Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sebelum Hujan Membasahi

Sebelum Hujan Membasahi

Namanya juga mendung. Tak selamanya ia mampu mengundang hujan. Hadirnya hanya memberi isyarat kepada makhluk bumi agar lebih siap ketika hujan turun kembali membasahi. Sedia payung sebelum hujan, mungkin suatu selogan yang tidak asing lagi terdengar pada sepasang telinga kita. Perihal mendung dan hubungan, seakan menjadi sebuah kalimat yang berbeda, namun hampir mirip dalam pemberian makna. Bagaimana tidak? Ketika mendung mampu hadir tanpa memberi hujan, begitupula sebuah hubungan. Ia mampu hadir memberi kenyamanan, datang dengan sebongkah kata kepalsuan. I love you, I Miss You, dan lain sebagainya. Namun tanpa berdasarkan sebuah rasa sayang yang timbul dari perasaan.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as suara hujan dalam tulisan
Read
+Library
Kupinang Mantan Istriku

Kupinang Mantan Istriku

Angin ... tolong sampaikan pada awan, aku merindukan hujan. Merindukan rintik gemuruh yang membawa ketenangan. Hujan ... turunlah dan sapa aku yang gersang. Menjadilah saksi bisu atas semua deritaku. Ayudia menutup buku diarynya. Di zaman secanggih ini, buku diary bisa dikatakan sangat jadul. Mungkin sudah tak ada lagi yang minat menggunakan walau sekadar menuangkan emosi dan kesal.
1044.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as suara hujan dalam tulisan
Show Reviews (15)
Read
+Library
Ziza Ziz S
asikk cerita nya.. permulaan nya bikin kesel ama watak umi + abi + pameran utama..masing² selfish kasihan ayudia.. byk pengajaran yg bisa jd dukungan dlm cerita ini... sesungguhnya Allah SWT tidak akan membebankan hambanya sesuai dengan kudratnya sendiri....
Ainun Putri
sudah ada beberapa novel kubaca, alur ceritanya sama. hanya saja, para author nya mengemas kisahnya dengan alur sedikit berbeda-beda. Di mana suami istri berpisah dan si istri nikah lagi kemudian suami keduanya meninggal lalu kembali rujuk dengan suami pertama. menurutku ceritanya bagus.
Read All Reviews
Gadis itu adalah milikku

Gadis itu adalah milikku

Aku mengangkat telapak tanganku dan menangkap setiap tetes hujan. Aku melihat ke arah mereka berempat yang kini sedang tertawa seperti sedang membicarakan sesuatu yang lucu, aku pun ikut tersenyum saat melihat mereka. Seseorang memberitahuku... 'Cinta itu seperti hujan Terkadang datang tiba-tiba Terkadang butuh beberapa saat Terkadang kecepatannya berakhir tapi mengapa hujan begitu istimewa?
4.4K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as suara hujan dalam tulisan
Read
+Library
KEMBALILAH SUAMIKU

KEMBALILAH SUAMIKU

Aku akan menangis dalam hujan, menerima setiap guyuran yang jatuh meneamni mutiara bening yang keluar dari pelupuk mataku. “Allah, tolong aku, tolong hambamu ini kembali memupuk kesabaran, kembali merangkai hati yang pecah berkeping. Aku percaya setiap rencana yang engkau tuliskan dalam hidupku adalah sebaik-baiknya rencana untuk menjadikan hambamu ini wanita yang layak menghuni surgamu,” aku bergumam lirih. “Mbak Bulan ngapain hujan-hujanan? Ayo masuk.”
6.4K viewsCompletedAdded to Library 178 Times as suara hujan dalam tulisan
Read
+Library
SELUMBARI

SELUMBARI

Berusaha mengalahkan suara derasnya hujan. Percobaan pertama, suara hujan sangat dominan. Sulit sekali mengabaikan nyaringnya suara air jatuh yang bertabrakan dengan dedaunan kering. Wanita itu menghafalkan dan merenungkan suara yang memenuhi gendang telinganya dengan teliti. Lalu wanita itu mencari suara lainnya yang tersembunyi, berusaha sekuat tenaga menyibak suara hujan. Wanita itu mulai mendengar suara nyamuk di sekitarnya. Awalnya tipis seperti sehelai benang, lambat laun suara nyamuk terasa jelas.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as suara hujan dalam tulisan
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

“Kita akan diuji. Bukan oleh struktur lama. Tapi oleh sesuatu yang bahkan para Penulis Tanpa Tinta tidak tahu cara menanganinya.” Dari langit yang mulai bergetar turun hujan huruf. Bukan hujan biasa. Setiap tetesnya adalah frasa. Setiap frasa mengandung pertanyaan yang tidak pernah ditanyakan. Kalimat-kalimat yang menolak menjadi bagian dari narasi. Mereka menyusun diri, menciptakan makhluk. Makhluk itu tidak punya wajah. Ia punya suara.
2.4K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as suara hujan dalam tulisan
Read
+Library
Bukan cinta pilihan

Bukan cinta pilihan

“Hujan kadang terlalu jujur, ya.” Nayla menoleh, sedikit heran. “Kamu juga nggak suka?” Dia mengangkat bahu. “Bukan nggak suka. Tapi aku lebih nyaman dengar suara hujan dari dalam ruangan. Aku nggak suka kehujanan. Rasanya kayak kehilangan arah. Semua jadi kabur. Langkah jadi ragu.” Suara hujan makin lebat. Tapi di ruang itu, suara mereka lebih nyata.
621 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as suara hujan dalam tulisan
Read
+Library
Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Benson menarik napas kesal dan melonggarkan dasinya. “Sejak Celvin meninggal, Tasya hanya ingin punya anak supaya rumahnya nggak sepi, apa itu salah? Dia itu istri sahabat baikku, tentu aku punya tanggung jawab membantu mewujudkan semua keinginannya.” “Lagipula, aku dan Tasya nggak benar-benar berhubungan, aku hanya menyumbangkan sperma saja. Haruskah kamu ribut begini?”
4.9K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as suara hujan dalam tulisan
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Apa sandi itu juga menempel di tulisanku? Aku membuka dokumen lama dari folder “Karya” hasil simpan otomatis dari blog lama yang dulu sudah kuhapus. Ada satu esai yang paling sering kubaca ulang saat gelisah: “Jalan Samping yang Kita Lalui Saat Menunggu Hujan.” Kubuka. Teksnya sederhana: tentang menunggu, tentang orang-orang yang selalu memilih berjalan di pinggir agar tidak basah oleh cipratan motor. Tidak ada yang mencurigakan. Tapi aku coba membacanya sambil menghitung jeda. Tiba-tiba kalimat-kalimat itu seperti berjalan dengan kaki yang jarang kusadari: begitu banyak tiga kata yang diselingi dua kata; begitu banyak frasa yang berakhir di huruf yang sama lalu diulangi tiga baris kemudian.
735 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as suara hujan dalam tulisan
Read
+Library
Tolong Perlahan, Dokter Nate!

Tolong Perlahan, Dokter Nate!

Kabin menjadi sunyi kecuali suara hujan yang tak memberi ampun. Ariel menelan ludah. Suasana mendadak berubah. Hujan mengguyur kaca mobil dengan deras, menciptakan tabir air yang mengaburkan dunia di luar. Setiap tetes yang menghantam atap mobil bagai ketukan drum yang ritmis, mengisi kesunyian di antara mereka.
9.3204.0K viewsCompletedAdded to Library 6.3K Times as suara hujan dalam tulisan
Show Reviews (26)
Read
+Library
Laracroft
Baru selesai baca marathon 2 hari.. dari cewenya bloon ampe jadi pinter, cuman jujur karakter Ariel beneran complex, byk pemikiran2 sendiri, ini salah itu salah, ending super ga greget. Kayak dibawa ngebut, coba author tambahin byk bab lagi. So far novel 21+ dewasa paling bagus detail adegan dewasa.
Jung Hwa98
ini sih xsex education, penting bgt buat kita mempelajari nya sebelum masuk ke praktek nya, yang pasti harus dengan pasangan sendiri jgn sama pasangan tetangga ya ... sangat menarik, karena disambi kita membaca novel tapi sekaligus kita mendapatkan ilmu tambahan yg cukup berharga dikemas rapih detail
Read All Reviews
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status