Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pak Ceo, Aku Ingin Anak

Pak Ceo, Aku Ingin Anak

​Langit Maladewa mulai memudar dari warna jingga menjadi nila pekat, memberikan ruang bagi ribuan bintang untuk mulai menampakkan diri. Sebelum malam benar-benar menjatuhkan tirainya, Darian menuntun Amara menuju dek kayu luar tempat sebuah meja kecil telah ditata dengan lilin-lilin aromaterapi yang menari ditiup angin laut. Makan malam hari ini terasa jauh lebih santai namun sarat akan emosi; mereka hanya menikmati lobster thermidor dan segelas anggur putih sambil saling bertukar cerita tentang rencana mereka sekembalinya ke Solterra.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai sajak malam
Baca
+Pustaka
Hasrat Tuan Pengacara

Hasrat Tuan Pengacara

Oleh sebab itu, Rama percaya bahwa tidak ada yang namanya kejahatan sempurna. ** Tengah malam sudah menjelang. Saat ini tengah bulan mati sehingga langit tanpa bulan. Laila keluar dari gedung tak berpenghuni, yang sejatinya adalah sebuah sarang klub malam dengan tarif fantastis dan wanita wanita penghibur berbadan sekel. Di wilayah Jakarta, tempat tempat hiburan malam selalu diselubungi dengan kesunyian.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai sajak malam
Baca
+Pustaka
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

Zaki: (bisik ke Tiara) “Anggi kenapa?” Tiara: “Aku juga gak ngerti. Tapi dari kemarin dia kayak bukan dirinya.” Raka: “Mulai sekarang kita tidur bareng-bareng. Gak ada yang tidur sendirian.” Zaki: (senyum kecut) “Akhirnya... bonding ala rumah berhantu.” --- Tengah malam – jam 2 lewat 30 Lampu lorong kedap-kedip.
10846 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai sajak malam
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Putra Mafia Terkuat

Balas Dendam Putra Mafia Terkuat

Malam hari yang gelap tanpa adanya cahaya bintang dan rembulan yang menyinari, Raga dan Jaka terlihat sedang duduk di atas sofa bekas yang berada di depan rumahnya Raga. Mereka duduk bersantai sambil bermain gitar, di hadapan mereka ada api unggun kecil untuk menghangatkan tubuh mereka dari dinginnya angin malam. Jaka berhenti bermain gitar, Raga pun berhenti bernyanyi.
10539 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai sajak malam
Baca
+Pustaka
Re-Wedding (Indonesia)

Re-Wedding (Indonesia)

Rani seperti sedang dibawa terbang ke awan lalu dijatuhkan begitu saja. Pandai sekali pria itu memainkan perasaannya. Rasa-rasanya ia tidak melakukan kesalahan dan membuat Saka malu kemarin malam, lantas kenapa pria itu tidak ingin makan malam bersamanya lagi malam ini? Apakah sesibuk itu? Dipikir-pikir Saka juga pulang sangat cepat dari yang biasanya kemarin. Apakah karena itu ia menjadi sangat sibuk sekarang?
9.216.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai sajak malam
Baca
+Pustaka
HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

Malam pertama, tidak ada apa-apa. Malam kedua, juga tidak. Orang-orang Sukajaya mulai tertawa. “Lihat?” kata seseorang. “Tidak ada meja. Tidak ada korban.” Jaka tidak ikut tertawa. Karena keheningan itu terlalu bersih. Malam ketiga, seorang perempuan bernama Laras bermimpi. Dalam mimpinya, ia duduk sendirian di sebuah ruangan kosong. Tidak ada meja. Tidak ada kursi. Hanya lantai yang dingin.
647 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai sajak malam
Baca
+Pustaka
Membuat Suatu Perubahan disuatu malam

Membuat Suatu Perubahan disuatu malam

Kata Li Xia dengan tidak puas, lalu menatap Qin Lang dengan senyuman, "Ayo,mari kita berdua makan bersama pada malam hari ini, aku mentraktirmu! Xian Ya Ju di luar kampus, kamu bisa makan sesuka hatimu!" "Oh..." Ketika Li Xia berkata demikian.Qin Lang mulai teringat, bahwa dirinya sendiri pernah bilang untuk mentraktir Li Xia makan, tetapi dia masih belum sempat dalam beberapa hari ini. "Kali ini aku yang mentraktirmu, mari kita pergi ke hotel Sofitel Galaxy untuk makan!" "Qin Lang, Tidak masalah jika kamu membual karena kamu baru saja putus cinta, tetapi hari ini
7.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai sajak malam
Baca
+Pustaka
DICERAI SETELAH MALAM PERTAMA

DICERAI SETELAH MALAM PERTAMA

Kurebahkan tubuhku yang mulai lemas di kursi belakang mobil dan aku ketiduran di sana. Hari sudah gelap ketika aku membuka mata. Suasana jalanan begitu sepi. Tidak ada satu pun yang lewat. Kurasa ini sudah tengah malam. Aku tidak mempunyai pilihan lain. Aku mencari benda keras di mobil, tetapi tidak menemukan apa pun. Terpaksa, kupecahkan kaca mobil Sinta dengan tanganku sendiri.
10.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai sajak malam
Baca
+Pustaka
Setelah Malam Pertama

Setelah Malam Pertama

“Yowe, kalau bosan, main aja ke rumah.” “Gampang, aku lagi pengen jalan-jalan sore, jajan lah. Masa di kamar terus,” jawab Zhia lagi. Malam ini, Zhia ingin menghabiskan waktu dengan mengunjungi salah satu tempat di Surabaya. Dengan besaran gaji UMK, rasanya Zhia harus menurunkan standar tempat nongkrongnya. “Tidak apa ke pasar rakyat, itu tidak dosa, Zhia! Daripada nungguin sate gak datang-datang.” Berbekal alamat yang diberikan oleh Tyas, Zhia mengunjungi pasar malam yang terletak di lapangan Kodam Brawijaya dengan menggunakan ojek online. Lapangan yang cukup luas dan ramai pengunjung itu membuat Zhia takjub.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai sajak malam
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Diajheng WD
kuaat zhiaa...kuaat yaaaa mending untuk sementara waktu kamu emang kudu cari bantuan orang yg bisa dipercaya dulu. untuk mengawasi perusahaanmu. memantau kalinaja masih bisa terselamatkan perusahaan abimu
Paulina Nurhadiati Petrus
wah angga baik bangetnya malah dia yg kelabakan liat zhia udah ganti baju padahal kan gak ngapain2 wkwkwk. tapi memang sudah sepatutnya zhia kamu pulang karena di samping ayah kamu sakit dia juga perlu bantuan kamu
Baca Semua Ulasan
Jerat Cinta Satu Malam

Jerat Cinta Satu Malam

Kedua mata Anna melotot lebar dengan kata-kata frontal tak senonoh itu begitu mudahnya tercelos dari mulut seorang Arthur. Telapak tangan Anna dengan cepat membungkam bibir sang suami. Anna menggeleng-gelengkan kepalanya meminta sang suami untuk tidak lagi mengatakannya. "Jangan bicara hal itu, kan itu sudah berlalu di malam pertama kita." Anna mengalihkan. "Bukannya sepasang suami istri sering melakukan hal itu dan tak hanya di malam pertama. Bahkan bisa malam kedua, ketiga, keempat, atau malam ke berapapun."
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai sajak malam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status