Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Mas Gagah Tiba

Ketika Mas Gagah Tiba

“Tergantung tujuan. Ada yang tujuannya punya rumah, mobil, pekerjaan bagus, penghasilan sekian. Mereka akan merasa berhasil kalau sudah dapat itu. Aku sendiri, tujuan saat sekolah dulu memang inginnya membawa nama bangsa di kancah internasional. Dan bersyukur sudah dapat. Sekarang juga ada lagi target pencapaian lebih besar. Tapi ya nikah dulu.” “Pantes dulu janjinya gitu sama aku.” “Iya. Dan itu jadi semacam motivasi. ‘Kapan nih dapat emas, biar cepat merit.’ Bersyukur kamu belum digondol demit.” “Ish.” Nata tidak mau diam geraknya. Dia menepuk-nepuk meja dengan ujung telunjuk, melihat-lihat tenda lapak, kaki menepuk-nepuk tanah.
1026.2K viewsCompletedAdded to Library 812 Times as tujuan narrative text
Read
+Library
Cara Berhenti Menyukai Gebetan dalam 1 Bulan

Cara Berhenti Menyukai Gebetan dalam 1 Bulan

Catatan untuk pembaca sebelum memutuskan membaca cerita ini: Akhirnya 30k kata tercapai juga… Karena itu aku buat catatan ini sebagai panduan dalam bentuk QnA untuk pembaca, cerita macam apa sih “Cara Berhenti Menyukai Gebetan dalam 1 Bulan” (CBMGSB) ini. _______________ Q: Kenapa judulnya CBMGSB padahal sampai bab 40an lebih ML-nya aja masih belum ketahuan?!
74.6K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as tujuan narrative text
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia menggunakan 'The Narrative Anchor'—Jangkar Narasi. Nara mulai menulis di udara, namun kali ini ia tidak menulis cerita. Ia menulis 'Hukum Fisika Baru' yang menggabungkan logika Bumi dengan imajinasi Nuranipura. "Di sini, setiap tindakan memiliki makna. Di sini, setiap sebab melahirkan akibat yang indah. Di sini, ketidakkonsistenan adalah bagian dari perkembangan karakter, bukan kesalahan."
902 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as tujuan narrative text
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

“Kami akan membangun cara baru di mana makna tumbuh dari kebebasan, bukan dipaksakan.” Penulis itu tersenyum samar… lalu menghilang, meninggalkan satu kalimat: “Kalau begitu… kita lihat apakah kalian bisa menyelesaikan cerita ini.” Penutup Bab: Lena dan Kai kembali ke atas. Makam telah lenyap. Pesantren kini kosong, tapi halaman-halaman baru mengisi dindingnya. Bukan sebagai sekolah semata. Tapi sebagai tempat lahirnya narasi baru, di mana siapa pun bisa bertanya, menulis, dan membaca ulang takdirnya sendiri.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as tujuan narrative text
Read
+Library
Setelah Kamu Pilih Dia

Setelah Kamu Pilih Dia

“Dinda, Rayhan? Hai, saya Tania dari Ruang Kata Publishing.” Mereka berjabat tangan. Dan pembicaraan pun dimulai—tentang konsep, struktur, batasan privasi, dan kemungkinan judul. Dinda menyimak serius, sesekali bertukar pandang dengan Rayhan untuk memastikan langkah ini bukan sekadar ambisi sesaat, tapi sungguh keputusan yang mereka sepakati bersama. “Kalau kamu nyaman,” ujar Tania, “Kita ingin narasi ini bukan cuma tentang kehilangan dan luka, tapi juga tentang pemulihan dan membangun kembali. Itu yang bikin tulisan kamu beda dari kisah lain.”
88.5K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as tujuan narrative text
Read
+Library
Desember Ke-30

Desember Ke-30

Memori tentang kedai teh kecil di Chiang Mai, suara desau angin utara Thailand, hingga senyum terakhir Aroon di bawah temaram lampu gantung, semuanya terekam jelas sebagai sebuah babak terindah dalam hidupku—bukan lagi sebagai beban, melainkan sebagai sumber inspirasi yang murni. "Aku akan menulisnya, Bang," kataku mantap, menatap lurus ke mata Bang Ridwan dengan penuh keyakinan. "Bukan sebagai kisah fiksi romantis yang mendramatisir keadaan, tetapi sebagai memoar perjalanan nyata. Sebuah kisah tentang bagaimana seseorang belajar merelakan masa lalu demi menyambut masa depan yang lebih terang." Bang Ridwan tersenyum lebar, mengangguk puas mendengar jawabanku. "Judul yang bagus untuk babak ba
104.0K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as tujuan narrative text
Read
+Library
It's Ok! Let's Go!

It's Ok! Let's Go!

Tertulis di sana bahwa aku akan diberi kesempatan untuk melakukan perjalanan ke ibu kota. Sebelumnya, aku harus mendaftarkan diriku terlebih dahulu untuk mengikuti lomba menulis naskah cerita tersebut. Aku diminta mengisi beberapa informasi termasuk menuliskan alasan aku mengikuti lomba tersebut. Tentu dengan semangat aku menuliskan keinginanku yang selama ini sudah kupendam. Aku sangat ingin pergi ke ibu kota berharap bisa bertemu dengan seseorang yang sudah lama kusuka.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as tujuan narrative text
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Itu artinya tulisan itu belum lama. "JANGAN CARI AKU, AMBILAH HADIAH YANG KU SIAPKAN UNTUK KALIAN BERDUA. DI BAWAH BATU TEMPAT ISTIRAHATKU DAN SATUNYA LAGI UKIRAN DI DINDING BATU. KELAK JIKA KITA MASIH BISA BERTEMU, AKU AKAN MINUM TEH BERSAMAMU, BOCAH GEBLEK TAK ADA AKHLAK." begitu isi tulisan yang terlihat di tulis dengan terburu-buru.
1011.5K viewsOngoingAdded to Library 424 Times as tujuan narrative text
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

(oleh Ibu Mira Estuning, Penulis Memoar & Terapis Grief Writing) Tujuan: Menyalurkan kata-kata yang tak sempat diucapkan Menuliskan isi hati tanpa sensor Menyusun ulang memori dalam bentuk narasi penyembuhan Tugas: Menulis surat kepada mendiang, seolah mereka membaca Boleh marah, rindu, bertanya, atau mengucap terima kasih Surat Anya: “Rio… kenapa kamu pergi saat aku baru mulai menerima cinta ini? Aku marah. Tapi aku juga tahu kamu lelah. Maafkan aku yang belum bisa memelukmu lebih lama…”
102.3K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as tujuan narrative text
Read
+Library
Kisah Kita

Kisah Kita

Tiiiiiingggggggg, suara bel sekolah berbunyi, aku dan temanku pergi ke kantin sekolah, seperti biasa kami pergi bersama hanya untuk menggosip saja (heheheh). Aku suka mie, jadi aku memesan mie rebus saja, teman-teman ku juga mengikuti ku, akhirnya kami semua memesan mie. Sembari menunggu pesanan kami datang, teman-teman ku sudah memiliki topik pembicaraan lain, mereka memilih topik tentang jodoh (baru juga SMA, udah bahas jodoh aja) mereka saling mengutarakan bagaimana tipe lelaki idaman mereka, dan kebanyakan mereka menyebutkan ingin memiliki suami seperti aktor korea dan idol kpop (ini nih, akibat keseringan nonton korea, akhirnya ngehalu bersama-sama deh) mereka juga bertanya bagaimana ti
103.8K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as tujuan narrative text
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status