Kebangkitan Sang Istri yang Terkhianati
"Kamu bisa tinggal di rumah ini, tapi kamu harus bersikap baik pada Maya dan anaknya. Jangan karena kamu istri pertama bisa melakukan seenaknya."
Namun, kata-kata itu hanya memperparah rasa sakit di hati Amara. Dia melangkah mundur, menjauh dari mertuanya, merasa tercekik oleh pengkhianatan yang begitu dalam. "Kalian sudah mengambil segalanya dariku," ucapnya pelan, suaranya dipenuhi dengan kesedihan dan kepahitan. "Rumahku, kamarku, suamiku...."
인기 회차