BOSKU MANTAN SUAMIKU
Pertanyaan Mama seolah meragukan kemampuan.
"Aku sudah dewasa. Sudah sepantasnya ingin belajar mandiri," balasku kalem sekaligus yakin. "Dan yang pasti aku hidup bebas tanpa merasa terkekang," imbuhku sambil menarik koper meninggalkan kamar.
"Apa yang kami lakukan itu semata-mata demi kebaikan kamu, Jam!" Mama berseru.
Aku menghentikan langkah mendengar seruan Mama. Membalik badan dengan tenang. "Terima kasih, Ma. Tapi, biarkan aku hidup dengan caraku sendiri," balasku tenang.