Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terapi Psikologis Khusus

Terapi Psikologis Khusus

Akhirnya, sahabatku Zara Lopez yang paling bisa diandalkan menyarankan seorang psikolog. Katanya dia sangat hebat, bisa mengurai emosi dan meredakan kecemasan. Aku pun nekat datang, sekadar mencoba peruntungan. Kliniknya berdesain sederhana dan elegan, tidak seperti rumah sakit yang dingin. Orang yang menyambutku adalah seorang pria, dia mengenakan jas putih dan tampak sopan. Um, parasnya cukup menawan. "Halo, Nina."
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai tes psikologis gambar
Baca
+Pustaka
Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Beberapa mahasiswa menunggu jawaban yang mungkin akan mereka kutip untuk bahan gosip sore nanti. Elara mengangguk pelan. Ia meletakkan pena, lalu menjawab dengan tenang. “Filsafat adalah akar konseptual psikologi. Keduanya bertanya tentang hakikat manusia, tetapi filsafat menggunakan pendekatan reflektif, sedangkan psikologi menggunakan pendekatan ilmiah. Psikologi berkembang saat pertanyaan filosofis mulai dijawab lewat metode empiris.”
1049.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai tes psikologis gambar
Baca
+Pustaka
Jangan Salahkan Aku Mencintainya

Jangan Salahkan Aku Mencintainya

Bukan oleh borgol, tapi oleh tatapan-tatapan yang menilai. Dua psikolog duduk di seberangnya. Satu pria, satu perempuan. Keduanya membawa map tebal berisi catatan, hasil tes, dan potongan berita daring. “Jessica,” ujar psikolog perempuan dengan nada lembut yang terlalu terlatih, “kami hanya ingin memastikan bahwa kamu berada dalam kondisi mental yang stabil.” Jessica tersenyum kecil. Senyum pahit.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai tes psikologis gambar
Baca
+Pustaka
Home

Home

Dia bernama Ren. Ren menunjukkan gejala psikis yang tidak sehat selama tiga bulan lamanya. Dia menolak masuk sekolah, emosinya meledak-ledak, suka membenturkan kepala ke tembok, selalu bermimpi buruk, menolak bertemu pria—terutama yang perawakannya mirip dengan dua pelaku itu, kecemasan tidak wajar, dan mengekuarkan urin serta tinja di tempat yang tidak seharusnya.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai tes psikologis gambar
Baca
+Pustaka
Psychofagos: Pemakan Jiwa

Psychofagos: Pemakan Jiwa

Namun tetap ada petugas yang berjaga sampai pagi karena pasien bisa datang kapan saja, mereka bekerja secara shift, dan tentu semua pekerjanya adalah keluarga Avalon. Di sini, terdapat berbagai orang yang tengah menjalankan perawatan secara psikologis karena sebuah trauma di mana mereka berhadapan dengan hidup dan mati bersama Chofa, atau mungkin mereka yang trauma karena keluarga atau teman mereka yang dimakan jiwanya hidup-hidup di depan mata. Tentu hal itu menjadi tekanan hidup yang kuat yang tidak sembarang psikolog atau psikiater bisa menghadapinya. Keluarga Avalon memiliki itu, sebagian keluarga Avalon memang sengaja disekolahkan di bidang psikiolog untuk menghadapi trauma-trauma demik
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai tes psikologis gambar
Baca
+Pustaka
TERJEBAK MANISNYA PSIKOPAT GILA

TERJEBAK MANISNYA PSIKOPAT GILA

Sementara aku ragu-ragu, keyboard itu mulai mendeskripsikan secara grafis bahkan bagian pribadi milik Hades; saat itu barulah aku membanting laptopku hingga tertutup karena panik. Wajahku terasa terbakar. Aku setengah yakin bahwa ini sebenarnya setan pornografi yang diubah bentuknya menjadi keyboard. Untuk waktu yang lama, aku menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri sebelum mengembalikan laptop dan keyboard kembali ke bagasi dan aku kembali ke kabin. Hades yang baru saja keluar dari kamar mandi menyapaku. Dia mengenakan pakaian panjang berwarna putih.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai tes psikologis gambar
Baca
+Pustaka
Tulang wangi

Tulang wangi

Bibir gua bergumam pelan. “Gagasan hirup?” Ingatan gua kembali ke kejadian malam tadi—ke halaman itu, ke ilustrasi yang gua lihat. Ilustrasi seseorang berpakaian serba hitam, mengenakan blankon, dengan sosok siluman macan putih berdiri di belakangnya. Malam itu, gua sudah mencoba mencerna semuanya dari sisi simbolisasi. Dan pagi ini, rasa penasaran itu kembali menarik gua untuk membuka halaman tersebut.
517 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai tes psikologis gambar
Baca
+Pustaka
Safira Aswanta

Safira Aswanta

Mendengar Daren ngomong seperti itu, Safira melirik ke arah Daren sambil tersenyum senang. "Apakah kamu dari kecil suka dengan yang berbaur gambar atau foto?" "Tidak, kau baru menyukai hal seperti ini pas aku awal masuk kuliah karena aku mengambil jurusan mata kuliah psikologi. Dari foto atau pun lukisan itu kamu bisa melihat perasaan orang lain.” "Psikologi…? Pantas saja saat kita bertemu pertama sekali sepertinya kamu bisa membaca pikiranku. Jadi kamu bisa dong membaca pikiran orang lain saat kamu berbicara dengan mereka?" tanya Daren penasaran dengan Safira.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai tes psikologis gambar
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kilat dengan Dosen Kaya Raya

Pernikahan Kilat dengan Dosen Kaya Raya

Lalu ia menuju ke ruang baca. Ruangan itu sedikit berbeda. Ada aroma buku tua yang menenangkan, dan di tengahnya berdiri rak-rak besar penuh buku. Ia menyentuh punggung buku satu per satu. Beberapa berjudul asing, tapi ada satu deret yang membuatnya berhenti. Psikologi Klinis. Perilaku Manusia. Mengenali Trauma Masa Kecil. Psikologi Abnormal.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai tes psikologis gambar
Baca
+Pustaka
Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

(*eksibisionis = Gangguan psikoseksual yang memberi dorongan, tindakan, fantasi pada pengidapnya untuk menunjukan kelamin kepada orang lain) “Bentar, bentar. Ini cuma perasaan gue aja apa kayaknya lo ngarep ketemu itu cewek lagi?” selidik Theo cepat tanggap dengan reaksi dari Ben. Diamnya Ben membuat Theo kembali berkicau. “Behhh, cakep ni jangan-jangan.”
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai tes psikologis gambar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status