Jerat Cinta sang Tuan
"Kenapa? Harusnya aku lebih berusaha menyenangkan Tuan. Agar dia tetap mempertahankanku. Siapa yang tahu seiring berjalannya waktu, kami bisa sal--"
"Bulan," potong Tari lagi. Ditatapnya sang anak yang mendongak dengan ekspresi penuh amarah di wajah. "Dia ... mencintai Bulan." Tari berucap tegas, membeberkan fakta yang mustahil tak mampu Fara baca.
Ini juga sesuatu yang mengherankan bagi Tari. Ia tak menyangka bahwa lelaki yang selama ini ia anggap begitu keji, kejam, bengis dan tak berperasaan, bisa menyimpan seseorang di hatinya.
Hot Chapters