Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ibu Susu untuk Bayi Kakakku

Ibu Susu untuk Bayi Kakakku

tanya Sarah ketika melihat Baskara yang menyicip kopinya dari kejauhan. "Manis, enak banget sayang. " "Syukurlah kalau suka. Itu kopi susu, tapi susunya aku ganti jadi ASI. Enak kan? " ucap Sarah dengan twa kecilnya dan kedipan maga genitnya.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as sastra kopi
Read
+Library
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

Namun, malu dan takut menghantuinya terus. “Duh, padahal Bibi teh bawain kopi, nih!” Khaira menatap nanar cairan kental dalam cup berukuran large yang disodorkan Bi Ocih. Dari warnanya yang tidak terlalu pekat, Khaira mengenalinya sebagai moccacino latte. Salah satu varian kopi yang paling banyak digemari di kedainya setelah cappucinno dan caffe latte.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 464 Times as sastra kopi
Show Reviews (85)
Read
+Library
Eneng Susanti
Hai, saya ucapkan terima kasih kepada siapa saja yang sudah berkenan mampir ke laman ini. semoga berkenan membaca dan mereview cerita Khair dan Khaira. Jika suka, semoga berkenan untuk vote dan merekomendasikan cerita ini kepada yang lainnya. sekali lagi, terima kasih ...
Gideon Budiyanto
Romance religi yang dituliskan dengan sangat apik. Pesannya juga dalem banget. Mantap. Kisah Khair dan Khaira mampu untuk menjadi sebuah novel religi yang sangat berkualitas. Maju terusss. Udah di masukin ke daftar pustaka biar bisa selalu ngikutin kisahnya...
Read All Reviews
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Dan ketika kembali Dia membawa setoples Kue kering. "Beli...,Jadi Repot.Hha...hha...hha..." "Sebentar Satya…,Embokmu masih bikin susu buat Arnawa dan Asthra...,Kopimu masih dalam proses.hha...hha...hha..."kata Wayan Wira kembali Tertawa diikuti oleh Satya. Lalu Kadek Gita keluar membawa dua cangkir kopi hangat dengan menggunakan nampan. Dan kedua cangkir berisi Kopi itu diletakkan meja. diantara tempat duduk Sang Suami dan Adik sepupunya.
7.4K viewsOngoingAdded to Library 296 Times as sastra kopi
Read
+Library
Istri Cacatku, Kembalilah!

Istri Cacatku, Kembalilah!

Dia pun menatap ke arah samping, dimana Asriel yang datang dengan satu cup kopi panas di tangannya. “Asriel … kamu disini juga.” pekik Sophia kaget. “Silahkan duduk.” ucap Sophia kembali mempersilahkan. “Ya, aku sering membeli kopi disini. Waktu aku masuk, aku melihat kamu sedang melamun. Lagi mikirin apa?” Asriel mengambil posisi duduknya di depan Sophia. Di atas meja ini hanya ada satu potong kue lapis cream dan juga secangkir coklat hangat kesukaan Sophia.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 175 Times as sastra kopi
Read
+Library
Dekapan Hangat Tiga Pria

Dekapan Hangat Tiga Pria

ucap Soraya pada Sasqia. “Iya, Ma.” Sasqia kemudian mengambil cangkir lain. “Aku mau bikin buat Mas Kael dulu.” Ia mulai menyeduh kopi sesuai selera suaminya. Takaran gula yang sedikit, tanpa krimer. Shiren yang berdiri tak jauh darinya memperhatikan. “Biar aku aja yang antar.” Sasqia menggeleng pelan. “Gak usah, Kak. Biar aku.”
1052.1K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as sastra kopi
Read
+Library
Asisten Kesayangan CEO Angkuh

Asisten Kesayangan CEO Angkuh

Bibirnya sudah tidak sabar untuk menyesap isi cangkir yang berada tepat di depannya, tapi sayang, Raka justru mengulur waktu dengan menginterogasi Rara dengan pertanyaan seputar kopi yang dibuatkan untuknya. "Kopi hitam, Pak." "Mengapa aromanya aneh?" "Saya tidak menambahkan gula, Pak." "Mengapa tidak kamu beri gula?" "Saya mengganti gula dengan Stevia, Pak. Stevia berkhasiat untuk mengurangi kemungkinan perut kembung atau bergas saat mengkonsumsi kopi, dan saya beri sedikit kayu manis di dalamnya. " Raka berdecih. 'Seperti seorang barista saja.'
12.9K viewsCompletedAdded to Library 283 Times as sastra kopi
Read
+Library
Lost You in the Melody

Lost You in the Melody

tanya Keira sambil memajukan dagunya dan sedikit mengangkat alisnya dengan muka yang datar. “Kau sendiri, kenapa menangis seperti itu?” tanya Sean sambil melakukan hal yang sama seperti Keira barusan. Keira hanya memutar bola matanya lalu memperhatikan sekeliling, ia memperhatikan seluruh isi ruko ini. Ia melihat sebuah meja seperti bar untuk tempat memesan dan membayar minuman yang ada di depan sana. Juga terdapat beberapa kulkas minuman yang berisi banyak sekali jenis minuman. Keira sempat tertarik dengan satu kulkas khusus yang berisi beragam jenis susu sapi, dan yang paling membuatnya tak percaya adalah di sana ada susu pisang kesukaan Keira yang sekarang ini sudah jarang bisa ia temukan
2.9K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as sastra kopi
Read
+Library
Pelayan Kesayangan CEO Arogan

Pelayan Kesayangan CEO Arogan

Javendra kembali menatap Sasa sekilas, memberikan kode yang hanya dipahami oleh mereka berdua, sebelum akhirnya berbalik pergi. Menjelang siang, Sasa membawakan nampan berisi kopi hangat ke ruang kerja Javendra. Pintu kayu ek yang tebal itu dia ketuk sebelum melangkah masuk. Javendra sedang fokus menatap layar laptopnya di balik meja besar. Sasa berjalan mendekat, meletakkan cangkir kopi itu di sisi meja dengan hati-hati. "Kopi Anda, Tuan."
10115.6K viewsOngoingAdded to Library 2.7K Times as sastra kopi
Show Reviews (47)
Read
+Library
Apple Cherry
ini babnya emang banyak ya, tapi bukan yang bertele-tele, setiap babnya punya tujuan yang jelas, dan saling terkait, bukan mengulang2 atau muter-muter konfliknya. feel free untuk komentar berupa kritik ataupun saran membangun selagi dengan cara yang baik ya nggak frontal. semoga semuanya terhibur ^^
JAMILAH HAFIZ
Aku ngerasa tenang bangat baca novel ni ga stres, santai2 aja,aku baca novel mau tenang2 setelah lelah kerja,kalau baca yg stres2 bikin fikiran ga tenang.. aku udah Berenti baca novel2 lain yang kebanyakkannya menstreskan fikiranku......aku suuukaaa bangat baca novel ni, update banyak2 lagi ya babnya
Read All Reviews
Duka Cita

Duka Cita

“Cita …” “Ya, Mas?” “Aku kangen.” Arya meletakkan rotinya di piring, lalu mengacak-acak rambutnya. “Pak Pras itu bikin stres!” “Pak Pras atau papaku yang bikin stres?” Cita ingin tertawa, tetapi sungguh tidak tega ketika melihat wajah Arya. Dua bulan belakangan ini, Arya diminta untuk ikut bergabung dalam perusahaan yang diprakarsai oleh Harry dan Pras. Perusahaan yang diberi nama Sagara Citra itu, bahkan sudah lebih dulu berkembang pesat dari pada milik Arya di Surabaya. Karena itulah, Arya terkadang merasa tertekan karena melihat perusahaan yang baru dibangun Harry, bisa langsung berkembang demikian cepat daripada miliknya.
9.838.3K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as sastra kopi
Read
+Library
Kopi Panas Untuk Si Jalang

Kopi Panas Untuk Si Jalang

“Iya, Nona.” “Bisakah aku memesan kopi kental, namun tak manis ataupun tak pahit.” “Dan …”Nona itu memerhatikan Latisya dari ujung kepala sampai kaki. Tatapannya tidak begitu sinis, tapi cukup ramah. Lalu melanjutkan ucapannya terhadap Latisya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as sastra kopi
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status