Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SERPIHAN DENDAM MASA LALU

SERPIHAN DENDAM MASA LALU

"Bagaimana kalian mendapatkannya?" Anak buah tadi menceritakan dengan jelas bagaimana dia mendapatkan kertas misterius itu, sebelum ledakan mereka dapatkan beruntun Alexander meremasnya dengan kekuatan yang tidak biasa. "Orlando sialan!!" Sementara di tempat lain, orang yang namanya disebut menyemburkan air yang baru saja masuk dalam mulutnya. "Ya ampun, siapa yang meneriaki namaku."
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai teks hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

Menebus jalanan pajang menuju bukit Gunung Semeru. "Aku tidak akan pernah membiarkan Mas Tejo menang. Jika usahaku hancur, maka Mas Tejo juga harus hancur!" Lastri menjatuhkan pukulan pada kemudi dengan kesal. Rasa marah semakin memenuhi dadanya yang bergemuruh.
1026.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 882 kali sebagai teks hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
DENDAM SANG PANGLIMA

DENDAM SANG PANGLIMA

Di sisi jalanan, para pasukan republik tengah bersembunyi di antara ilalang dan semak belukar. Dan memandangi para pasukan musuh yang berdatangan. Dengan bahasa isyarat, Adam memerintahkan pasukan untuk membidik pasukan musuh. Para prajurit pun mengarahkan senjata ke arah pasukan pemberontak yang tengah melangkah ke arah pos 2. Dan dalam hitungan detik, mereka diberondong peluru panas oleh senjata semi otomatis para pasukan.
1042.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 846 kali sebagai teks hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Pendekar Romantis

Pendekar Romantis

Celingak-celinguk matanya mencari Sembara, terciumlah bau daging di bakar, ternyata di halaman kuil Sembara sedang asekk memanggang kijang yang lumayan besar dan kini hampir matang. Putri Dewi bangkit dan jalan perlahan mendekati Sembara yang kini aseek membolak balik daging kijang yang hampir masak tersebut. “Duduklah di sini, kita nikmati daging panggang ini, baru setelah kenyang dan tenang, aku akan dengarkan cerita kamu!” Sembara bicara tanpa menoleh, karena dia sudah mendengar langkah kaki Putri Dewi yang lunglai tak ada semangat dari samping kanannya.
10134.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai teks hikayat panji semirang
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Ranjang Panas Suamiku

Ranjang Panas Suamiku

bisik Sambara tepat di telinga pria itu. Amarah Panji kembali mengobar. Dengan cepat pria itu mengambil alih pisau yang Sambara genggam, lalu menusuk pria di depannya dengan sekuat tenaga. Mata Sambara membulat, mulutnya mengeluarkan darah segar. Dia memeluk Panji dan terkekeh pelan. "Inilah neraka bagimu, Panji Gumilang. Saya membalas setiap tetes air mata adik saya," bisik Sambara. Pria itu tersenyum menyeringai.
1087.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai teks hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

Aku terpaksa duduk miring dengan sebelah bokong mengganjal di dekat pintu, berguncang-guncang sepanjang perjalanan menuju Gunung Merpat. Sejujurnya, meski bokongku terasa pegal dan tak nyaman, jauh di dalam lubuk hatiku ada rasa senang yang tersembunyi. Ibu Tina duduk tepat di sampingku, tubuhnya yang lembut bersandar pada tubuhku dan aroma tubuhnya yang harum membuat hatiku terasa berdesir seperti digelitiki semut.
13.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai teks hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Pengantin Samudera

Pengantin Samudera

tanya Gina dalam semidinya. “Maukah kamu membantuku? Ada seorang pria muda yang terikat perjanjian dengan Ratu Segara. Aku butuh bantuanmu untuk melepaskan ikatan itu.” Dua orang yang saling bercakap itu sebenarnya tidak saling bertatapan langsung. Mereka terhubung melalui semidi masing-masing. “Ha-ha-ha...” tawa Gina membahana, “Aku tidak mau cari mati Ki, itu bukan urusanku!”
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai teks hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Istri Sementara Tuan Adam

Istri Sementara Tuan Adam

Terlihat nan jauh di bawah sana hamparan perkebunan teh dan perbukitan tampak menghijau. "Indah bukan?" tanya Tuan Adam sambil menoleh ke arah istrinya. "Iya," jawab Sari sambil mengangguk. Lalu Tuan Adam segera menuju ke arah sofa yang berada di sana dan berseru. "Kemarilah!" Sari segera mendekat dan duduk di sebelah suaminya. "Sekarang pilih baju gamis yang kamu suka!" seru Tuan Adam sambil menyodorkan ponselnya ke arah Sari.
7.518.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 680 kali sebagai teks hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

-> Koreksi, dialog panjang harus berdiri sendiri. "Betina Kacamata, goyanganmu terlalu lembut layaknya ranting pohon yang tertiup angin sepoi-sepoi. Kepala Suku sedang tidak bernafsu untuk berburu di atas ranjang hari ini. Perutku memang kenyang oleh daging, tapi jiwaku merasa hambar karena tidak ada leher musuh yang bisa kupatahkan lagi." Mendengar penolakan dingin tersebut, Karina justru semakin merasa tertantang dan mempercepat tempo genjotannya hingga bunyi decakan basah menggema nyaring.
9.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai teks hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua untuk Cinta

Kesempatan Kedua untuk Cinta

Sepia pura-pura tidak tahu. “Kamu enggak bakal percaya karena waktu itu kamu enggak melihatnya sendiri. Sepasang mataku jadi saksinya, mereka itu nempel banget kayak perangko sama kertas. Eh, ralat maksudnya Nawang yang pengin nempel-nempel terus,” Ara merotasi bola matanya jengah. “Buku pertama Panji itu dulu bercerita tentang laki-laki yang terpaksa harus berpisah dengan kekasihnya, jujur itu perasaannya dalam banget. Sekitar empat ratus halaman, isinya mengaduk hati.” Ara menjelaskan lagi. “Apakah di buku pertama itu, si tokoh laki-lakinya harus pergi ke Jepang?” tanya Sepia.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai teks hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status