Adik Ipar Pengganti Istri
"Ma–maaf, Non. Saya tidak bermaksud."
Zahra justru tertawa mendengar perkataan Bi Jum. "Sudah benar atuh, Bi. Nazira 'kan putri kecil Mbak Huma. Jadi, jelas mereka mirip. Kalau mirip saya, itu yang bahaya," ucap Zahra selalu menekankan kalau Humaira adalah ibu Nazira.
"Tapi—"
"Nggak da yang salah, Bi." Zahra menggelengkan kepala. "Kita memang tetap harus mengenalkan Mbak Huma pada Nazira. Saya ingin Nazira ingat bahwa Mbak Huma adalah ibu kandungnya."