Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nambah Lagi Dong, Sayang

Nambah Lagi Dong, Sayang

Laura terus menggenggam tangan Sakti, sementara itu supir mobil hanya bisa tersenyum melihat dari kaca di mobil. Melihat Laura tidur di pundaknya, Sakti ingin bertanya tentang alas roban itu pada supir mobil. "Pak,kamu tau di mana itu alas Roban?" tanya Sakti penuh selidik. "Alas Roban, Pak?" "Iya." "Setahu saya alas Roban hanya ada di Jawa tengah, Pak. Perbatasan Semarang. Ada apa ya Pak?" tanya supir itu lagi. "Oh gak ada apa-apa. Makasih Pak," sahut Sakti.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai warung alas roban
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Ai, tanpa bantuan Wira, kapan Aliansi Rute Dagang Asri bisa dijalankan? .... Di Dusun Darmadi, Desa Pimola, Kabupaten Uswal. Tiga puluh enam lilin menerangi sebuah rumah bata yang baru selesai dibangun, membuat rumah itu seterang siang hari. Di tengah ruangan, seorang wanita cantik tengah berbaring di dalam bak kayu baru yang mengepulkan uap panas. Dia menggosok lengan mulusnya dengan sabun dan berkata sambil tersenyum, "Aku nggak nyangka bakal ada sabun di tempat terpencil begini."
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166.0K kali sebagai warung alas roban
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

Dalam pikiran Matari, traktiran yang dimaksud akan diadakan di sebuah tempat makan atau tempat yang lebih proper. Ternyata, tempat yang dituju adalah rumah Rambo. Rumah Rambo terletak di dekat Pasar Jatinegara. Bukan rumah mewah, namun sedikit terpisah dari area rumah-rumah yang lain. Pemisah itu adalah sebuah pabrik tahu dan pabrik jeans di sepanjang kanan-kiri jalan. Untuk ke sana, Matari bahkan harus menutup hidungnya karena bau yang tidak enak, sebagai akibat dari polusi kedua pabrik tersebut.
12.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai warung alas roban
Baca
+Pustaka
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Uangku tinggal sisa seratus ribu, aku kirim lebih ke Alisa untuk Ibu. Pukul setengah delapan, Bu Sarah kirim pesan di grup : [Semua ke lobi ya. Sarapan dulu sebelum meeting] Kami bertemu di lobi, suasana pagi Bandung dingin tapi cerah. Bu Sarah energik seperti biasa, memimpin kami ke warung nasi TO (tutug oncom) dekat hotel. Tempatnya sederhana, di pinggir jalan dengan meja-meja kayu tempatnya sangat nyaman, aroma nasi timbelnya menggoda. Kami pesan nasi timbel lengkap: nasi hangat dibungkus daun pisang, oncom goreng pedas, ayam bakar, tahu tempe, dan sambal terasi yang nendang.
1083.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai warung alas roban
Baca
+Pustaka
Ku Bayar Derita Ibuku sebagai Menantu

Ku Bayar Derita Ibuku sebagai Menantu

Cuaca di luar begitu panas. “Bu, es teh nya satu ya Bu,” ucap Andini pada pemilik warung. “Iya Mbak,” jawab pemilik warung kemudian membuatkan es teh untuk Andini. Saat menunggu dibuatkan es teh, Andini melihat gerombolan laki-laki yang duduk di pojokan. Ada satu wajah yang tidak asing di mata Andini, itu adalah Robi, suami dari tantenya. “Robi lagi hoky banget nih,” ujar salah satu laki-laki yang duduk depan Robi.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai warung alas roban
Baca
+Pustaka
PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

Langkah-langkah seorang pendekar penumpas kejahatan demi menegakkan kebenaran. Sebelum melanjutkan pengembaraannya, Suro Joyo ingin menemui sahabatnya yang tinggal di sebuah desa tidak jauh dari Hutan Alas Waru. *** Suatu pagi Suro Joyo keluar dari rumah sahabatnya yang bernama Jatma Busana. Dia perancang pakaian yang kondang di desanya, Desa Alusan, termasuk wilayah Kerajaan Parangbawana.
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai warung alas roban
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

“Kami tak pernah menjual rasa. Kami hanya mengembalikan yang hilang.” Menteri berdiri. Dari saku jasnya, ia mengeluarkan sebuah papan nama kuno. Ia menyerahkannya pada Dimas. Tulisan di papan itu: > “Tempat Terdaftar: Penyeduh Rasa Lintas Alam – WarKoDuBa. Bekerja Sama dengan Kementerian Keresahan dan Lembaga Pengembalian Kenangan.” --- Setelah mereka pergi, warung kembali hening. Tapi rasa di dalam ruangan... terasa hangat.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai warung alas roban
Baca
+Pustaka
Gadis Sejuta Dollar

Gadis Sejuta Dollar

Dia terus balik membalik mencari makanan dengan harga termurah. “Buseeeet air mineral doang gaji gue sehari. Di warung cuma 3000 perak.” Albin meletakkan dagunya di meja. Lalu menyembunyikan wajahnya di balik buku menu, “dosa apaaaaaa gue, ya. Dikasih hukuman ketemu dia.” Albin hampir menangis.
9.656.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai warung alas roban
Baca
+Pustaka
Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

Bukan restoran mewah, melainkan warung tenda di mana mereka menyantap Nasi Megono—nangka muda cincang yang gurih dan pedas—sambil duduk di bangku kayu panjang, mengistirahatkan punggung yang pegal. Di perbatasan Jawa Tengah, tepatnya di tengah hutan jati Alas Roban, hujan deras turun tiba-tiba. Mereka menepi di bawah emperan toko tua yang tutup, mengenakan jas hujan sambil menggigil. Alih-alih mengeluh, Rasya justru menarik Aurora ke dalam pelukan hangat. Mereka berbagi ciuman singkat di tengah gemuruh hujan, tawa mereka teredam oleh suara petir di kejauhan.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai warung alas roban
Baca
+Pustaka
Jiwa Yang Kembali Hidup Untuk Menuntut Balas

Jiwa Yang Kembali Hidup Untuk Menuntut Balas

Bisik Herlina sambil menatap Aurel hingga menghilang di balik tembok lorong ruang tamu. “Aku tahu ma, sebaiknya wanita itu tidak bisa dibiarkan hidup terlalu lama,” Ucap Rama pelan. *** Antrian malam itu cukup ramai, ketika Alvaro sudah sampai di warung nasi campur langganannya. “Bang! Nasi campur satu,” Ucap Alvaro lalu duduk di kursi sambil bermain ponsel. Tanpa disadari di seberang jalan, seseorang diam-diam tengah memperhatikannya. Tak lama kemudian teman-teman kost Alvaro sampai mereka bercanda tawa membicarakan hal-hal random. Hingga akhirnya pesanan Alvaro pun selesai.
10619 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai warung alas roban
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status