Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BERTEMU RINDU

BERTEMU RINDU

Suara yang terdengar seperti berbisik mampu menembus gendang telingaku, aku menarik napas dalam-dalam mencoba menetralisir perasaanku yang mendadak kesal karena mendengar pembicaraan yang tidak seharusnya aku dengar di ruangan khusus membaca, alias perpustakaan. “Tapi dengar-dengar Andra itu susah dapat pacar loh, kemarin ada adik kelas yang dia tolak,” “Serius, siapa ?” “Ayla, namanya Ayla, tapi anehnya dia nempel terus sama Andra dan genk nya itu.” “Bahasa loe gak enak di dengar, genk-genk, genk apa.” Bruuk
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai rara mendut
Baca
+Pustaka
JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

"Jangan bermimpi kamu akan mendapatkannya. Tidak segampang itu, Ferguso! Kolor Kuntilanak hanya bisa didapatkan dengan cinta. Apa kamu memilikinya? Adakah cinta di hatimu, Wahai Lelaki Dari Kalangan Manusia?" Lilitan rambut di kepalaku mendadak lenyap. Sebagai gantinya, aku dibuat histeris dengan penampakan wajah Rara. Kulit mukanya melepuh seperti disiram air panas. Biji matanya semerah darah. Mulutnya robek dan meneteskan cairan berbau busuk.
9.93.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai rara mendut
Baca
+Pustaka
Mendadak Digerebek

Mendadak Digerebek

Starla menyanyi dan menirukan lagu dangdut yang cukup terkenal, tetapi sayang Raja tidak mengetahuinya sama sekali. Akhirnya Raja meminta pelayanan membungkus makanannya. Dia tidak mau dipaksa Starla makan makanan di pinggir jalan. Semalam dia bahkan diare hanya karena makan sesuap lele goreng. Dia harus tetap sehat sampai Starla benar-benar mau hidup bersamanya dan meninggalkan suaminya.
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 573 kali sebagai rara mendut
Baca
+Pustaka
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

TIARA Enak saja ngajak tidur setelah apa yang dilakukannya. Dikira aku batu yang gak punya perasaan. Untung sedang datang bulan, jadi alasan nolaknya gampang banget. "Dinda, aku rindu padamu!" Aku pengen muntah mendengar rayuan murahannya. Jangan harap bisa luluh dengan gombalan memuakkan. Hmm, tapi aku gak boleh kasar menanggapi rayuan ini. Kudu pura-pura luluh, tapi pelan-pelan biar gak aneh dilihatnya.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 423 kali sebagai rara mendut
Baca
+Pustaka
Akhir Yang Bahagia

Akhir Yang Bahagia

Sandra mendorong kecil Rara agar tidak bersembunyi di balik punggungnya. “Hai, Gue Rara Adena,” Rara menunduk sembilan puluh derajat. “Gue Kaira,” ucap seorang gadis yang memiliki lesung pipi. Seorang gadis yang mengunyah permen karet mendekati Rara dan memberikan permen karet miliknya, “Gue Putri.” “Terima aja. Itu tanda kalian temenan,” kata seorang lelaki yang asik memainkan game di ponselnya.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai rara mendut
Baca
+Pustaka
Mendadak Sah

Mendadak Sah

Andai saja diperbolehkan, ia akan mengusir mereka keluar dari sini. "Belum memutuskan atau memang gak subur, Iya kan, Jeng," sambung Tante desy, adik ipar dari mama Resti. "Paling juga dia gak subur. Mending dulu tuh Chandra nikahnya sama anak saya aja. Lulusan s2 lagi, udah gitu cantik." Runa masih terus tersenyum menanggapi ucapan yang semakin menjadi dari teman-teman sang mertua. Mereka bahkan mengatakan itu tepat dihadapannya.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai rara mendut
Baca
+Pustaka
Buruk Rupa

Buruk Rupa

tanya Allen. "Nggak kok." jawab Argan singkat dan padat tapi bermanfaat. "Ha? Kenapa? Maksudku, apa alasanmu sehingga kau tidak takut dengan wajahku ini?" tanya Allen. "Yah karena, kau adalah orang yang sangat baik Len. Lagian, sebenarnya wajah lo cantik kok. Cuman, wajah cantik lo ditutupin dengan kulit hitam lo. Entahlah, tapi gua merasa lo adalah orang yang paling cantik dibalik wajah lo kayak gitu." jawab Argan memberitau.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai rara mendut
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Wisata naik lanting atau bamboo rafting memang menjadi wisata andalan selain pemandian air hangat di Tanuhi dan air terjun Haratai. "Devi gak bisa berenang, Bu," tolakku. "Nanti dipakein pelampung juga kok mbak Devi, safety kok. Ikut ya!" bujuk Dara. "Si Adry mana?" tanya Ayah. "Mas Adry tadi lari pagi, Yah. Tau kemana gak balik-balik." "Bener nih gak mau ikut?" Lagi-lagi ibu mertua membujukku naik bamboo rafting.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai rara mendut
Baca
+Pustaka
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Tanya Dharitri "Benar. Tapi Panuran itu menghilang setelah bertemu panglima Jentra." Kata Raras hayu. "Hhhmmm.....benar-benar aneh."Dharitri mencoba berpikir dan mengulik apa yang disampaikan Raras Hayu.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai rara mendut
Baca
+Pustaka
Setelah Engkau Mendua

Setelah Engkau Mendua

Mobil siapa, ya? "Ayo Mbak, masuk." Memasuki rumah, aku melihat mama duduk berbicara di ruang tamu. Ada Mbak Ara kakak ipar dan seorang wanita cantik. "Eh Nisa udah sampai, sini duduk Nis. Kenalkan ini namanya Nirmala Ayu. Mantan pacarnya Bima dulu." Deg.
9.167.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai rara mendut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status