Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Ujung Kabut Itu, Dia Tak Kembali

Di Ujung Kabut Itu, Dia Tak Kembali

Itu hiu! Rasa sakit yang tajam menjalar dari kaki Marissa. Kesadaran terakhir Marissa adalah gambaran air laut yang biru jernih perlahan-lahan ternoda menjadi merah oleh darah ….
13.3K viewsCompletedAdded to Library 505 Times as ujung langit
Read
+Library
Raja Naga Penghancur Langit

Raja Naga Penghancur Langit

Seluruh lapangan terdiam, semua orang terkejut seketika! Permukaan Drum Pengguncang Langit bersinar terang, dan lima bintang putih, dua besar dan tiga kecil, jelas terkonsentrasi. Lapisan Spirit-Building Realm kelima, dua puluh tiga ribu kati kekuatan! “Mustahil! Tidak mungkin!” Wajah Jiang Long berubah drastis, dan kejutannya sangat jelas terlihat di matanya!
104.7K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as ujung langit
Read
+Library
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Jiwa Bintang ungu-emas, apakah ini jiwa bintang dari Surga Ketujuh? Jiwa bintang yang muncul di belakang Lin Tian adalah jiwa bintang kelimanya, jiwa bintang yang terbentuk melalui komunikasi dengan bintang takdir bela diri humanoid dari Surga Ketujuh. Di atas jiwa bintang dengan lingkaran cahaya ungu-emas itu, berdiri sesosok figur yang tampak menekan langit, seperti raja abadi yang menekan angkasa. Cahaya rune tak berujung mengalir di sekitar tubuhnya, seolah setiap gumpalan cahaya rune mengandung kekuatan mengerikan.
9.562.5K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as ujung langit
Read
+Library
Luka Yang Menembus Langit

Luka Yang Menembus Langit

Frekuensi suaranya begitu tajam hingga membuat gendang telinga para murid tingkat rendah pecah seketika, menyisakan aliran darah yang mengucur dari lubang telinga mereka. Dari arah kuil bagian dalam, tiga bayangan tua melesat dengan kecepatan cahaya, membelah udara hingga menciptakan dentuman sonik. Mereka adalah Tetua Inti yang tersisa, para pemegang otoritas tertinggi setelah Tetua Agung. Wajah mereka merah padam, perpaduan antara amarah yang meluap dan rasa malu yang mendalam karena markas besar mereka diinjak-injak. Tanpa basa-basi atau pertukaran kata, mereka langsung membentuk formasi segitiga di udara, merapalkan mantra kuno untuk melepaskan teknik terlarang: Sembilan Langit Pemusnah
103.6K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as ujung langit
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Api jingganya naik membentuk simbol baru di langit Omni-Nuranipura: sebuah bara kecil di tengah kursor. Simbol bahwa keberanian untuk kembali sama sucinya dengan keberanian untuk memulai. Di luar, seluruh semesta berubah. Langit yang sebelumnya dipenuhi aurora kalimat pertama kini memiliki lapisan baru: jalur-jalur cahaya pulang. Setiap jalur menghubungkan satu jiwa dengan mimpi lama yang pernah ia tinggalkan.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as ujung langit
Read
+Library
Di Ujung Perpisahan

Di Ujung Perpisahan

ucap Biru sama berpasrahnya. Keduanya lalu memandang ke depan dimana pantai berwarna biru tengah memangku langit yang menghitam. Dari angin yang kencang dengan hawa dingin menusuk, sepertinya akan turun hujan. "Mau hujan, mas. Lebih baik kita menepi di gazebo." Riska menunjuk sebuah gazebo yang tak jauh dari tempat mereka. Sambil menunggu kapan kedua manajer mereka keluar dari restoran.
1051.9K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as ujung langit
Read
+Library
Gairah Nakal Brondong Pemikat Hati

Gairah Nakal Brondong Pemikat Hati

"Ini adalah peta bintang. Tepat di atas kepala kita sekarang, ada konstelasi 'Vivian yang Menertawakan'. Dan di sebelahnya, ada 'Juno yang Mendeklarasikan Kemenangan'." ​Juno melepaskan Vivian, tetapi hanya untuk sedetik. Ia menunjuk ke langit dengan jari yang panjang, dan Vivian mengikuti. Momen emosional yang intens itu dipecah oleh keindahan langit malam yang spektakuler. ​"Lihat," kata Juno. "Itu, 'Rasi Bintang CEO Vivian yang Terlalu Banyak Minum Kopi'."
2.2K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as ujung langit
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Sebuah pusaran ungu raksasa muncul di langit, meraung dengan energi yang menakutkan, seperti jeritan sepuluh ribu binatang buas, pemandangan yang benar-benar menakjubkan.
1015.8K viewsOngoingAdded to Library 457 Times as ujung langit
Read
+Library
Perempuan Masa Lalu Suamiku

Perempuan Masa Lalu Suamiku

tanyanya seraya menggelar sajadah travelling. “Belum, itu masih gelap.” Lintang menunjuk langit di luar jendela dengan dagunya. Mereka memang sudah berencana melihat sunrise. Lintang dan Rena duduk di balik jendela, menatap batas cakrawala. Langit berwarna merah saga lalu berangsur berubah keemasan. Perlahan bola besar berwarna kuning seolah menyembul dari laut lalu merangkak perlahan ke atas. Keduanya menahan napas melihat cakram kuning itu bergerak ke atas.
10106.2K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as ujung langit
Read
+Library
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Sejak tongkat emas berubah menjadi abu, ia mulai mendengar suara-suara dari arah langit. “Kita butuh jawaban,” katanya. “Bukan hanya dari kitab, bukan dari hutan, tapi dari atas. Kita harus mencari Langit Tertinggi.” Semua diam. Surya meneguk ludah. “Apa itu Langit Tertinggi?” Yunaka menjawab pelan, “Itu bukan tempat. Tapi keadaan. Di mana tubuh tak bisa ikut. Hanya jiwa yang bisa mencapai sana.”
101.9K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as ujung langit
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status