Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

jawab Perta. Tampak Karin terdiam, lalu tersenyum ke arah Perta, " baiklah, awas, besok Aku tunggu janji kamu," jawab Karin. Karena memang hari ini, Perta akan ke rumah Yaris untuk melihat gadis yang menjadi art-nya nanti. "Pak Perta, sedari kemarin saya perhatikan, Karin sepertinya mendekati Anda terus," ucap Yaris tiba-tiba.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai so sally can wait artinya
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Setiap tatapan, setiap senyum, dan setiap gerakan terasa bagai bagian dari permainan catur mematikan. Rehan duduk di ruang pertemuan istana bersama Sorrel dan Ivy, membahas langkah berikutnya. Suara-suara rendah terdengar dari mereka bertiga, sementara Ivy menelusuri peta yang tergelar di atas meja. Mata cerdasnya menyusuri garis-garis wilayah di Karstiel dengan teliti.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai so sally can wait artinya
Baca
+Pustaka
Penantian Sang Istri Teraniaya

Penantian Sang Istri Teraniaya

Sarina menunjukkan sikap santai saat Inara berada dalam kebimbangan dan rasa khawatir. Sarina menyodorkan pulpen yang baru diambil dari laci meja di sampingnya dan melemparnya ke pangkuan Inara. Tangan Inara gemetar mengambil pulpen tersebut dan masih diam dalam keraguan untuk menandatanganinya. Perkataan Lohan terngiang di telinganya, ia berharap kakak iparnya itu bisa membantunya keluar dari masalah tersebut setelah sadar pria itu membantunya berkali-kali.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai so sally can wait artinya
Baca
+Pustaka
Sebait Asa Pernikahan

Sebait Asa Pernikahan

Kali ini perutnya yang lapar tak mau menerima alasan diet. “Kapan kamu libur? Aku ingin memberikan uang hasil penjualan ke panti asuhan?” Selly yang makan menyelipkan pertanyaan. “Makan dulu makananmu, baru bicara.” Selly mengunyah makanannya dan kemudian menyeruput es lemon tea yang dia pesan. “Aku akan temani kamu nanti,” jawab Regan. Selly merasa sangat senang sekali. Walaupun Regan tidak bisa datang saat pameran, paling tidak dia bisa datang nanti saat penyerahan dana hasil penjualan.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai so sally can wait artinya
Baca
+Pustaka
Penantian Sia-sia, Aku Bukan Orangnya

Penantian Sia-sia, Aku Bukan Orangnya

"Ngambek sebentar sudah cukup. Kalau kebanyakan jadi nggak ada artinya. Kamu sudah bukan gadis kecil yang bagaimanapun ulahnya tetap terlihat manis." Tentu saja aku bukan. Kalau bukan karena saat ini dia masih menyisakan sedikit rasa bersalah saat menghadapiku, dia bahkan tidak akan meluangkan kesabaran sekecil ini untukku. Satu-satunya orang yang bisa membuatnya menunggu hanyalah Raelyn. "Tenang saja, aku juga nggak punya niat untuk bertengkar denganmu." Aku kembali mendorong surat perjanjian perceraian itu ke depannya.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai so sally can wait artinya
Baca
+Pustaka
Janji Selamanya

Janji Selamanya

Katanya kamu hanya pelarian sementaranya saja. Cindy langsung terpancing. Setelah mengetik panjang lebar, ujung-ujungnya dia hanya membalas, [Tunggu saja kamu.] Aku tahu Cindy tak akan mengecewakanku. Dan benar saja, aku menang taruhan kali ini. Hari kontrol ulang pun tiba dan Steve tidak datang menemaniku. Namun sebagai gantinya, foto dia dan Cindy sedang berciuman mesra di depan apartemen langsung masuk topik viral.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai so sally can wait artinya
Baca
+Pustaka
Penantian seorang istri

Penantian seorang istri

"Jangan mengumpat! Bukankah Ibu hamil tidak boleh bicara yang jorok-jorok ataupun memikirkan hal-hal yang buruk?" Oh sial! batin Sally menggeram marah. Sally sekuat tenaga menahan kekesalannya, ia tersenyum senang menatap Lana seolah hal yang terjadi barusan bukanlah sesuatu masalah yang besar. "Ssstt, tenanglah nak. Mama dan Papa ada disini bersamamu." kata Sally yang kembali membelai perutnya. Rahang Tala mengeras, cukup sudah! "Hentikan Sally. Hentikan sandiwara menjijikkanmu ini!" jerit Tala melangkah mereka.
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 638 kali sebagai so sally can wait artinya
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Salwa harus sedikit bersabar. “Sally, antreannya panjang.” Daniel yang tak sabar melihat lorong menuju tempat studio foto dipenuhi pengunjung restoran. “Tapi … Mister, tunggu sebentar ya? Please! Sayang, aku sudah dapat voucher gratis.” Salwa memelas seperti pada seorang abang. “Sally, kalau mau foto, ayo kita ke Korea langsung aja! Kita bisa pesan tiket sekarang,”
10147.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai so sally can wait artinya
Baca
+Pustaka
KAMILA : Kesabaran Menembus Batas

KAMILA : Kesabaran Menembus Batas

Melihat Kamila hanya diam memperhatikannya di dalam layar, Setya bertanya apakah Kamila sudah lelah berbicara padanya. "Emm.. sedikit. Tapi, tidak terlalu. Aku...masih...ingin mengobrol denganmu," ujarnya malu. Karna dia diam bukan sebab mengantuk, namun, karna sedang memperhatikan wajah tampan dari calon imamnya itu.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai so sally can wait artinya
Baca
+Pustaka
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Akupun mulai mengerti maksud perkataan Nina, dan membuat aku tersenyum-senyum sendiri. "Tapi Na…," ucapku tapi tidak dapat melanjutkan perkataan karena nina memotong perkataanku. "Jangan khawatir Sarah tunggu paling lama seminggu atau mungkin besok dia bisa tuh nikmatin keperawanan kamu hahaha, kalau Mas Arya tahu bisa ngakak dia," potong Nina sambil tertawa. "Hush awas loh jangan bilang-bilang Mas Arya," timpal ku memperingatkan nya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai so sally can wait artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status