MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN
ia berhenti sejenak, menatap keluar jendela, “akan lebih hidup dengan bangku panjang melingkar. Tempat duduk nyaman untuk menikmati matahari sore.”
"Ya, aku suka dengan semua idemu." Evana mengangguk setuju kemudian menoleh kakaknya.
"Aku ikut saja." Evanka sedang tidak bisa fokus berpikir, dia serahkan saja pada adiknya.
Chatrine segera mengetik catatan. “Balkon dengan bangku panjang melingkar, bahan kayu ek. Rak buku di sisi barat. Sofa linen alami…” ia membaca cepat agar tidak ada permintaan klien yang terlewat. Sikap Chatrine juga sangat profesional dan hal itu menyebalkan bagi Evanka.