Sistem Aura (Infinity)
Nama kelompok saja belum?
“Maaf, El, sejujurnya omong kosong saat dirimu bicara hendak merangkul semua golongan. Di dunia Aura ini, faktanya, kenyataannya ....” Arata menekankan dua kata terakhir dalam kalimatnya seakan menunjukkan betapa pentingnya untuk disepakati. “Mayoritas dari manusia saling menikam sesama saudaranya sendiri. Hanya untuk meraih ruang kekuasaannya!”
Sejenak hening momen yang membentang. Memberi ruang untuk kata-kata tadi benar-benar dicerna.