Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hear Me

Hear Me

Rinji baru saja menutup laptop nya ketika ponsel nya bergetar dan menampilkan nama Jeff di sana. Lantas dia pun mengambil nya untuk kemudian dia buka isi pesan nya. Ternyata isinya foto langit malam, dimana ada bulan sabit dan dua bintang berjejeran di sekitar nya. Lalu di bawahnya keterangan seperti ini; saya sedang menikmati malam dan melihat bulan sabit. Saya jadi teringat kamu Rinji.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as sinar bulan
Read
+Library
Bayi Untuk Suamiku

Bayi Untuk Suamiku

komentar Sintia sambil melirik Bulan dengan sinis. "Heh, Nek Lampir! Bulan ini walaupun gendut dia tetap cantik, nggak kayak kamu, kurus aja jelek, apalagi gendut?" sahut Sri penuh emosi. Ia tak terima Bulan dikatai seperti itu oleh Sintia.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as sinar bulan
Read
+Library
I'm Okay(ST Seven)

I'm Okay(ST Seven)

imbuh Karin bersama anggukan Devi dengan wajah melasnya. *** Bulan tak tampak di malam gelap, bukan berarti ia tak akan kembali muncul. Sina percaya saat dirinya sendiri bulan akan kembali datang menampakkan sinarnya. Mungkin saat ini, bulan tahu bahwa sudah ada beberapa orang yang merangkulnya walaupun ia harus lebih dulu melakukan sesuatu untuk mereka. "Ma, bunda, sekarang Sina udah punya teman." Sina masih mendongak ke melihat awan tak berwarna.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 463 Times as sinar bulan
Read
+Library
Sang Desainer

Sang Desainer

"Iya, Bi." Karina memandang bulan dengan tatapan sendu. "Ambilkan bulan, Bu. Ambilkan bulan, Bu. Yang s'lalu bersinar di langit. Di langit, bulan benderang. Cah'yanya sampai ke bintang. Ambilkan bulan, Bu. Untuk menerangi. Tidurku yang lelap." Karina bernyanyi dengan air mata yang mulai menetes.
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 587 Times as sinar bulan
Read
+Library
Pernikahan Rahasia Suamiku

Pernikahan Rahasia Suamiku

*** Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam Bulan masih berdiri di balkon kamar dengan membawa secangkir teh hijau yang menenangkan. Matanya menatap ke langit gelap yang malam ini tak ada cahaya sama sekali. Seperti hatinya yang saat ini gelap gulita. Pertanyaan di benak Bulan begitu banyak. Kenapa Marvin harus kembali saat dirinya telah menjadi milik orang lain. Kenapa? Bulan sudah naik ke atas ranjang bersiap memejamkan mata saat ponselnya bergetar tanda pesan masuk. [Alfan : Sudah tidur?]
9.9178.4K viewsCompletedAdded to Library 5.9K Times as sinar bulan
Read
+Library
Semu cinta Anea

Semu cinta Anea

Kakinya beberapa kali tersandung kerikil dan jalanan yang berlubang karena minimnya penerangan. Hanya senter kecil di balik layar ponsel yang menjadi alat penerangan satu-satunya saat ini. Bulan di angkasa pun tak terlihat ingin berbelaskasihan pada Jan, ia lebih memilih bersembunyi di balik awan gelap dan tak ingin membagi sinarnya barang secuil pun.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as sinar bulan
Read
+Library
Cinta Karena Ciuman

Cinta Karena Ciuman

Matahari pun mulai hilang cahayanya berganti dengan sinar bulan yang indah. Di dalam kamar yang remang, Sally masih menggenggam ponselnya. Cahaya layar mulai redup, namun jempolnya menahan agar layar tetap menyala. Ia menarik napas panjang, udara terasa berat. "Jadi cuma karena nggak enak, Vin? Cuma sejauh itu harga kehadiranku buat kamu?" Sally Berbisik lirih pada diri sendiri.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as sinar bulan
Read
+Library
Bintang

Bintang

tawa Bintang sangat mengejek bagi Bulan. “Ngeselin Lo, Bintang Sebastian Darmawan.” teriak Bulan. Bintang yang mendengar itu langsung berlari sambil membawa belanjaan nya, dirinya tidak mau dapat amukkan dari sang singa betina. Bulan terus mengejar Bintang dengan teriak. “Cancer akan balas dendam.” gumam seseorang di balik pohon sambil menatap punggung Bulan dan Bintang.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as sinar bulan
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

“Menurutku, kau bulan.” “Hm?” Senyumnya mulai miring. “Mau merayu?” “Semua tipe bulan, mau yang sabit atau purnama.” “Memangnya kenapa?” “Entah. Mereka selalu mekar waktu malam. Kelihatan yang paling bersinar, mencolok, warnanya yang paling beda. Sama sepertimu.” Dia tertawa ceria. “Makasih. Tapi kalau begitu, kau matahari.”
1019.4K viewsOngoingAdded to Library 621 Times as sinar bulan
Read
+Library
Misteri Bulan

Misteri Bulan

“Halo” Suara Chandra terdengar renyah di seberang. “Iya, aku nanti kesana,” jawab Agil singkat. Ia tak ingin membuat Bulan keki. Tapi sayangnya Bulan telah pergi, Agil tersenyum kecut.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as sinar bulan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status