Gadis 200 juta
Michelle ternyata ramah, dan perempuan berdarah china-melayu itu ternyata juga bisa berbahasa Indonesia.
"Hai, bagaimana penerbangan kalian, apakah ada kendala?" Tanya Michelle sambil menyalami mereka satu persatu.
"Perjalanan menyenangkan, Miss." Jawab mereka hampir bersamaan, dan kini mereka saling mengobrol seru, seperti sudah saling mengenal lama, padahal bertemu juga baru sekali ini.
Lalu, dengan menggunakan mobil panjang berbuat banyak, mereka akan menuju ke asrama kampus yang sudah disediakan untuk mereka.
الفصول الرائجة