Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KUNJUNGAN MENANTU

KUNJUNGAN MENANTU

Dan ada sedikit celah juga untuk melihatnya, tidak tahu apakah lupa untuk menutupnya, atau dengan sengaja membukanya sedikit, untuk membuat pihak lain merasa sedikit aman. Ketika aku melihat tidak ada orang di sekitar, dengan segera diam diam melihat sekilas kedalam dengan kaca transparan di pintu, aku menemukan bahwa di dalam kamar itu hanya ada dua orang, Claudia dan pria gemuk. Pria gemuk ini berumur sekitar 40 an, wajahnya yang penuh dengan lemak, matanya yang sipit membentuk sebuah garis, dan melihat ke arah Claudia dan itu seharusnya yang bernama Bang Debu. Aku tidak berani melihat terlalu lama, dengan segera menarik kembali kepalaku dan menempelkan telingaku ke pintu, dan dengan seri
8.56.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai pundak kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

ucap lelaki berambut cepak itu. Aku tertegun dan bergeming. Sedangkan mulutku terkatup rapat. Yang terdengar hanya detak jantungku. Kurasa mas Adry juga dapat mendengarnya. "Kalo Adek menyetujui pinangan mas, Adek hanya perlu mengangguk!"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai pundak kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Pangeran Terkutuk

Pangeran Terkutuk

Jordan sontak mencibir, "Dasar pria tua! Kau suka perempuan juga ternyata." Sementara itu, di bawah kericuhan bagai ombak tsunami pinggir pantai mendadak tenang tatkala siluet tubuh sang duke mulai terlihat dari kejauhan. Seluruh bibir seperti diputuskan untuk terkunci supaya bisa memusatkan pandangan pada si pemimpin, aura kebijaksanaan Edmund memang sungguh luar biasa sehingga orang-orang begitu segan kepadanya.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai pundak kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Pesona Ustaz Gundul

Pesona Ustaz Gundul

Melihat-lihat apa saja yang dilewatinya saat mereka berjalan. Saat pandangan Gina terpaku pada lorong yang lain, hatinya sontak terkejut. Ia mendapati seseorang berambut ikal membawa tumpukan nampan. Mungkin bekas makan para santri cowok. Ia berniat untuk membantu lelaki itu karena terlihat kerepotan. Namun, saat sorot lampu menerangi wajah sang lelaki. Kaki Gina mendadak mundur. Itu Pak Kardi.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai pundak kanan kedutan
Baca
+Pustaka
MENANTU SETENGAH DEWA

MENANTU SETENGAH DEWA

ujar Hakya berpesan kepada Kanaya sebelum dia benar-benar turun. “Jangan lupa ramuannya diminum, karena ini adalah salah satu upaya kita untuk memperbaiki keadaan alam. Dan juga ini adalah bunga kuning gading yang hanya tumbuh di kaki bukit tunggal. Kamu bisa juga minum obat ini setiap pagi. Aku mendapatkan resep ini dari seorang nenek, dan katanya itu bagus untuk menyuburkan kandungan,” jelas Hakya dan meninggalkan Kanaya yang mengantarkannya ke gerbang. “Hati-hati, dan cepat kembali,” jawab Kanaya yang merasa sedih karena akan kembali seorang diri.
9.888.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai pundak kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Kutukan Di Kediaman Rahendra

Kutukan Di Kediaman Rahendra

Namun, ternyata hody yang ia kenakan tersangkut pada paku kecil dibawah meja untuk menyimpan plastik jajanan biasa Lea gunakan ketika Ia sedang belajar. “Ya ampun Lea, lu ngapain naro paku di situ. Bikin kaget aja,” ujar Raya sambil melepas benang hody yang tersangkut di paku itu. Raya juga melepas hody itu dan menggantungkannya di tempat gantungan baju yang terdapat di pintu ke kamar mandi. "Mau mandi sih, gerah banget, tapi …."
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai pundak kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

"Bodohnya aku. Angin Pesut bukan sejenis kutu busuk, kutu keledai atau sebangsa kecoak kecil yang bisa menyembunyikan diri di setiap celah. Dia manusia yang memiliki tubuh luar biasa besar. Bobotnya saja delapan ratus kati. Mustahil dia bisa menyembunyikan tubuh sebesar itu dengan menyelinap di setiap celah. Kuakui dia mempunyai ilmu aneh yang bisa menjadikan tubuhnya membesar dan mengecil. Namun merubah diri hingga menjadi sebesar kutu tak bakal dia bisa lakukan! Apa yang telah terjadi dengannya?" Sang dara terdiam, kembali berpikir namun justru menimbulkan kebimbangan di lubuk hatinya. Selagi dilanda keraguan. Tiba-tiba saja diluar cekungan tebing Bukit Batu Kutuk terdengar suara menderu k
98.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai pundak kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Candu Dekapan Kakak Ipar

Candu Dekapan Kakak Ipar

Radja bersandar sejenak di balik pintu, menghembuskan napas panjang seolah menahan sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar lelah. Tanpa membuang waktu, ia merogoh saku celana, mengeluarkan ponselnya. Layar menyala. Jarinya langsung membuka satu folder yang ia kunci dengan password khusus. Di sana, sebuah file P*F dengan nama sederhana namun berat—“Hasil_DNA.p*f.”
9.82.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46.8K kali sebagai pundak kanan kedutan
Tampilkan Ulasan (133)
Baca
+Pustaka
Klan Qing
Izin promo ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit dan memiliki 3 Guru. Yang mana ketiga Gurunya adalah 3 Dewa Kuno dari Alam Atas juga.
Mrs.B
thor, izin bantu promosiin novel teman. Judul: DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU Premisnya: Seorang istri yang terjebak di antara cinta suami dan sahabat suaminya. Dia harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

tutur Candrani penuh perhatian. "Bungkusan yang berwarna biru berisi buah-buahan kering dan kurma gurun untuk menjaga stamina. Sedangkan bungkusan yang satu lagi, berisi kue panggang isi telur dan abon ikan. Nanti, aku juga akan mengirimkan madu hutan terbaik ke Ksatriyan." Mau tak mau, Rudra menerima kedua bungkusan itu. Namun, ia terkejut saat Candrani tiba-tiba melangkah maju satu tapak untuk mempersempit jarak di antara mereka.
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 553 kali sebagai pundak kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status