Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

“Saya Zahra.” “Indra.” “Mas Indra ngantor di dekat sini?” “Oh nggak, saya cuma suka saja makanan disini karena otentik masakannya. Buat mengobati rindu pada kampung halaman di Sumatera sana.”
1017.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai saya no uta
Baca
+Pustaka
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Bagaimana bisa temannya ini yang jelas jelas duduk berdekatan tidak mendengarkan siswa itu berkenalan sama sekali. “Kurasa tadi telingaku sedang berlibur ke Paris” jawab Raina sembari memakan nasi gorengnya yang mulai dingin. “Ke Paris hanya beberapa detik saja? Ayolah dapat apa disana kalau hanya sekilas saja” kata Clara. Raina hanya menggeleng gelengkan kepalanya lalu tertawa kecil. “Siswa itu bernama Raynal Anggara, panggilannya Raynal” kata Clara.
18.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 624 kali sebagai saya no uta
Baca
+Pustaka
Cahaya Mutiara

Cahaya Mutiara

Yaudah sini cepetan! Liya [Tunggu, gue otw.] Rara [Kalo lo lama datangnya, gue abisin semuanya dan gak mau gue sisain.] Liya [Sok ngancem gue lo ya!] Rara [Read.] Rara tertawa girang menatap percakapannya dengan Liya yang berada di ponselnya. Enak ya, Rara gak perlu melakukan banyak hal hanya untuk bisa tertawa, terhubung dengan Liya saja bisa menambah imun bagi Rara.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai saya no uta
Baca
+Pustaka
SUAMIKU BERUBAH KARENA WANITA LAIN

SUAMIKU BERUBAH KARENA WANITA LAIN

Tidak mungkin Sano memiliki banyak utang pada seseorang karena dia paling anti dengan itu kecuali jika sejak mendua dengan Dita sudah memutus urat malunya. "Satu juta doang, Mas? Emang gaji kamu berapa sampai nyisahin sejuta buat aku? Ini nafkah apa bayar utang doang, hah?" pekik Ulfa menggelengkan kepala pertanda tidak percaya.
1036.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai saya no uta
Baca
+Pustaka
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

"Pasien atas nama Ichwan Noor, usia 45 tahun, pekerjaan PNS, alamat Pulau Tanakeke. Keluarga yang bertanda tangan atas nama Bulan Berlian Makkatutu." Aku langsung terbatuk, mendengar nama bapaknya di belakang nama Bulan Berlian disebut, dugaanku tiba-tiba membulat yakin, kalau dia, wanita yang sudah bertahun-tahun kucari. Hanya dia yang memiliki nama Bulan Berlian Makkatutu. Ya, hanya dia saja. Irama jantungku tiba-tiba berubah menjadi tak normal, lebih ramai dari biasanya. Rasa aneh yang sampai hari ini sulit dijabarkan dan tak pernah luntur walau tahun sudah berganti.
1010.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai saya no uta
Baca
+Pustaka
KARMA SEORANG PEBINOR

KARMA SEORANG PEBINOR

cecarku yang langsung mendapat jawaban tertawa dari seberang "[Seperti yang sedang kamu dengarkan kalau saat ini Uti sedang baik-baik saja. Uti juga enggak sakit justru saat ini sedang senang, karena apa? Karena Uti sudah mendapatkan nomor hp-nya Vera, putranya Pak Usman. Jadi tugas kamu sekarang segera hubungi Vera, jangan sampai kamu menyesal karena keduluan oleh orang lain]" Jawab Uti panjang lebar sambil terkekeh di ujung telepon "[Iyaa Uti… nanti kalau ada waktu senggang aku akan menelepon Vera]" jawabku asal
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai saya no uta
Baca
+Pustaka
Surga Reinkarnasi

Surga Reinkarnasi

Bibir merahnya tampak semakin mencolok. Seorang Ghoul berpenampilan aneh—dengan tindik di bibir dan gaya visual kei—melangkah keluar. Namanya Uta. Ia adalah pemilik toko topeng di Distrik 4. Topeng Ken Kaneki dibuat olehnya. “Dia menemukanku.” Uta duduk di samping Itori. “Tidak mungkin. Dengan kemampuanmu bersembunyi, pria itu bisa menemukanmu?”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai saya no uta
Baca
+Pustaka
Lamaran dari Oma

Lamaran dari Oma

Lanjut Uta berbicara. "Wahhhh..kamu sudah kayak psikolog Ta, semua yang kamu katakan masuk akal..ahhh memang tidak salah aku cerita sama kamu, tengkyuuuu Uta sayang sarannya. Pulang ini kita mampir beli brownies kesukanmu ya." "Ehmmh murah amat neng bayarannya," Ejek Uta. "Yasudah kalau gak mauuuu, gak rugi dongs aku Ta." Aku menjulurkan lidah mengejek kembali Uta.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai saya no uta
Baca
+Pustaka
Gadis Penakluk Hati CEO Dingin

Gadis Penakluk Hati CEO Dingin

Tanya Usama. "Ya benar, aku kerja diluar kota, dan sangat sibuk. Besok harus kembali kerja lagi, karena hanya bisa izin paling lama lima hari. Dan hari ini udah hari yang ke empat, makanya besok sore harus keluar kota lagi, dan lusanya kembali bekerja. "Jadi, kak Utami di anggurin dong, hahaha..." Ujar Ulfa nyeletuk. "Hush... nggak boleh gitu sayang, kan nggak enak sama Kak Arthur," Ucap Utami dengan sedikit malu.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai saya no uta
Baca
+Pustaka
DARI BENCI JADI PASUTRI

DARI BENCI JADI PASUTRI

“Puasin?” “Ini kartu nama saya. Disitu ada kontak yang bisa kamu hubungi. Kirim nomor rekening kamu, dan saya akan transfer uangnya ke kamu langsung. Permisi,” tutup Utara berlalu. Kembali ke hotel. Meninggalkan wanita itu berdiri speechless nggak habis pikir. Casa menatapnya tanpa berkedip. Kesal bukan main. Dia bahkan belum sempat memaki pria itu atas kata-kata tidak senonohnya barusan.
101.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai saya no uta
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status