Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dua Sisi

Dua Sisi

ucapnya seraya melangkah keluar beriringan dengan Ameera menuju masjid. Suasana masjid cukup ramai. Di bagian depan dekat dengan mihrab khusus para santriwan, sementara kelompok santriwati duduk di serambi. Suara alunan bait-bait syair indah dinyanyikan dengan merdu oleh para jama’ah lalaran. Ameera bingung akan situasi dan kondisi di sana. Dirinya benar-benar tidak paham apa yang harus dilakukannya. “Ay, ini apaan sih, nyanyi-nyanyi nggak jelas,” bisiknya pada Ayu setelah beberapa menit duduk di serambi.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai serambi masjid
Baca
+Pustaka
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

Terlebih kini pikiran Anggara sedikit banyak terganggu oleh bayangan perempuan muda yang tanpa sengaja ditemui di pinggir sungai tempo hari. "Sumirah!" Tanpa sadar Anggara menyebut namanya. Buru-buru sesaat dirinya tersadar Anggara menggelengkan kepalanya, memegang dadanya yang berdegup kencang dan beristighfar. Anggara sudah memasuki Masjid Tiban. Salah satu keanehan yang terjadi ditempat ini adalah masjid yang selalu bersih. Padahal tak ada satupun warga yang berani masuk untuk membersihkannya.
9.750.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai serambi masjid
Baca
+Pustaka
Hidup di Dua Hati

Hidup di Dua Hati

Setidaknya dia tak perlu mencari orang lain untuk menjaga sang putri dan hartanya. Mobil Fortuner hitam yang dikemudikan Kenan, melaju dengan tenang. Tujuan keduanya hari ini, adalah Pantai Padang. Selama perjalanan, Kenan tak banyak berkata-kata. Matanya sibuk menikmati pemandangan di sepanjang jalan. Di dekat hotel pangeran beach, mobil Kenan berbelok ke arah kanan. Sekitar dua ratus meter di sebelah kiri, di jalan Ir. Juanda, terdapat masjid Mujahidin yang baru selesai dibangun tahun 2021. Bangunannya sangat indah, berlantai dua dengan arsitektur megah, terdapat juga akses masuk untuk para penyandang disabilitas. Didominasi warna keemasan dan memiliki menara kembar yang kokoh di kiri-kana
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 677 kali sebagai serambi masjid
Baca
+Pustaka
Menikahi Tuan Tanah Misterius

Menikahi Tuan Tanah Misterius

Maisaroh terdiam, seolah berpikir sejenak. “Itu saja Mbak... Saya diminta menyiapkan acara doa untuk Eyang di langgar dekat sini. Mbak kalau mau ke sana nanti malam juga boleh...” “Langgar?” “Oh... langgar itu semacam masjid tapi kecil... kami di sini menyebutnya langgar.” Jawab Maisaroh sopan. Aku mengangguk, lalu menatap penampilanku sendiri yang aneh.
10926 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai serambi masjid
Baca
+Pustaka
KEMBALILAH SUAMIKU

KEMBALILAH SUAMIKU

Alasan kedua aku sudah memiliki jawaban karena sebuah ancaman. Bang Amar menggandeng tanganku, kami berkeliling di sekitar Masjidil Haram, disini sangat unik karena berbeda dengan indonesia, ketika berjalan kita harus memperhatikan jalur sebelah kiri tak seperti di Indonesia yang mengharuskan memperhatikan sisi kanan. Meskipun hari sudah panas masih banyak hilir mudik orang orang yang sedang beraktifitas.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai serambi masjid
Baca
+Pustaka
Setelah Tiga Tahun Berpisah

Setelah Tiga Tahun Berpisah

Kepalanya berdenyut sedikit akibat tidur yang terpotong. "Bu, ada masjid di depan, tapi jalannya agak sempit. Mau coba ke situ?" tanya Pak Sutris dengan suara tenang namun penuh kewaspadaan. Amira menatap ke depan, matanya sedikit menyipit mencoba melihat lebih jelas. Sebuah plang kecil bertuliskan "Masjid Al-Falah" terpampang di sisi kanan jalan.
1027.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 890 kali sebagai serambi masjid
Baca
+Pustaka
Terjebak Miliarder Posesif

Terjebak Miliarder Posesif

Fahima balik bertanya. “Tidak,” jawab pria itu tersenyum tampan. “Aku akan memberitahu kamu. Akan sulit mendapatkan kendaraan di sana,” ucap sopir. “Apa akan sangat mahal jika kamu menungguku?” tanya Fahima. “Tidak.” Sopir tersenyum. Pria tampan itu mengendarai mobil menuju masjid yang ada di Banten. Sebuah taman yang dibuat mirip dengan kota Mekkah dengan payung-payung indah. Halaman di lapisi keramik, lampu warna-warni dan air mancur. Wisata religi yang cukup terkenal dan ramai dikunjungi orang.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 514 kali sebagai serambi masjid
Baca
+Pustaka
CERMIN GERBANG CINTA

CERMIN GERBANG CINTA

jawab Chu. “Apa yang membuat tempat ini lebih aman, Master?” tanya Momo. “Tempat ini bisa dijadikan labirin. Seorang bisa masuk tetapi tidak bisa keluar. Hanya resikonya kalau musuh masuk dan mendapatkan sandera, itu gawat,” kata Chu. “Apakah bisa memasang kabut untuk menutupi tempat ini?” tanya Momo. Dia mengingat begitu banyak kabut saat dia mau melihat masa depan.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai serambi masjid
Baca
+Pustaka
Istri Muda

Istri Muda

Yah, keduanya memutuskan untuk tinggal sementara di Bandung, karena Huri harus melakukan operasi cesar bulan depan. Kota Bandung dipilih karena tidak terlalu jauh dari Lembang. Sehingga sesekali Bu Rima bisa melihat usaha sawah dan ternak sapinya di sana. Seperti hari ini, Huri sendirian di rumah kontrakan mereka yang cukup besar. Bu Rim baru saja pergi ke Lembang untuk mengurus usaha keluarga mereka.
1028.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 708 kali sebagai serambi masjid
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status