Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Atas Ranjang Duke Cassian

Di Atas Ranjang Duke Cassian

Sebuah kekehan rendah lolos dari bibir sang Duke. "Apa... kau membuat ini untukku?" tanya Duke Cassian dengan ekspresi jenaka yang kentara sekali ingin mengejek Florence. Florence sendiri tampak sedikit kesal dan terlalu malu untuk mengiyakan bahwa sapu tangan itu dibuat untuknya. "Siapa yang bilang itu untuk Yang Mulia... Anda terlalu percaya diri sekali," cibir Florence dengan bibir mencebik.
109.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 218 Beses bilang the duke became furious because
Read
+Library
Antagonis Princess

Antagonis Princess

"Aku ngantuk ayah... Tolong usir mereka." Duke mengangguk saja, "Kalian dengarkan? Kami tidak menerima tamu saat ini." Ujarnya dengan raut datar. Terlihat raut marah dari wajah Raja, jika seperti ini lebih baik ia menghukum keluarga Erland. Tak peduli lagi dengan akses yang Duke miliki. "Kau melewati batas Duke Ellington Erland. Aku bisa saja menyatakan perang padamu."
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang the duke became furious because
Read
+Library
Akhir Yang Indah Untuk Duke

Akhir Yang Indah Untuk Duke

Lalu dia menunduk, tidak berani melihat wanita yang rumornya berani memukul siapa pun selagi orang itu merusak suasana hatinya. "Ternyata dugaanku benar ya." Galiard sontak mengangkat kepalanya. "A-anda tidak marah?" "Mengundang saya minum teh saja sudah terasa janggal. Sepertinya Duke sadar kalau itu hanya kesalahan," ujar Elina. "Bukan begitu, Nona. Tuan Duke ...." Elina mengangkat kedua alisnya. Ia tidak mengatakan apa pun. Nampaknya ia menunggu Galiard melanjutkan ucapannya.
682 viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang the duke became furious because
Read
+Library
THE VILLAINESS FINAL EMBRACE

THE VILLAINESS FINAL EMBRACE

Suaranya menggelegar penuh amarah, lebih keras dari biasanya. Aku menoleh ke arah jendela dan melihat Duke Alaric Montague berdiri di luar di atas kudanya yang terengah-engah. Ia baru saja menggunakan pedangnya untuk menahan roda kereta agar berhenti paksa. Tindakan gila yang bisa dianggap sebagai pengkhianatan terhadap keluarga kerajaan. ​Adrian mendesis kesal. Ia melepaskan pelukannya perlahan, namun tetap merangkul bahuku seolah menunjukkan posisinya. Ia membuka pintu kereta dengan tendangan kasar.
526 viewsOngoingIdinagdag sa Library 14 Beses bilang the duke became furious because
Read
+Library
Obsesi Gila sang Pangeran Neraka

Obsesi Gila sang Pangeran Neraka

Bahkan, para pelayan juga berani meremehkannya. "Jangan panggil aku dengan sebutan itu, dasar bedebah gila!" Duke beranjak berdiri dengan wajah semakin murka, "Berbaliklah dan perlihatkan betismu!" imbuhnya seraya mengambil cambuk berbahan kulit kuda nil yang tergantung rapi di ruang kerjanya. Dengan patuh, Felix berbalik dan mengangkat celana panjangnya.
108.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 276 Beses bilang the duke became furious because
Read
+Library
REFUSE THE DUKE'S CHARM

REFUSE THE DUKE'S CHARM

Iris berbisik pelan pada Eliath. Pria tua itu mengusap dahinya dan tertawa pada Iris. “Tidak Puteri. Ini pertanda baik. Duke jarang berlaku ramah pada siapapun. Ini pertama kalinya.” Eliath tidak menceritakan betapa menyeramkannya sang Duke saat kembali dengan puteri yang pingsan dan memerintahkan untuk segera memanggil dokter. Jika sang dokter tidak memberi jawaban memuaskan atas pingsannya sang puteri, Duke berkata akan menebas kepalanya.
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 75 Beses bilang the duke became furious because
Read
+Library
Lotus: Sang Penguasa

Lotus: Sang Penguasa

••• Duke dan Elena kini sedang berjalan- jalan di sekitar taman. "Bagaimana dengan kondisi kerajaan?" tanya Elena ingin tahu. Duke melihat bunga yang semi dengan ayunan kepalanya, "Ayahmu terlihat cemas dan panik." Elena kini merasa sedikit bersalah, namun ia sendiri juga tidak bisa menerima pernikahan tersebut. Duke yang bisa memahami pikiran Elena sontak melontarkan sesuatu, "Jangan merasa bersalah, tidak semua orang tua bisa memaksakan kehendaknya."
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 27 Beses bilang the duke became furious because
Read
+Library
Healer Kesayangan Sang Duke

Healer Kesayangan Sang Duke

ucap Davis yang sembari berjalan di dekat Duke. Pria itu membalikkan tubuhnya untuk menatap pelayannya itu. "Apa katamu? dia tak akan mati semudah itu," ucap Duke dengan dingin. Davis Eliot terkejut menatap reaksi dari Tuannya itu, ia terdiam saat Duke kembali berjalan keluar dari Istana. "Benar-benar menakutkan, tuanku marah besar,"
2.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 93 Beses bilang the duke became furious because
Read
+Library
Pernikahan Kontrak dengan Duke Tiran

Pernikahan Kontrak dengan Duke Tiran

Tapi dia juga mengingat satu hal, Duke bilang jika kutukannya tidak akan kambuh malam ini. Entah apakah ini konyol atau justru hal yang gila, tapi di dalam hatinya dia memercayai ucapan itu. “Jika kau takut maka katakan saja, aku tidak akan sakit hati.” “Kenapa?” “Bukankah kau pasti tahu alasannya?”
327 viewsOngoingIdinagdag sa Library 12 Beses bilang the duke became furious because
Read
+Library
Kesempatan Kedua Sang Duchess

Kesempatan Kedua Sang Duchess

Ia menambahkan dengan nada ringan, “Tampaknya, Duke benar-benar mengkhawatirkan kesehatan Anda, Duchess.” Elena terdiam sejenak, alisnya sedikit berkerut. “Dia…?” gumamnya lirih, seolah tidak yakin. Mengingat sikap Mervyn yang kerap berubah-ubah, hatinya diliputi keraguan.
31.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 27 Beses bilang the duke became furious because
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status