca
+Pustaka
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

bisik Juliana, usai acara pemakaman. Zeta menghela nafas,"Sudahlah, kita sudah cukup gila untuk mengenang tempat itu. Jika kau masih depresi kehilangan orangtua, kau bisa menyusulku ke Paris. Lupakan Belanda, apalagi Indonesia. Juliana sayang, kau berhak untuk hidup tenang!" "Aku tak bakal tenang jika tidak mampu memenuhi pesan Papi."
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai puisi tentang indonesia berduka
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tidak Dirindukan

Istri Yang Tidak Dirindukan

Sensasi kepuasan yang ia dapatkan dari rintihan dan jeritan para korban mungkin membuatkan ketagihan. Karena itulah, pengeboman di kuburan tidak cocok dengan Diego Larue. Bom tidak cukup pribadi dan intim. Diego senang menyaksikan ekspresi kesakitan di wajah korban-korbannya. ‘Sekarang aku ke sana bersama paramedis,’ kata Jasper, kemudian terdengar gumaman suara lain di latar belakang, ‘tapi akan kutemui kau di konferensi pers.’
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai puisi tentang indonesia berduka
Baca
+Pustaka
Setelah Lima Tahun

Setelah Lima Tahun

Dan aku berhenti lama pada story yang ditulis Silvi. Ucapan berduka cita atas meninggalnya Ibu Nura, kira-kira di tulis dua jam yang lalu. Innalilahi w* Inna ilaihi roji'un. Aku lemas di pembaringan, ingat saat bertemu beliau tadi siang. Ingat tentang permintaannya dan ingat ketika beliau terlihat kecew*. Aku tidak mungkin menuruti rasa iba dengan rela berbagi suami. Next ....
9.91.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47.1K kali sebagai puisi tentang indonesia berduka
Tampilkan Ulasan (132)
Baca
+Pustaka
shasa
cerita mba Lis pertama yg aku baca. langsung jatuh cinta, biar udah dibaca berkali- kali gak pernah bosan. keren .... gak pernah ketinggalan dg cerita yg lain. semangat berkarya mba Lis Susanawati ...
Jesi Sanctuary
Bener-bener ciamikk ceritanyaa! Izin promosi kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai! Thank you so much, Kak! Sukses selaluu<3
Baca Semua Ulasan
Setelah Bapak Tiada

Setelah Bapak Tiada

Allahu akbar, sungguh melelahkan jasmani dan rohani. Pertengahan Januari, berita duka itu datang menghantam. Ibu jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit Padang. Aku tidak mendapatkan izin cuti, berbagai upaya aku lakukan. Bahkan jika harus resiko mengurangi nilai, aku tidak masalah. Saat itu rasanya depresi, tidak satu pun orang dapat membantuku agar bisa pulang ke Indonesia.
1037.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi tentang indonesia berduka
Baca
+Pustaka
Aunty Cantik untuk Daddy

Aunty Cantik untuk Daddy

Karena gunjingan menyakitkan sudah siap dipatri. Aku menghela napas dalam. Perihal kabar buruk yang tersebar dan menyeret namaku di dalamnya. Di Indonesia sana; jauh. Aku yakin, perempuan itu tengah tertawa dengan jumawa. Berpesta tentang betapa hancurnya aku hingga jurang terdalam yang menerbitkan bahagia. Aku yakin, perempuan itu tengah bersorak dan siap memberikan ucapan selamat.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai puisi tentang indonesia berduka
Baca
+Pustaka
ISTRI RAHASIA SANG MILYARDER

ISTRI RAHASIA SANG MILYARDER

“I love u.” Alex ingin sekali mengucapkan tiga kata itu, namun semua terkunci di tenggorokannya. “Tidak apa-apa, aku harap kamu tidak kecewa dengan batalnya kepergian kita ke Indonesia.” Alex kembali fokus pada pekerjaannya, ia berusaha untuk meredam semua debaran dalam dadanya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai puisi tentang indonesia berduka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status