Hanya Dirimu
' Kalimat itu selalu jadi andalannya kalu sudah seperti ini, walau terasa sulit, tapi tetap terus mencoba.
***
'Eh, mantu kebanggaan. Sudah selesai ya? Acara ramah tamah sama semua orang, tanpa kecuali setiap hari. Trus, yang super lengket kaya perangko, sampai-sampai tiap kemana-mana selalu sama ipar.' Ucapan bu Wati yang didengarnya tadi pagi saat akan belanja di tokonya bu Saroh kembali melintas. Tangan yang tengah mengaduk santan dalam panci semakin itu kini berhenti saat kelanjutan ucapan tetangganya yang sejak pertama jumpa sudah menunjukkan ras tak suka padanya. 'Pada belum tahu kan? Saking lengketnya sama ipar dan ramah kesemua orang, ditambah lagi, setiap pagi selalu ketemuan di pin
Sikat na Kabanata