Beautiful Sin
]
"Lalu kenapa kau menghubungiku?"
Tania bergeming. Ibarat bermain catur, dia sudah di skak mat oleh lawannya. Mau melangkah kemanapun, kartu kunci telah dipegang oleh lawan. Begitu pula Tania, panjang lebar dia bicara dengan Andre, namun sekejap langsung terdiam dengan pertanyaan 'kenapa dia menghubungi Andre?'. Air mata yang tak lagi tampak di netranya digantikan dengan satu tarikan napas panjang Tania disertai kepalan tangan seraya berkata, "Jika kau merindukanku, maka ... lepaskanlah aku. Biarkan aku terbang bebas dan tinggi menembus langit ketujuh, menjamah tepian benua yang belum pernah aku pjak. Lepaskan segala bebanmu akan diriku, Andre ... aku juga ingin kau bahagia. Bahagia dengan
Hot Chapters