Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

Satria duduk di bale bale bambu di teras rumahnya, di sampingnya ada secangkir kopi hitam yang masih mengepulkan asap. Pandangan Satria lurus ke depan, menatap jalanan desa yang telah diaspal. Sesekali Satria menganggukkan kepala saat ada orang yang menyapa dirinya. Tiba-tiba ekspresi wajah Satria berubah seolah mengingat sesuatu yang begitu penting. Satria bergegas berdiri dan mengambil kamera yang ada di dalam kamar, lalu kembali duduk di teras rumah.
9.751.1K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as teras kopi 21
Read
+Library
TERGODA AYAH SAHABATKU

TERGODA AYAH SAHABATKU

tanyanya panik begitu melihat kemeja Sean yang basah dan kotor oleh noda kopi. “Kena kopi panas,” jawabku singkat. Sarah mendecak keras, meraih kotak P3K dari lemari. “Astaga, kalian suka sekali cari masalah,” gerutunya sambil meletakkan kotak itu di meja. Dia melirik kami berdua bergantian, curiga. "Kalian bertengkar?" "Tidak!" jawabku cepat. “Oke. Aku tinggal sebentar ke ruang fotokopi. Jangan aneh-aneh,” pesannya singkat.
9.967.3K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as teras kopi 21
Read
+Library
Memar Termanis

Memar Termanis

katanya, suaranya terdengar lembut namun tegas. “Brown sugar macchiato,” jawab seorang pria di depannya tanpa menoleh, pandangannya terpaku pada menu di papan. “Lalu?” tanya Serena, jemarinya bersiap mengetik pesanan berikutnya. Namun sebelum pria itu bisa menjawab, suara lain terdengar, memanggilnya dengan nada akrab. “Serena.” Refleks, Serena mengangkat kepalanya. Matanya langsung bertemu dengan dua sosok yang tak asing.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as teras kopi 21
Read
+Library
FESTIVAL TERAKHIR

FESTIVAL TERAKHIR

Keyakinan semakin menggenggam erat hatinya kala netranya menemui lelaki itu kini mengepalkan tangan. “Dengan ini, pada tanggal 14 Juli 2021 tepatnya di Jakarta, perusahaan teknologi berbasis green earth, PT. Jenius Berkala telah resmi beroperasi. Dimohon untuk bapak Jevian Mavazka Pradirga selaku Direktur Perencanaan untuk memberikan sambutan.” langkah tegas ia ambil diiringi tepuk tangan meriah dari berbagai sudut lantai dasar perusahaan baru itu. Matanya bersinggungan dengan mata lelaki itu.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as teras kopi 21
Read
+Library
Menikahi Suami Kembaranku

Menikahi Suami Kembaranku

' Batinnya. "Baik Tira maupun Tisa, kenapa semuanya sama. Melihat Tisa, seperti aku melihat sosok Tira." Gumamnya. Akhirnya mereka tiba di sebiah caffe. Mereka berdua masuk dan memesan langsung pada barista. Tira suka mocachino sementara Alex suka kopi dengan sedikit gula juga cream tiramisu. 'Aneh! Cewek tapi suka kopi!' Batinnya saat Tisa membawa secangkir kopi mengahampiri Alex.
8.53.0K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as teras kopi 21
Read
+Library
Kopi Panas Untuk Si Jalang

Kopi Panas Untuk Si Jalang

“Iya, Nona.” “Bisakah aku memesan kopi kental, namun tak manis ataupun tak pahit.” “Dan …”Nona itu memerhatikan Latisya dari ujung kepala sampai kaki. Tatapannya tidak begitu sinis, tapi cukup ramah. Lalu melanjutkan ucapannya terhadap Latisya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as teras kopi 21
Read
+Library
Fixing The Shattered

Fixing The Shattered

“Beberapa franchise kopi dan selusin warung pecel lele dan seafood yang tersebar di kota ini dan juga kota sebelah. Kedai kopi yang kudatangi di Samarinda tempo hari saat mengantarmu adalah salah satunya. Kami punya brand kopi sendiri. Ada beberapa jenis kopi yang kami produksi seperti kopi luwak, kopi Sidikalang dan kopi Toraja yang kami jual secara online.” Anna mengangkat alisnya mendengar banyak hal yang Jonas lakukan. “Kau benar-benar banyak bekerja.” Jonas tersenyum, “tidak juga, sekarang aku punya beberapa karyawan yang membantuku. Aku harus tetap sibuk agar di usia produktifku ini tetap menghasilkan uang. Dengan itu, aku bisa membeli rumah untukku dan keluarga kecilku nanti. Dan juga
107.8K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as teras kopi 21
Read
+Library
Audacity

Audacity

“Terserah." "Wanita oh wanita. Mau kopi?" "Terserah, asal jangan ada alkohol malam ini, mengerti?” “Mau ke kedai kopi di dekat apartemen Alfred?” Bajingan! “Bagian mana yang tidak kamu ketahui dari kalimat, ‘Terserah’!"
9.714.6K viewsCompletedAdded to Library 393 Times as teras kopi 21
Read
+Library
Karena Bau Terasi

Karena Bau Terasi

Dia masih belum tertarik dengan yang Prisil ucapkan. "Kita ke sana yuk, Bang. Sudah buka cabang di Bogor Mall City loh, Bang. Katanya sekarang mau launching stand baru. Tapi bukan butik, melainkan kedai teh. Namanya AiLyn Tea. Apa mungkin nama Abang yang dijadikan nama toko itu ya? Tapi kok, ada Ai nya ya? Apa Ai-yang?" tanya Prisil setengah menertawakan Lyan.
1014.2K viewsCompletedAdded to Library 424 Times as teras kopi 21
Read
+Library
Cari Jodoh di Grup Cenat-Cenut Cinta

Cari Jodoh di Grup Cenat-Cenut Cinta

Asep memintaku menunggunya di kedai kopi yang ada di dalam mall. Beberapa menit kemudian, sesosok lelaki persis yang ada di profil grup muncul di hadapan. “Bubur sum-sum Gula aren Hay cewek yang lagi minum Kamu kelihatan keren,” ucap lelaki yang kuduga itu adalah Asep. “Nama saya Theresia,” ucapku memperkenalkan diri. Lelaki itu mengangguk lantas duduk di hadapanku.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as teras kopi 21
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status