ANAK TUKANG CUCI PIRING
Kedatangan kami disambut keluarga di sana dengan ramah, bahkan ada dari mereka yang mengenaliku walau aku tak mengenalinya.
Tak banyak bicara, aku segera mengerjakan tugas sebagaimana biasanya. Mulai merias wajah si pengantin wanita dengan khusyuk, sementara Abel menggambar henna berbentuk indah berwarna putih di tangan gadis ini.
Suasana tidak canggung karena calon mempelai wanita sangat ramah, tapi dia juga tidak rewel, pasrah saja saat kudandani wajah manisnya.