WARUNG SOTO MBOK KARSIEM
Aku mengangguk, mataku terus mengikuti langkah Mbok Karsiem menjauh.
Mbok Karsiem cukup lama di dalam sana, membuat aku tidak sabar. Pesanan sotoku hanya tinggal ditambahkan kuah.
Aku berinisiatif menuangkan kuah soto kedalam plastik-plastik pesananku.
Aku membuka panci penutup soto, kuaduk-aduk kuah soto, aku akan mengambil kuahnya, tapi yang kudapat bukannya kuah soto, melainkan celana dalam dengan banyak bercak darah, seperti darah perempuan menstruasi.
Hot Chapters