Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Tapi kali ini berbeda. Ini adalah pengakuan. Resmi. Jelas. Berat. Ia menahan napas, membiarkan tiap kata Jais meresap masuk seperti embun ke tanah yang retak. “Waktu muda, Kakek bahkan lebih buruk dari Rafka dan Elvano,” lanjutnya dengan tawa getir. “Kecuali kemampuan mengukir dan menilai barang antik yang dipaksakan oleh ayah Kakek dengan rotan, tak ada yang bisa Kakek banggakan.”
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 465 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Jodoh di Tangan Kakek

Jodoh di Tangan Kakek

“Nak, sesaat setelah kamu lahir, kakekmu senang sekali karena akhirnya memiliki cucu perempuan. Kakek lalu membuat rekening tabungan khusus untuk kamu, yang beliau isi setiap hari. Kata kakek, tabungan ini hanya boleh diberikan padamu kalau kamu sudah menikah. Ini untuk bekal kamu, meskipun mungkin tidak berguna untuk saat ini.” “Hanya saja beliau wafat saat kamu masih kecil, sesaat sebelum wafat kakek minta Papa untuk melanjutkannya demi kamu. Lalu Papa mengisinya setiap hari selama ini. Hari ini Papa rasa waktunya pas untuk menyampaikan amanah yang kakek tinggalkan untukmu,” ucap Papa.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
SEPEDA TUA WARISAN KAKEK

SEPEDA TUA WARISAN KAKEK

ketusku geram. "Suci! Jaga omonganmu, Nak! Sudah Ayah katakan berulang kali jika Ayah ingin berbakti untuk terakhir kalinya, umur kita tidak akan tahu sampai kapan. Setidaknya Ayah bisa merasakan betapa bahagianya hati ini bisa bersentuhan fisik dengan lelaki yang pernah menjadi kebanggaan Ayah waktu kecil." Ada kesedihan di mata hitam Ayah. Aku? Jelas luluh dan tak bisa berkutik ketika orang yang aku sayang mengucapkan kalimat demikian. "Bagaimana Lek Kandar? Apakah dia tahu?" tanyaku tanpa menjawab atau menanggapi ucapan Ayah barusan.
1036.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 877 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Istri pertama yang tersingkirkan

Istri pertama yang tersingkirkan

kata Arjuna membuat sang kakek tak bisa menahan tawa. "Mana mungkin, Juna, kita sudah sama - sama tua, mungkin dia juga sudah punya cucu sama seperti aku! Kami sudah tidak memikirkan diri kami sendiri, Juna, tapi kami harus memikirkan keturunan kami," jawab sang kakek dengan begitu serius. "Orang tua harus membuang egonya, demi anak dan cucunya," lanjutnya. "Apa villa ini kakek bangun sebagai kenangan jika cinta pertama kakek tumbuh di desa ini?" tanya Arjuna, entah mengapa dia masih penasaran dengan kisah cinta kakeknya.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Jadi, apakah dia bisa membaca isi hati dan otak seseorang? “Kakek tidak punya rumah. Kehidupan kakek, yah, setiap hari keliling desa manusia-manusia. Bersyukurlah kalian yang masih punya rumah.” Kata dia sambil membuang batu kecil menuju air-air sungai. “Mbah, apakah simbah tahu kemana kambing mbah Kyai?” tanya saya memberanikan diri. “Ha? Kambing? Tidak tahu. Mungkin dalam hutan.” Kalau itu saya juga tahu, mbah.
8.99.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Jodoh Wasiat Kakek

Jodoh Wasiat Kakek

" Arya sungguh tak menduganya. "Lingkungan Panti Asuhan yang dikelola oleh nenekku itu memang sangat meresahkan menurutku. Kalian boleh percaya atau tidak, kalau sosok kakek atau ayah dari papaku dan Mita pun sebenarnya masih berupa tanda tanya. Banyak yang bilang kalau nenek sebenarnya adalah wanita simpanan salah seorang donatur panti.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
KAKEK TUA itu SUAMIKU

KAKEK TUA itu SUAMIKU

KAKEK TUA itu SUAMIKU Bab 29 "Bang Bambang, Kak Bambang, Mas Bambang, Akang Bambang, Brother Bambang, Uda Bambang atau kalau mau keren Hyung Bambang—" Kubekap mulut Riska yang terus-menerus nyerocos! "Halah biyung, ini bocah brisik banget! Tau gitu tinggal aja di pom bensin. Udah Va, kamu siap-siap sekarang," seloroh Ibu.
9.719.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 609 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Desa Tanpa Suara

Desa Tanpa Suara

“Jangan dekat-dekat, Nak.” Raka menoleh. Seorang kakek berdiri tak jauh, bertopang pada tongkat kayu. Pakaiannya lusuh, wajahnya dipenuhi keriput. Tapi matanya tajam, menusuk. “Kenapa?” tanya Raka, mencoba terdengar santai. Kakek itu melangkah mendekat perlahan. “Sumur itu… sudah menelan banyak suara. Sekali kau mendengarnya, kau tak akan bisa melupakannya.”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Kau Khianati Aku, Kunikahi Ayahmu

Kau Khianati Aku, Kunikahi Ayahmu

Tatapannya kosong, tapi sakit yang mengeram di dalamnya nyata. “Keluarga ayahmu … mereka semua jahat,” bisiknya, penuh luka. “Mereka telah membunuh nenekmu. Mereka sudah menghancurkan hidup bunda, Nak.” Suara tangisnya pecah, bukan tangis bahagia atas kehamilan, melainkan tangisan perang. Tangis seorang wanita yang terlalu lama tersudut, dan kini akhirnya menggenggam senjata.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Perjanjian Panas Dengan Sang CEO

Perjanjian Panas Dengan Sang CEO

Ia kini sudah dewasa dan tidak ada alasan baginya untuk menangis karena seseorang yang tidak pantas mendapatkannya. “Aku selalu teringat bagaimana Kakek dulu mengelus rambutku seperti itu? Tahukah Kakek kalau aku menyukainya? Itu membangkitkan kehangatan di hatiku. Itu membuatku menyadari bahwa meskipun orang tuaku sendiri meninggalkanku, aku masih bisa menerima kasih sayang seorang ayah dari Kakek. Kakek tidak tahu berapa banyak malam yang kuhabiskan hanya tersenyum karena cara Kakek membuatku merasa dengan gerakan sederhana itu.” Ungkap Galen, mengeluarkan isi hatinya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status